Top Social

Tentang OCD, Diet Kenyang, Hingga JSR dr. Zaidul Akbar

JSR dr.zaidul Akbar
Hidup sehat dimulai dari diri kita, bukan orang lain (Foto: pexels)

Alhamdulillah, akhirnya sempat update di blog lagi. Sudah beberapa hari belum bikin postingan baru karena sibuk mendengarkan video dr. Zaidul Akbar. Tiap mau nulis, malah keterusan mendengarkan ceramah, sedangkan saya pribadi orangnya memang bukan tipe audio yang bisa mendengarkan sambil menulis. Kalau sudah menulis, yang didengar pasti nggak bisa fokus, jika sudah mendengar, pasti yang ditulis buyar semua…haha. Alhasil dari kemarin belum sempat menceritakan soal perubahan pola hidup sehat yang baru saya jalani.

Saya mau cerita dari awal, bagaimana saya bisa sampai sekarang, nggak makan nasi sudah hampir dua mingguan, mengonsumsi makanan yang lebih sehat, bukan sekadar ‘sampah’ dalam artian enak di lidah, tetapi tidak menyehatkan. Ya, ya, saya tahu, saya memang masih pemula dalam hal ini. Tapi, sepertinya tidak ada salahnya berbagi sesuatu yang bermanfaat, barangkali setelah membaca postingan ini, kamu jadi bersemangat untuk hidup lebih sehat.

Memulai dengan OCD


JSR dr. Zaidul Akbar
OCD membolehkan kita makan apa pun asalkan patuhi jendela makan yang telah dibuat (Foto: pexels)

Awalnya saya menjalani OCD Deddy Corbuzier pada April lalu. Kenapa memilih OCD? Karena berat badan terus naik meski makannya tetap. Maksudnya tetap banyak…haha. Jadi merasa bersalah sama diri sendiri. Pengen banget berat badan turun, tapi jujur nggak mau berat badan ideal karena pernah berat badan sampai 42 kg, dan tampak sangat tirus alias kurang bahagia…kwkwk. Jangan sampai segitu beratnya. Minimal 43 kg saja sudah cukup.

Selama menjalani OCD, nggak ada rasa berat, kok. Karena kita nggak perlu menahan makan apa pun yang kita suka. Kita cukup menunggu waktunya saja. Saya agak sembarangan memilih jendela makan. Harusnya runut dari jendela makan 8 jam, 6 jam, 4 jam, dan makan hanya sekali dalam sehari (tidak setiap hari). Tapi, kebanyakan saya malah makan berat sekali, abis itu udahan nggak makan lagi. Hanya minum air putih.

Pelan-pelan keinginan ngemil itu mudah sekali dikontrol. Setelah konsisten menjalani OCD, rasa lapar pun mudah sekali dikendalikan. Nggak gampang lapar. Kembali lagi, sinyal lapar belum tentu menunjukkan bahwa kita butuh makan, tetapi bisa karena dehidrasi. Saat OCD, saya berusaha tidak sarapan. Jadi, makannya setelah siang. Minimal jam 10an pagi hingga jam 1 siang.

Percayalah, diet terenak itu ya, OCD ini, Sodaraah. Nggak lemes, bugar, badan enteng, sehat, pokoknya bikin ketagihan. Meski sempat ‘nakal’ dan makan di luar jendela makan beberapa kali, tapi saya memutuskan kembali lagi ke awal. Nggak betah kembali pada pola makan seperti dulu-dulu. Di situ saya merasa bahagia karena dapat mengontrol keinginan makan, tubuh pun mulai menyesuaikan. Ketika kita makan lebih dari sebelumnya, perut sudah sakit dan nggak nyaman duluan.

Dari OCD selama sebulan, berat badan saya turun sekitar 4 kg. Masya Allah. Bukan perubahan drastis, sih, tapi sampai detik ini berat badan masih segitu, bahkan sudah turun 1 kg lagi.

Setelah nyaman menjalani OCD, saya pun ketagihan mencari pengetahuan baru tentang pola makan yang lebih sehat. Hingga akhirnya ketemu juga dengan diet kenyangnya Dewi Hughes. Sempat kaget, wah, Dewi Hughes bisa sekurus itu kira-kira makan apa, ya? Haha. Perubahannya sangat jauh, Masya Allah.

Menghindari Nasi Putih Sejak Tahu Diet Kenyang 


JSR dr. zaidul akbar
Menghindari nasi dan memilih kembali ke real food (Foto: pexels)

Saat mengenal diet kenyang, target menurunkan berat badan tinggal 2 kg lagi. Nggak jauh-jauh banget dari berat badan ideal. Jadi, sebenarnya alasan utama mengikuti diet kenyang sampai nggak makan nasi bukan semata-mata karena ingin kurus, sebab ikutan OCD dan makan nasi saja kayaknya masih bisa dikejar. Tapi, alasan ingin lebih sehat tiba-tiba menjadi impian yang tak terbantahkan lagi beberapa minggu ini.

Akhirnya, hampir setiap hari saya mendengarkan dan melihat video Dewi Hughes. Saya pun memahami, kenapa dia sama sekali tidak makan nasi, bahkan meski itu nasi merah dan teman-temannya. Jadi, sejak saat itu, saya nggak pernah punya keinginan mengganti nasi putih jadi nasi merah, tapi benar-benar menghindari nasi, apa pun jenisnya.

