Kumpulan Resep Infused Water JSR dr. Zaidul Akbar

Saturday, September 14, 2019








JSR lagi, JSR lagi. Jangan bosan ya? Meskipun namanya JSR aka Jurus Sehat Rasulullah, tetapi nama ini hanya sebutan yang berasal dari judul buku dr. Zaidul Akbar yang terdahulu, bukan mengatakan bahwa semua resep JSR dicontohkan seluruhnya oleh Nabi. Kadang nama ini memang kalau saya rasa kurang tepat dan jadi muncul banyak pendapat. Makannya, saya kadang lebih senang mengatakan bahwa saya sedang ikut Diet Kenyang Dewi Hughes (karena pola makannya hampir sama, kembali ke real food). Dengan begitu, nggak bakalan jadi beban juga di hati. Tapi, orang-orang terlanjur mengenal JSR, sehingga saya pun harus mengulangi penjelasan seperti ini lagi supaya tidak terjadi salah paham.


Kali ini kita bahas tentang infused water yang sebenarnya sudah ramai dicoba orang sejak dulu. Ketika JSR menjadi terkenal, infused water pun ikut naik daun. Sebenarnya apa sih infused water itu, Guys?


Infused water atau disebut juga dengan air detox merupakan campuran air mineral dengan potongan buah, rempah, atau sayuran yang disimpan selama beberapa waktu (minimal 6-12 jam), yang dipercaya mendatangkan banyak manfaat bagi kesehatan. Biasanya, buah atau sayuran yang direndam akan dibuang karena rasanya yang sudah hambar. Kalau kurma, sudah nggak ada manis-manisnya gitu *mirip iklan…hihi. Sedangkan kalau rempah seperti kunyit dan jahe memang selalu saya buang setelahnya.


Jika melihat di beberapa situs kesehatan, sebenarnya klaim tentang manfaat infused water ini belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Misalnya disebut bisa menurunkan berat badan, iya kali minum beginian aja bisa kurus, tetapi di belakang ngegado mie ayam dua mangkuk..hihi. Meskipun disebut belum terbukti secara ilmiah, tetapi minum infused water bisa lebih baik ketimbang mengonsumsi minuman soda atau minuman lain yang mengandung gula tinggi terutama bagi kamu yang memang nggak doyan minum air putih. Dengan adanya infused water, air mineralmu bisa lebih enak karena mengandung rasa-rasa yang kamu suka kecuali rasa yang dulu telah hilang *eaaa.


Menurut dr. Zaid, pemahaman bahwa infused water tidak bermanfaat ya sah-sah saja bagi yang percaya. Tapi, beliau percaya bahwa air rendaman buah ini kaya akan manfaat. Nah, kalau kamu bagaimana, Guys?


Terlepas dari pendapat seperti di atas, kita pun harus memahami, bahwa sebelum viral infused water, Rasulullah saw telah terlebih dulu membuat air rendaman kurma atau nabeez. Nabeez atau rendaman kurma ini merupakan minuman kegemaran Rasulullah saw. Bedanya, sekarang kita lebih banyak mengkreasikan jenis air rendaman buah tak terbatas hanya dengan buah kurma saja. Menurut dr. Zaidul Akbar, manfaat infused water ini banyak banget. Kita nggak cuma dapat manfaat dari buahnya saja, tetapi juga dari biji yang sejatinya mustahil kita konsumsi. Saat buah-buahan itu direndam, maka manfaat bijinya pun akan kita dapatkan. Kira-kira seperti itulah yang beliau sampaikan.


Selain itu, bahan-bahan yang dikeringkan untuk membuang air infuse ini terbukti lebih baik, lho. Misal, kurma kering lebih bagus digunakan untuk air infuse ketimbang kurma basah yang mudah sekali berfermentasi. Rempah-rempah seperti kunyit dan jahe juga jauh lebih bagus direndam setelah sebelumnya dikeringkan dulu.


Penting untuk diingat, infused water ini sebaiknya dibuat dari air matang atau air mineral yang biasa kita konsumsi. Pilihlah buah-buahan yang telah dicuci bersih dan sebisa mungkin pilih buah lokal. Lama merendam minimal 6 jam, dan maksimal 12 jam. Lebih dari itu apalagi di suhu ruang, infused water biasanya sudah tidak layak dikonsumsi.