Dan qadarallah, saya berhasil melakukannya hingga detik ini. Nggak menghitung pasti sudah berjalan berapa lama, yang jelas hampir dua mingguan saya tidak menyentuh nasi dan sama sekali tidak ingin mencoba. Alternatif lain kalau benar-benar ingin? Mending makan nasi jagung saja. Itu pun kalau ingin. Tapi, sampai sekarang sepertinya belum pengen…hehe.

Dari Diet Kenyang, Akhirnya Mengenal JSR dr. Zaidul Akbar


JSR dr zaidul akbar
Berat badan akan normal jika kita mengonsumsi real food (Foto: pexels)

Masya Allah, saya sangat percaya bahwa di dunia ini tidak ada yang kebetulan. Apa pun itu. Akibat sering mencari video Dewi Huhges, saya jadi tertarik melihat salah satu video lain yang ternyata merupakan kajian dari dr. Zaidul Akbar. Sekali melihat, seterusnya saya semakin tertarik mencari video lain dan mulai praktik.

Kenapa harus JSR dr. Zaidul Akbar? Karena sejak awal mengikuti video Dewi Hughes, saya mulai peduli dengan kesehatan. Setelah mendengar pemaparan dr. Zaid, saya jadi lebih penasaran dan tertarik. Tidak hanya saya, suami dan anak-anak pun ikutan heboh dan ingin hidup sehat.

Prinsip dari JSR menurut saya adalah kembali ke real food dan makanlah secukupnya alias tidak kenyang seperti yang selalu Rasulullah saw lakukan. Nabi sering puasa, makan pun nggak macam-macam. Jadi, ikutin sunah Nabi tersebut, kesehatan hanyalah efek dari sebuah ketaatan, Masya Allah.

Sungguh saya jatuh hati sekali dengan JSR ini. Sebab sebelum tahu JSR pun saya sudah menghindari nasi. Setelah mengikuti JSR dr. Zaid, saya jadi lebih yakin untuk meninggalkan nasi. Dalam JSR, dr. Zaid menganjurkan kita meninggalkan 5 jenis makanan yang umum dikonsumsi saat ini. Apa saja?

  1. Nasi putih
  2. Tepung (mengandung gluten)
  3. Gula
  4. Makanan yang diolah dengan minyak
  5. Susu dan produk turunannya


Dari kelima jenis makanan tersebut, nasi putih dan gula sudah saya hindari. Biasanya bulan puasa identik dengan sirup dan es buah, tahun ini di rumah sedikit berbeda karena lebih akrab dengan infuse water berisi rempah dan buah-buahan. Sirup beberapa botol yang saya beli sebelum bulan puasa, nyaris tidak disentuh. Herannya, anak-anak saya juga senang dengan pola hidup seperti ini. Mereka senang minum jus sayuran tanpa gula (diganti madu), mereka juga gemar makan sayur. Sempat nggak nyangka semua jadi mendukung perubahan ini. Alhamdulillah, saya senang sekali semua bisa mengikuti sehingga pelan-pelan kita bisa mengubah ‘sampah’ dalam tubuh menjadi ‘makanan’ yang sebenarnya.

Tubuh Manusia Mampu Menyembuhkan Dirinya Sendiri


Konsumsi makanan sehat dapat membuat tubuh berfungsi sebagaimana mestinya (Foto: pexels)

Masya Allah, Allah sudah menciptakan tubuh manusia dengan sangat sempurna. Jika ada kesalahan, sebenarnya tubuh kita bisa menyembuhkan dirinya sendiri dengan catatan semua dalam keadaan normal. Sedangkan yang terjadi sekarang, akibat makanan tidak alami atau lebih tepat disebut ‘sampah’ sudah merusak semuanya. Dari kebiasaan makan yang kurang baik, kita seperti menabung penyakit di hari tua. Memang, makan mie instan tentu tidak akan menyebabkan kematian, tapi, dari kebiasaan buruk itulah, akan muncul penyakit di kemudian hari yang pastinya tidak diinginkan oleh semua orang.

Saya termasuk orang yang sejak remaja selalu mengeluh sakit sebelum dan saat menstruasi. Zaman masih remaja bahkan sampai nggak bisa bergerak. Saking sakitnya. Beberapa hari yang lalu saya sempat kaget karena nggak sadar ternyata saya datang bulan. Biasanya malam sebelum menstruasi, kondisi saya lemas, kaki keram, badan sakit semua. Nggak jauh beda seperti orang mau melahirkan…haha. Ya Allah, itu menyiksa banget.

Tapi, kemarin, malamnya saya merasa baik-baik saja. Hingga paginya bahkan setelah datang bulan, saya merasa tidak seburuk biasanya. Badan memang masih agak pegal saat datang bulan, tapi nggak separah sebelumnya. Rasanya ini perubahan yang sangat besar mengingat jika kondisi mentsruasi kita menyiksa (sakit) menunjukkan tanda bahwa tubuh kita dalam kondisi kurang baik.

Apa Saja yang Bisa Dikonsumsi Selama Berpuasa?


JSR dr zaidul akbar
Minum air hangat plus perasan jeruk lemon saat berbuka (Foto: pexels)

Saat puasa dan tidak, sebenarnya tidak berbeda jauh. Mungkin bedanya, ketika ikut JSR, kita mau sahur apa, nih?

Saya pribadi sahur dengan rendaman kurma. Pilih saja hitungan ganjil, antara 1 atau 3 butir kurma yang direndam. Saya lebih suka setelahnya diberi air hangat. Cukup itu saja ketika sahur. Dan Alhamdulillah, sampai siang dan kegiatan seberat apa pun, saya merasa bertenaga dan fit.

Ketika berbuka, yang pasti saya tidak minum teh manis dan makan nasi, ya. Saya minum air hangat dan perasan jeruk nipis atau lemon. Biasanya habis dua gelas. Pelan-pelan saja minumnya, ya. Setelah itu bisa makan kurma. Atau bisa juga minum rendaman rempah dan buah seperti yang diajarkan dr. Zaid. Banyak yang bisa dicoba untuk berbuka.

Untuk orang-orang di rumah, takjil masih pakai teh manis, terutama suami. Setelah itu, mereka makan kurma atau buah potong. Sesimpel itu sekarang. Sampai-sampai sirup di dapur yang jumlahnya tidak hanya satu nggak lagi disentuh…hihi.

Untuk menu, saya coba hindari lauk yang digoreng. Misalnya digoreng pun, ya jangan sering-sering. Kalau saya pribadi makannya mudah banget karena memang dasarnya pemakan segala…haha. Wajib ada sayuran rebus atau lalapan, sambal, karbo bisa pakai ubi, kentang, atau pisang kukus. Protein bisa dari kacang-kacangan, seperti tempe atau ikan dipepes (biar nggak digoreng). Banyak dan mudah saja buat saya. Catatan pentingnya, jangan sampai kekenyangan makannya dan kunyah dengan pelan.

Dalam JSR intinya ikuti apa yang diperintahkan Allah dan Rasul-Nya. Jika shalatnya benar, Insya Allah tanpa olahraga pun kondisi tubuh kita akan baik, jika makannya benar, nggak berlebihan seperti diajarkan Rasul, Insya Allah kondisi tubuh juga bakalan fit, kok. Jadi, benar dan setuju sekali, jika sehat itu adalah efek dari ketaatan kita, Jika satu saja dilanggar, maka akan ada satu hal lain yang eror atau rusak.

Tidak Hanya Sehat Badan, Hati pun Harus Dibersihkan


jsr dr zaidul akbar
Bersihkan hati juga jika ingin hidup sehat (Foto: pexels)

Nah, lho. Berat, Jenderal! Haha. Kalau hati masih kotor, masih suka iri dengki sama orang, meski sudah makan makanan sehat sekalipun, tubuh akan tetap sakit. Percuma gitu, Sodarah.

Jadi, kita memang harus benar-benar menjadi orang yang bersih lahir dan batin. Jangan menyimpan dendam dan sakit hati seperti saya yang susah sembuhnya ini…kwkwk. Toh kita pun sadar diri, di dunia tidak selamanya. Ngurusin orang iseng kayaknya nggak ada kelarnya, ‘kan? Ngurusin orang iri dengki sama kita nggak akan ada habisnya. Jadi, yuk coba lepas satu-satu apa yang menyebabkan hati kita seburuk ini.

Dan memang benar, kalau kita benar-benar taat pada Allah, hati tentu tak dibiarkan lama-lama kotor, ‘kan? Jika kita benar-benar beriman, tentu kita akan mengikuti sunah Rasululllah saw. Sesimpel itu, tetapi kadang kitanya yang bikin ribet.

Masya Allah, sungguh saya bersyukur karena sudah diperkenalkan dengan JSR dr. Zaid ini. Seperti sangat mencerahkan. Jika teman-teman penasaran, video kajian beliau banyak di Youtube, kok. Tinggal cari saja. Dan kabar baiknya, banyak teman-teman blogger yang tertarik juga mencoba...hehe.

Semoga kita tetap bersemangat untuk hidup lebih sehat dan jangan sampai salah niat. Ingat, kita wajib taat dan efeknya sehat, bukan taat hanya karena ingin sehat.

Salam,

Brokoli Krispi Favorit Anak-anak, Mudah dan Enak!


Resep brokoli krispi

Sebenarnya, brokoli krispi ini bukan hanya favorit anak-anak, tetapi juga kegemaran orang dewasa terutama jika tidak suka makan sayur. Memangnya orang dewasa susah makan sayur? Ah, nggak mungkin! Hmm, kata siapa nggak mungkin, contohnya suami saya, Sodarah…haha. Ya Allah, ujian banget nyuruh mas makan sayur. Memang ada beberapa jenis sayur yang mas suka, tetapi tidak sebanyak yang saya makan…kwkwk.

Nah, dengan mengolah sayuran seperti brokoli ini menjadi olahan yang enak, mengalihkan rasa kurang suka semua orang, maka jadilah sayuran seperti ini diminati orang serumah. Tapi, sebenarnya saya mulai kurang suka dengan brokoli krispi yang enak seperti ini, karena justru menjadi bernilai negatif akibat proses digoreng dan penambahan tepung, bahkan ada MSG pastinya dari tepung bumbu serbaguna yang saya pakai.