Kalau saya pribadi, lebih suka membuat air rendaman buah dan menyimpannya di kulkas. Setiap hari saya selalu membuat infused water. Paling mudah dan enak bikinnya memang dari buah kurma. Dewi Hughes dalam salah satu vlognya juga menceritakan pengalamannya saat rutin mengonsumsi air seduhan kurma. Awalnya dia kira kurma itu bisa membuat badan gemuk, karena rasanya yang manis. Tapi, setelah dicoba, BB turun normal saja seperti biasa. Sejak tahu faktanya seperti itu, dia tidak ragu lagi makan buah kurma, bahkan setiap hari dia seduh kurma dengan air panas. Dan saya lakukan ini hampir setiap hari *kecuali saya lupa. Hasilnya? Kita jadi lebih sehat, jarang kena common cold atau batuk pilek. Dan saya pribadi merasakan betul khasiatnya.


Setiap sahur, saya pun selalu mengonsumsi seduhan kurma ini. 3 butir kurma dengan segelas air panas itu sudah cukup. Beneran bisa kuat kok puasa seharian. Nggak percaya? Coba deh bandingin ketika kita sahur dengan nasi dibanding sahur pakai buah-buahan, pasti lebih enak dan bertenaga pakai buah. Dan itu fakta yang diamini oleh banyak orang di sekitar saya.


Untuk infused water ala JSR, sebenarnya saya termasuk yang nggak mau pusing lihat menu yang sering di-share orang-orang. Iya, saya bikin sesuai selera, pakai bahan yang ada. Sesimpel itu…hihi. Tapi, karena banyak yang nanya, baiklah saya akan rangkum semua resep infused water yang banyak berseliweran di Instagram. Cuslah, catat resepnya, ya!


1. Infused Water Pepaya

Katanya resep ini bisa digunakan untuk KB alami bagi pria, ya. Mau coba? Silakan dipraktikkan resepnya.


Bahan:

2-3 potong buah pepaya ukuran sedang bersama bijinya

300 ml air


Cara membuat:

1. Rendam campuran air mineral dan buah pepaya beserta bijinya minimal 6-8 jam.

2. Kemudian minumlah airnya.


Kalau ditanya apakah saya percaya dengan resep seperti ini? Saya dengan jujur mengatakan tidak. Jadi, sebenarnya saya ini JSR aliran sebelah mana kok pilah pilih menu dan resep…kwkwk. Saya nggak mau fanatik, Guys. Iya, kalau saya nggak percaya kenapa harus memaksakan diri untuk mempercayai sesuatu yang buat saya bertentangan dengan apa yang saya ketahui sebelumnya.


Sudah beberapa tahun saya tidak menggunakan KB. Baik alami atau kimia. Alasannya KB kimia hanya mengacak-acak hormon saya. Membuat saya menjadi sakit dari hari ke hari. Resep infused water seperti di atas memang tidak digunakan secara permanen katanya, bukan juga untuk membatasi keturunan, tetapi lebih ke jarak. Tapi, balik lagi saya kurang percaya. Ikhtiar boleh saja. Tapi, andai kamu akhirnya gagal, jangan menyalahkan siapa pun karena Allah Maha Berkehendak. Soalnya saya suka sebal mendengar orang yang hamil (dan ada suaminya), kemudian bilang kebobolan. Nggak ada istilah seperti itu. Allah yang mau itu, dan Allah buktikan bahwa tidak ada yang bisa menghalangi jika Allah sudah berkehendak.


Nah, kalau pakai IUD dan KB jenis lain aja bisa hamil, apalagi pakai bahan alami? Entahlah, saya masih sulit memercai *please, jangan dilempar pakai centong nasi…kwkwk.


2. Infused Water Kurma Cengkeh

Menurut sumber di Instagram, resep ini katanya bisa digunakan untuk batuk berdahak. Terlepas dari resep-resep seperti ini, dari WHO sendiri memang telah menjelaskan bahwa common cold termasuk batuk hanya bisa disembuhkan dengan daya tahan tubuh. Artinya nggak butuh banyak obat-obatan apalagi antibiotik. Obat terbaiknya apa? Cairan. Banyakin minum, apalagi yang bergizi (untuk menaikkan imunitas), termasuk juga bisa mencoba resep ini.


Bahan:

Kurma

Cengkeh

Bunga lawang


Cara membuat:

1. Rendam semua bahan dengan air selama minimal 6 jam.

2. Minum setelah 6 jam, bisa untuk minuman harian.


3. Infused Water Jahe

Bahan:

jahe

kurma


Cara membuat:

1. Boleh pakai air mineral suhu ruang atau menggunakan air panas supaya perut hangat.

2. Konsumsi terutama saat perjalanan.


Air rendaman ini katanya bisa digunakan untuk anti mual ketika perjalanan jauh. Misal saja kamu suka mabuk kendaraan, buat saja air rendaman ini dengan air hangat.