Sekali-kali boleh disantap, tetapi ada baiknya memang sejak kecil dibiasakan makan sayuran sehingga saat besar, mereka tidak pilih-pilih makanan dan menyantap semua yang kita siapkan di meja makan.

Resep brokoli krispi
Foto: pexels

Anak-anak saya sebenarnya suka sekali dengan brokoli rebus. Mereka ngemil itu tanpa beban. Tapi, jika mau dimakan bersama nasi, mereka lebih senang jika brokolinya dibuat krispi nggak berbeda jauh dengan ayam goreng tepung. Cara membuatnya sangat mudah, tetapi faktanya banyak yang gagal mencoba. Kok, bisa? Saya pun kurang paham karena tidak ikut menyaksikan prosesnya. Saya hanya dikirimi fotonya…haha.

Sebenarnya, tidak ada yang sulit untuk proses pembuatan brokoli krispi ini. Setelah brokoli dicelupkan ke adonan basah, kamu tinggal gulingkan di bahan kering dan dicubit-cubit pelan supaya nantinya brokolinya keriting dan cantik. Menggorenganya pun jangan terlalu sering dibalik supaya tidak hancur karena brokoli ini krispi banget hasilnya. Jadi, sekali balik saja dan gunakan api kecil.

Selebihnya, kamu bisa coba resepnya secara langsung di rumah, ya!

Bahan:

1 brokoli ukuran sedang, cuci bersih dan potong sesuai selera
Secukupnya tepung bumbu serbaguna campur dengan air (hasilnya kental)
5 sdm tepung terigu
1 sdm tepung maizena

Cara Membuat:

1. Celupkan brokoli yang sudah dipotong sesuai selera ke dalam adonan basah.

2. Gulingkan pada adonan kering (campuran terigu dan maizena), kemudian cubit-cubit hingga semua permukaan brokoli tertutup tepung.

3. Goreng dalam minyak banyak hingga keemasan.

4. Angkat dan tiriskan.

Sesimpel itu memang bikinnya. Jika adonan basah atau kering dirasa kurang, bisa ditambahkan sesuai kebutuhan. Untuk adonan kering, kadang tepung yang sudah sisa sedikit bakalan bergerindil dan susah buat nempel. Tambahkan saja tepung baru supaya brokoli krispimu tetap cantik.

Gimana, gampang banget, ‘kan bikinnya? Tapi, sekarang saya mulai mengurangi gorengan juga, nih. Sudah beberapa minggu ini belajar untuk hidup lebih sehat dan menghindari makanan yang sebenarnya lebih banyak buruknya bagi tubuh daripada enaknya. Pada postingan selanjutnya insya Allah saya akan bahas tentang apa yang saya pelajari beberapa minggu terakhir. Terima kasih sudah membaca postingan di muyass.com dan selamat mencoba!

Salam,

Belanja Mudah di Blibli.com dan Dapatkan Penawaran Menarik yang Bikin Kantongmu Nggak Jebol!



Apakah kamu termasuk orang yang jarang keluar rumah seperti saya, tetapi ingin belanja berbagai macam kebutuhan tanpa repot dan ribet? Ya, salah satu hal yang bisa kita lakukan adalah dengan berbelanja online!

Yuhuu! Jarang main ke mall memang, tetapi hampir setiap hari kurir jasa pengiriman memanggil…haha. Itulah susahnya zaman sekarang, meski jarang terlihat belanja di mall, bukan berarti kita nggak pernah belanja. Saya pribadi sangat sering berbelanja online, kenapa? Karena ingin dibuat simpel aja hidup yang sudah ribet ini. Sudah jarang keluar rumah, naik kendaraan pribadi pun tak mampu, coba, mau ngapain saya sering jalan ke mall? Mending saya ngadem di rumah, ‘kan, tetapi paketnya tetap datang…haha.

Selain mudah, yang jadi pertimbangan berikutnya kenapa saya senang berbelanja online disebabkan harganya yang sangat bersaing. Kamu bisa mendapatkan baju dengan harga yang lebih mahal di pasar atau mall, tetapi kamu bisa memilih yang lebih murah di toko online, kira-kira kamu pilih yang mana? Sebagai emak-emak normal dan mengerti lelahnya memeras keringat mencari uang sendiri *lebay…haha, saya pasti akan memilih belanja online bahkan meski harus menunggu dua sampai tiga hari sekalipun. Apalagi sekarang kita sudah bisa pakai ojol, hidup jadi dimudahkan banget, lho.

Buat orang seperti saya, adanya toko online itu benar-benar anugerah. Saya merantau dan menetap di Jakarta sudah sepuluh tahunan, tetapi sampai detik ini saya belum punya hobi jalan-jalan ke mall sendirian apalagi belanja ke mall sendiri. Bukan karena suami melarang, melainkan saya kurang suka dengan keramaian *introvert banget anaknya…kwkwk, dan lagi, saya itu sering bingung mencari jalan pulang alias mudah banget nyasarnya…haha. Parah banget, kayaknya sampai dikira lebay, kok, bisa sudah tinggal di Jakarta sekian tahun masih nggak bisa pergi sendiri? Kalau memang kenyataannya seperti itu, kamu mau apa? Bahkan suami saya pun tak bisa mengubah saya. Jadi, pengen ngakak nulis kelebihan ini...hihi.