4. Infused Water Mentimun

Air infuse ini katanya mengandung anti oksidan tinggi. Bisa merawat kecantikan kulit. Kalau kamu mau tahu, kulit cantik tidak hanya dipengaruhi oleh satu dua faktor saja. Seperti saya yang belakangan sejak menjaga pola makan merasa kulit jadi lebih bersih dan nggak berjerawat. Alasannya bukan hanya karena saya makan buah dan sayuran, tetapi karena tubuh saya sehat, dan kondisi seperti ini juga berdampak baik bagi kesehatan kulit kita juga. So, kalau mau kulit kamu bersih dan sehat, jagalah kesehatan kamu dengan menjaga pola makanmu.


Bahan:

Mentimun, iris

Daun mint

Air mineral


Cara membuat:

1. Rendam semua bahan selama kurang lebih 6 jam.

2. Sajikan atau minum setelah didiamkan.


5. Infused Water Rempah

Pernah bikin air rendaman dengan rempah-rempah? Saya suka banget bikin dari potongan kunyit dan jahe. Sesekali saya tambahkan kayu manis. Saat mau diminum, saya tambahkan perasan jeruk nipis dan sedikit madu. Rasanya segar apalagi diminum saat buka puasa. Cobain, yuk!


Bahan:

1-2 ruas jahe

1-2 ruas kunyit

500 ml air mineral

1 buah jeruk nipis

1 sdm madu murni


Cara membuat:

1. Rendam irisan kunyit dan jahe selama 6 jam.

2. Berikan perasan jeruk nipis dan madu. Aduk.

3. Sajikan dingin lebih enak.


6. Infused Water Apel Kayu Manis

Katanya air rendaman satu ini bisa menguruskan badan. Tapi, kalau di belakang seperti saya bilang kamu nggak bisa jaga pola makan, sama saja bohong dong. Saya minum ini bukan karena semata-mata supaya kurus (yaiyalah, badan udah 40 kg gini…kwkwk). Tapi, karena rasanya enaaak banget, Guys. Cobain, yuk!


Bahan:

1 buah kayu manis

1 buah apel, iris

3 butir kurma

500 ml air


Cara membuat:

1. Rendam semua bahan jadi satu. Diamkan minimal 6 jam.

2. Sajikan dingin lebih enak.


7. Infused Water Semangka Kurma

Katanya paduan dua buah ini bagus banget untuk air rendaman. Dr. Zaid pernah memaparkan di salah satu video beliau. Jangan lupa, cuci semangka terutama kulitnya sampai benar-benar bersih, ya. Karena buah ini lumayan pestisidanya. Kalau ingat pestisida ngeri juga, kan? Bisa dicuci bersama garam atau cuka apel. Jangan lupa baca basmalah :)


Bahan:

5 butir kurma

500 ml air

Potongan semangka plus kulitnya


Cara membuat:

1. Campur semua bahan.

2. Rendam selama minimal 6 jam. Sajikan.


8. Infused Water Stroberi

Asem-asem seger itu sudah pasti. Tapi, kadang mencari buah mungil satu ini nggak semudah menyantapnya, ya. Perpaduan dengan daun mint sangat cocok. Apalagi disajikan dingin, hmm.


Bahan:

Beberapa butir buah stroberi

Secukupnya daun mint

500 ml air


Cara membuat:

1. Campur semua bahan. Rendam selama minimal 6 jam.

2. Sajikan dingin.


9. Infused Water Chia Seeds

Bahan:

5 butir kurma

½ sdm chia seeds

500 ml air


Cara membuat:

1. Rendam semua bahan minimal 6 jam.

2. Sajikan dingin.


Sebenarnya ada banyak sekali air rendaman yang bisa dicoba. Mulai dari rempah selain jahe dan kunyit seperti ketumbar, kapulaga, cengkeh, dll. Mungkin seluruhnya tidak bisa disebutkan di postingan ini. Saya pribadi mencoba menkreasikannya sendiri. Bisa tomat dengan belimbing, bisa mentimun dengan lemon.


Tapi, selama mencoba mengonsumsi air rendaman, saya kurang suka dengan rasa pahit dari jeruk lemon atau jeruk nipis serta mentimun. Meski sudah dibuah bijinya, tetap pahit. Dan itu bikin jerah….kwkwk. Sekarang saya lebih suka memanfaatkan air perasan jeruk nipis ditambahkan ke dalam air infuse saat akan dikonsumsi. Kalau harus merendam, khawatir terbuang kalau jadinya pahit seperti sebelum-sebelumnya.


Kalau sayuran apakah boleh direndam juga? Bisa saja, misalnya wortel, okra, bahkan ada yang merendam pare. Duh, kalau saya pribadi memang nggak mau macam-macam. Baik untuk jus dan air rendaman, maunya yang manusiawi saja…hehe. Soalnya kadang lidah saya nggak mudah menerima juga.