Dengan adanya toko online yang mudah ditemukan seperti sekarang, saya bisa dengan mudah mencari barang yang diinginkan tanpa harus keluar rumah. Itu penting banget untuk introvert seperti saya yang bahkan mau nanya harga saja sudah berkeringat duluan…haha.

Apa pun Kebutuhanmu, Cari di Blibli.com Aja!


belanja di blibli.com
Foto: arenalte.com

Sudah tahu Blibli.com, ‘kan? Yup! Situs belanja online satu ini memang terlengkap. Saya pernah menulis tentang salah satu keunggulan yang dimiliki oleh Blibli.com, yakni menyediakan travel umroh yang bisa kamu pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhanmu.


Nah, selain travel umroh, kamu juga bisa mendapatkan berbagai macam kebutuhamu di sini, lho. Mulai dari ransel, busana lebaran, gadget, sepatu, hingga perkakas dapur yang jumlahnya ‘wow’ banget!

Kemarin saya sempat belanja beberapa item di Blibli.com. Sebelum memutuskan membelinya, saya membandingkan dulu beberapa harga yang ada di sana. Sebagi emak-emak, saya pasti akan cari barang dengan harga paling murah dan diskon terbaik pastinya dong…haha. Akhirnya ketemu juga barang yang saya inginkan seperti kamu bisa lihat pada list di bawah ini.

belanja di blibli.com

Hampir semua barang yang saya beli mendapatkan harga terbaik alias diskon, Sodarah! Kebayang pertahanan emak-emak menutup rapat dompetnya bisa gagal gara-gara ini? Kadang itu bisa jadi nilai kurang ya, sifat kita sebagai perempuan akan mudah sekali tergoda oleh harga diskon dengan situs jual beli seperti ini, bisa-bisa uang bulanan kita habis untuk belanja…haha.

Biar kamu nggak kalap belanja segala kebutuhan di sini, ada baiknya kamu bikin list dulu, dan jangan membeli barang di luar list yang sudah kamu buat. Susah? Memang, apalagi di Blibli.com banyak banget diskon yang ditawarkan pada tiap produknya. Saya pun sempat bingung mau beli apa karena harganya semua miring, tapi sepertinya saya harus memutuskan *drama banget mau belanja.

Manfaatkan Promo yang Ada


Belanja di blibli.com
Foto: blibli.com

Jangan sampai kamu mengabaikan promo yang ada di Blibli.com, ya. Karena promo itu akan sangat membantu. Kamu bisa mendapatkan barang yang diinginkan dengan harga lebih terjangkau.

Promo yang disediakan oleh blibli itu banyak banget. Kamu bisa memilih sesuai kebutuhan dan ada baiknya jangan berlebihan, ya. Untuk bulan puasa seperti sekarang, kamu pasti bingung mencari parsel yang menarik dengan harga terjangkau, nah, di sinilah kamu bisa memanfaatkan promo yang diberikan oleh Blibli.com. Menarik sekali, ya? Selain itu, masih ada banyak promo lain yang bisa dinikmati juga, lho.

Nikmati Gratis Ongkir

Saya nggak bisa membayangkan berapa harga ongkir dengan jumlah belanjaan yang lumayan banyak seperti yang saya beli kemarin. Nggak nyangka, ternyata saya mendapatkan gratis ongkir dari Blibli.com, lho. Wow banget, ya? Malah bikin kalap dan mengerikan…haha.

Bagaimana kamu bisa mendapatkan penawaran gratis ongkir?

1. Gratis ongkir tanpa minimum tanpa limit pembelanjaan bisa kamu peroleh jika lokasi penjual berada di kota yang sama dengan alamat pengirimanmu. Dan gratis ongkir ini juga hanya berlaku untuk metode pengiriman  standard dari tanggal 5 Maret 2019 hingga 31 Januari 2020.

2. Di luar kondisi seperti yang saya sebutkan di atas, gratis ongkir hanya diberikan hingga Rp. 200 ribu dengan beberapa ketentuan. Misalnya, pembelanjaan Rp. 50 ribu hingga Rp. 99.999 akan ditanggung ongkirnya oleh Blibli.com hingga maksimal Rp. 20 ribu dan seterusnya.

Nah, supaya kamu dapat menikmati gratis ongkir tanpa limit tanpa minimum pembelanjaan, coba ikuti beberapa langkah berikut ini, ya!

  • Tentukan produk yang akan kamu beli di Blibli.com, pilih yang sesuai dengan kebutuhanmu.

 
Belanja di blibli.com
Foto: blibli.com
  • Pilih lokasi yang sesuai dengan alamat pengiriman pada laman daftar produk, pilih filter ‘Lokasi Penjual’. Misalnya saya ingin mengirimkan barang ke Jakarta, pastinya saya harus memilih lokasi penjual di Jakarta juga. Seperti ini yang saya lakukan kemarin sehingga semua ongkir ditanggung gratis oleh Blibli.com.


Belanja di blibli.com
Foto: blibli.com

  • Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan gratis ongkir adalah dengan memilih filter pengiriman ‘Dikirimkan oleh Blibli.com’ khusus pengiriman ke Jabodetabek, Surabaya, dan Medan.


Belanja di blibli.com
Foto: blibli.com

Pastikan kamu mendapatkan gratis ongkirnya, ya. Jadi, cek dulu di laman pengiriman, jangan sampai kamu salah. Kamu pun sudah bisa mendapatkan gratis ongkir dari Blibli.com dengan cara semudah dan sesimpel itu. Keren banget, ‘kan?

Customer Care Blibli.com Super Ramah dan Menyenangkan


Belanja di blibli.com
Foto: inet.detik

Ini adalah kali pertama saya berbelanja di Blibli.com. Sempat bingung gimana caranya transfer, pilih yang mana, dan akan seperti apa? Daripada saya salah, akhirnya saya menghubungi customer care Blibli.com. Meski saya agak merepotkan karena kadang lola…kwkwk, tapi mereka sabar banget dan sempat bercanda juga *mau ngerumpi atau mau apa ini? Haha.

Setelah paham, ternyata mudah saja membayar belanjaan saya di Blibli.com. Kita bisa bayar lewat supermarket seperti Alfamart, bisa juga lewat debit online, atau transfer. Nggak ribet memang, yang ribet memilih barang belanjaannya, karena banyak maunya setelah melihat situs jual beli satu ini.

Alhamdulillah, di hari kelima, semua barang pesanan saya pun sudah sampai dengan selamat. Barang-barangnya original, paking rapi, dan pastinya memuaskan banget berbelanja di Blibli.com.

Thanks, Blibli.com untuk pengalaman berbelanja yang tak terlupakan J

Salam,

Sering Membuat Bingung, Inilah Penyebab Bau pada Botol Susu Bayi

Cara Menghilangkan bau botol susu
Apa jadinya jika botol susu bayi berbau dan susah dihilangkan? (Foto: ibupedia)

Botol susu bayi merupakan salah satu perlengkapan makan yang harus dijaga kebersihannya. Sebab, pemakaian botol susu terbilang sering dan digunakan setiap hari. Masalahnya, ketika mencuci botol susu bayi, seringkali kita mengalami kendala seperti bau yang tidak kunjung hilang. Tentu, tujuan dari pencucian botol susu selain membersihkan juga menghilangkan bau. Apabila bau tidak hilang, maka kita harus harus segera mencari tahu solusinya.

Bagaimana cara menghilangkan bau pada botol susu bayi yang kerap membuat kita bingung?

Penyebab Bau pada Botol Susu Bayi


Cara Menghilangkan bau botol susu
Jangan biarkan botol susu yang telah digunakan didiamkan terlalu lama (Foto: parenting.dream.co.id)

Sebelumnya, tahukah kamu penyebab dari munculnya bau pada botol susu bayi? Ya, salah satu dari penyebab bau pada botol susu bayi karena terlalu lama mendiamkannya sebelum dicuci.

Tentu kita sering meninggalkan beberapa peralatan makan bayi di dalam rak cuci, sebelum akhirnya dicuci selang jam berikutnya. Padahal, mendiamkan peralatan makan termasuk botol susu bayi selama lebih dari 5 jam tanpa dicuci, berakibat munculnya bau atau aroma tidak sedap. Aroma tersebut juga bisa muncul apabila masih tersisa susu di dalam botol.

Tak hanya itu, lemak dari susu yang tertinggal di botol juga menimbulkan bau jika didiamkan dalam waktu lama. Karena itulah, Ibu dianjurkan untuk segera mencuci botol susu bayi usai digunakan.


Solusi Menghilangkan Bau pada Botol Susu Bayi

Cara membersihkan botol susu bau
Gunakan sabun pencuci foodgrade (Foto: sleekbaby)

Nah, setelah mengetahui penyebab dari bau pada botol susu bayi, selanjutnya kita harus segera mengatasinya. Caranya dengan menggunakan baking soda, yakni bahan untuk membuat kue. Masukkan satu sendok the baking soda ke dalam botol susu bayi yang bau bersama air. Lalu, diamkan larutan baking soda tersebut selama 5 menit. Apabila bau tergolong sulit hilang, kamu dapat membiarkannya selama semalaman. Jangan lupa untuk menggunakan sabun botol susu bayi setelah botol bersih dari bau. Tujuannya supaya baking soda yang tertinggal dapat ikut hilang tanpa sisa.

Berbicara mengenai sabun botol susu, sebaiknya pilihlah sabun pencuci foodgrade yang terbukti aman dan efektif membunuh bakteri. Misalnya Nipple Bottle dari Sleek Baby yang dapat kamu dapatkan di toko terdekat dengan harga terjangkau.

Bagaimana? Sekarang sudah tidak bingung lagi dong ketika botol susu bayi kita berbau? Ada baiknya kamu menghindari juga penyebabnya dan jangan lupa segera atasi dengan Nipple Bottle dari Sleek Baby, ya!

Salam,

Menu Sahur Anti Lapar dan Sangat Bernutrisi, Bikinnya Pun Mudah Serta Sehat!

nabeez
Foto: wedandbeyond

Hai, hai! Apa kabar teman-teman di hari kelima puasa di bulan Ramadhan ini? Semakin sehat, bugar, dan bahagia pastinya, ya. Puasa tahun ini sangat berbeda buat saya pribadi karena sejak bulan April saya memutuskan untuk mengubah pola hidup saya yang awalnya sembarangan, semrawut, segala dimakan, dan nggak peduli dengan yang namanya kesehatan, kini sudah berubah 180’.