Andai kamu mau mencoba bahan-bahan yang ada di rumah, nggak ada ketentuan khusus (cmiiw). Pernah di sebuah grup yang diasuh oleh Dewi Hughes, ada yang bertanya tentang jus kentang. Kemudian muncullah bantahan serta ledekan dari yang lain (ini jangan dicontoh, ya…kwkwk), dengan menyertakan link sebuah artikel tentang bahaya konsumsi kentang dalam keadaan mentah.


Iya, meskipun kita mau mengonsumsi makanan alami, tetapi kita juga harus pertimbangkan apakah makanan itu memang layak dikonsumsi mentah atau tidak. Saya nggak mau sampai akhirnya ada yang keracunan gara-gara salah paham…hiks. Zaman sekarang informasi bisa dilihat dengan mudah, tetapi memang perlu memilah-milah juga, mana yang benar dan mana yang salah (berita bohong). Kalau memang tidak biasa kita makan mentah, sebaiknya nggak perlu dikonsumsi mentah.


Kalau jus pare gimana? Wah, kalau pare kan banyak juga yang mengonsumsinya sebagai lalapan. Jadi, kalau kuat sih oke aja. Tapi, saya angkat tangan deh…hihi. Emang ada yang mau? Ada, lho. Tapi, yang jelas itu bukan saya…kwkwk.


Next, kamu bisa berkreasi dengan bahan yang ada di rumahmu. Lokal lebih baik, Rasulullah saw juga selalu mengonsumsi bahan makanan di sekitar beliau. Semakin dekat dengan kita, semakin bagus. Selain segar, Allah sudah menciptakan sesuai dengan kebutuhan kita masing-masing.


Makannya, selama ini saya selalu konsumsi hal-hal sederhana dan yang wajar di sekitar saya. Kecuali kurma. Kurma menjadi makanan wajib buat saya. Tiap 2 bulan sekali saya menghabiskan sekitar 3 kg kurma. Buat dicamil aja? Direndam, diseduh, dibuat bumbu pecel, dicamil pas nulis…kwkwk. Jenis kurma yang biasa saya konsumsi adalah jenis kurma Sukari, ya. Nggak basah, lembut, tetapi kering. Katanya kurma seperti ini lebih cocok direndam.


Hidup sehat bukan alasan untuk menjadi boros. Allah menyukai hamba-hamba yang kuat (imannya), bukan mereka yang lemah. Dengan fisik sehat, kita pasti jadi lebih mudah menjalankan ibadah, lebih maksimal memanfaatkan waktu untuk belajar ilmu agama. Meski maksud dari ‘mukmin yang kuat’ bukan terletak pada fisiknya saja, melainkan pada imannya, tetapi menjaga kesehatan fisik menjadi infestasi berharga buat masa depan kita. Apalagi mengingat bahwa kebanyakan penyakit disebabkan oleh makanan yang masuk ke tubuh, jadi mikir-mikir lagi kalau keseringan makan gorengan, nasi uduk dan lontong sayur tiap sarapan…kwkwk. Mending minum jus buah dan sayur, percayalah itu kenyang, kok.


Gimana, sudah punya gambaran kira-kira besok dan seterusnya mau bikin air rendaman dari bahan apa saja? Asal jangan rendam gula dalam air kamu supaya hidup sehatmu berjalan semestinya…hihi. Semoga bermanfaat, ya.


Salam,

Comments

  1. liat fotonya bikin haus sumpah..
    aku setiap hari selalu bawa infus water sih..
    paling suka yang kayu manis sama cengkeh dan apel. kalau gak ada apel ganti timun.
    gak susah juga.

    ReplyDelete
  2. Kalau saya lebih suka infused water mentimun. Bahannya mudah didapatkan dan murah pula.

    ReplyDelete
  3. Kalau kata dokter infuse water mah kagak ngaruh mending makan buahnya aja lebih berkhasiat. Tapi aku tetep aja suka bikin infused water abisnya seger banget sih, hehe

    ReplyDelete
  4. Like this artikel...i Will read more

    ReplyDelete
  5. Kak, tanya dong. Untuk rempah-rempah yang dikeringkan itu, harus dikupas dan diiris dulu baru diangin-anginkan atau setelah dikupas langsung diangin-anginkan?

    ReplyDelete
  6. Mbak, minta ijin copas artikel, resep jus & infused water metode JSR untuk sy bagi ke pembeli produk herbal sy.
    Dari hasil googleing, penjelasan di blog ini yg paling mudah dipahami.
    Tks

    ReplyDelete