Kok, bisa? Apakah saya hanya main-main dan akhirnya kembali lagi pada pola makan seperti sebelum-sebelumnya? Hingga saat ini, saya masih melakukan hal yang sama, bahkan mulai mengubah banyak hal dalam ‘cara makan’ saya, lho. Mulai dari yang awalnya hanya makan berat sekali, mengurangi porsi nasi dari sepiring menjadi 3 sdm saja, kemudian beberapa hari ini saya sudah tidak makan nasi dan menggantinya dengan 2-3 sdm oat (ditakar sebelum dicampur air).

Awalnya eneg banget, ya, makan oat itu, karena lidah dan perut tidak terbiasa. Dan pikiran sudah disetting sedemikian rupa sehingga kita bahkan sebelum mengonsumsinya saja sudah eneg dan pengen muntah duluan…kwkwk. Siapa yang sampai sekarang tidak suka makan oat?

Memang awalnya tidak mau memaksakan diri. Banyak cara untuk menjadi sehat, tetapi saya belajar untuk mengurangi konsumsi nasi. Dulu mana peduli kandungan gula pada nasi yang tinggi, nggak pernah mau mendengarkan itu. Sekarang, saya tiba-tiba ngeri sendiri melihat orang-orang di sekitar saya yang sakit bahkan masih muda sudah terkena struk ringan karena kurang menjaga pola makan sehingga berat badan pun tak terkontrol.

Saya memang pendek, tetapi soal berat badan masih di batas normal, tetapi tidak ideal. Yang mau dikejar itu memang berat idealnya. Tapi, bukan semata-mata karena ingin kurus saja saat lebaran nanti…kwkwk. Saya pun ingin sehat dan nyaman menjalani hari-hari bersama orang-orang yang saya sayangi.

Saya sangat percaya, kesehatan itu penting sekali. Meski punya banyak hal, kalau kita tidak sehat, mustahil bisa menikmatinya. Sejak melakukan OCD pada April lalu, saya merasa jauh lebih sehat. Meski anak-anak bahkan suami terkena common cold, qadarallah saya nggak ketularan. Padahal biasanya saya duluan yang kena, Masya Allah. Hal seperti ini semakin menguatkan saya bahwa mulai saat ini saya tidak bisa terus menerus menjalani pola hidup lama yang cenderung sembarangan.

Meskipun ikut OCD, saya juga suka melihat video-video lain seperti diet kenyangnya Dewi Hughes. Meskipun saya tidak perlu menurunkan berat badan hingga puluhan kilo, hanya 2-3 kg saja, tetap saja saya, kok jatuh hati dengan gaya hidup yang diterapkan dalam diet ini.

Selama ini saya memang suka makan sayur dan buah. Apa pun itu. Manis, asam, bahkan pahit seperti pare pun senang saja. Jadi, makan ala diet kenyanganya Dewi Hughes kayaknya nggak akan terlalu sulit diterapkan terlebih saya pribadi sudah merasa biasa meninggalkan nasi. Pelan-pelan akan saya coba meski belum berani total karena tentu saja butuh persiapan, nggak boleh grasak grusuk takutnya malah balik ke awal.

Dalam kedua jenis diet yang belakangan akrab dengan kehidupan saya ini, saya bisa mengambil kesimpulan bahwa makan sebaiknya jangan berlebihan, sewajarnya saja. Pilih juga makanan yang sehat atau makanan murni (real food) seperti yang diterapkan dalam diet kenyang. Selain itu, kitanya juga harus berpikir positif, bahagia, dan jalani itu sebagai salah satu kebutuhan, bukan semata-mata karena ingin langsing. Ingat, seperti dikatakan oleh hampir semua orang yang berhasil menjalankan diet, diet itu memang diusahakan supaya kita sehat, langsing itu bonus!

Nah, biasanya saya termasuk orang yang paling nggak betahan kalau disuruh diet. Bisa jadi karena sejak awal memang tidak ada yang protes juga kalau saya gemuk atau kurus, dan hobi makannya masih jalan. Tapi, sejak OCD sebulan yang lalu, saya benar-benar melakukannya dengan baik dalam artian nggak plin plan lagi seperti sebelum-sebelumnya.

Kalaupun akhirnya makan di luar jendela makan, jumlahnya nggak akan sebanyak dulu. Dan itu pun akhirnya menyesal karena kondisi tubuh sudah berbeda, jadi sakit perut, sesak bahkan meski makan nasi sedikit saja. Wah, betapa menakjubkannya hidup saya setelah berhasil konsisten meskipun baru sebulan terakhir. Haha, saya merasa amazing...kwkwk.

Semakin ke sini keinginan untuk menurunkan berat badan 2-3 kg bukan lagi soal ingin terlihat tirus, tetapi lebih karena ingin lebih sehat dan dapat menikmati hidup. Saya pun seperti tidak menyangka jika sekarang saya bisa melakukannya. Bahkan olahraga ringan di dalam rumah sudah seperti kebutuhan. Ya, banyak sekali perubahan yang terjadi di Ramadhan ini meskipun ini baru permulaan.

Saat sahur, saya terbiasa tidak makan, hanya minum air putih saja. Itu kebiasaan lama yang bahkan sebelum menikah sering juga dilakukan karena saya anak pesantren, kadang mau puasa sunah memang tidak ada makanan yang bisa dimakan. Dan kebiasaan itu pun berlanjut hingga sekarang. Tapi, kemarin setelah melihat video Dewi Hughes tentang minuman bernutrisi dan bikin sehat bahkan tidak bikin gemuk (ini penting, ya…kwkwk), saya pun akhirnya tertarik dan mulai mencobanya di hari kedua bulan Ramadhan ini.

Kalau biasanya kita menyebut air rendaman kurma dengan sebutan Nabeez, maka yang ini saya kurang tahu apakan masih bisa disebut sama? Sebab kalau Nabeez setahu saya harus direndam beberapa jam dan disimpan di kulkas, sedangkan ini hanya disiram dengan air panas dan diminum saat hangat.

Selama sahur dengan air rendaman kurma ini, saya merasa jauh lebih bertenaga saat berpuasa. Enak juga karena hangat di badan. Dan yang pasti kita pun sama-sama tahu kalau kurma ini bukan sekadar buah biasa. Buah kurma sangat istimewa dan mampu mengembalikan energi kita yang hilang selama seharian, Masya Allah.

Awalnya saya agak takut ya makan kurma…haha. Karena manis, ‘kan? Tapi, ketika mendengar Dewi Hughes bercerita tentang hal yang sama dan ternyata dia baik-baik saja, berat badannya turun dengan normal, dan bahkan justru membuatnya lebih sehat, saya pun tak ragu lagi mencobanya di rumah.

Apa Saja yang Perlu Kamu Siapkan untuk Membuat Air Rendaman Kurma Ini?


nabeez
Foto: hindustantimes

Seperti yang saya katakan sebelumnya, teman-teman hanya perlu menyiapkan beberapa butir kurma (sebaiknya ambil hitungan ganjil), saya biasa memakai 3 butir kurma dan buang bijinya. Ada baiknya juga teman-teman memilih kurma yang tidak keluar kristal gulanya, yang manis banget dan sampai lengket, sebaiknya hindari yang seperti itu, ya.

Kemudian masukkan kurma ke dalam gelas dan tuang air panas secukupnya. Boleh diaduk atau tidak. Kamu tim diaduk atau bukan, nih? Haha. Kalau saya pribadi lebih suka mengaduknya. Kurmanya langsung lumer dan air rendamannya itu nikmat banget, Masya Allah.

Saya biasa minum air rendaman kurma saat sahur. Kalau saat berbuka, saya pilih makan satu butir atau direndam juga satu butir kurma saja. Selebihnya saya sangat mengurangi minuman manis juga mau apa pun itu. Bahkan belewah saja sudah saya makan begitu saja, tanpa apa pun. Rasanya gimana? Enak, kok.

Gimana, apakah teman-teman mau mencobanya juga? Sangat mudah dibuat dan tentu saja sangat bernutrisi dan sehat. Apa pun pilihanmu, yang penting tetap puasa tahun ini, ya. Jangan sampai bolong *memangnya anak kecil? Kwkwk.

Semoga bermanfaat dan selamat menunaikan ibadah puasa dengan penuh rasa syukur.

Salam,

Tips dan Trik Mencari Ide Supaya Blogger Tetap Produktif dan Tidak Mati Gaya

ide ngeblog
Foto: Pexels.com

“Mbak Muyass dapat ide dari mana, sih? Kok, kayaknya nggak pernah kehabisan ide?”
“Mbak Muyass apa nggak pernah bingung nyari ide? Kok, kayaknya nulisnya jalan terus?”

Pertanyaan seperti itu sering ditanyakan kepada saya. Kenapa kesannya saya tidak pernah bingung mencari topik atau ide untuk menulis artikel, postingan di blog, atau menulis buku? Sebenarnya, sama seperti kamu, saya pun pernah mengalami hal yang sama. Hanya saja saya tidak pernah mengutarakannya kepada siapa pun…hehe. Ya, kalau kehabisan ide akan lebih efektif jika kita banyak membaca sehingga bisa diharapkan akan muncul ide baru yang bisa ditulis.

Menulis di blog adalah passion saya. Suka banget meski tahu tidak semua tulisan di blog saya dibaca banyak orang, meski sangat paham menulis di blog sendiri tidak selalu akan dibayar. Sebab sejak awal alasan saya menjadi blogger hingga seperti sekarang hanya karena saya senang menulis, bukan semata-mata mau jadi blogger yang dikenal keren oleh orang banyak. Bukan karena itu.

Jadi, mengisi blog akan dilakukan dengan senang hati tanpa beban. Dan buat saya juga, menulis di blog jadi me time di tengah kesibukan mengurus rumah dan keluarga sebagai IRT tanpa ART, juga menjadi hiburan saat saya bosan menyentuh naskah buku bahkan ketika naskah buku saya ditolak oleh penerbit secara beruntun…haha. Ditolak itu memang nggak perlu dibikin sakit hati, tetapi sedikit banyak pastilah ada kecewa *curhat, Mah…kwkwk.

Bisa jadi karena saya sangat menikmatinya, ide untuk membuat postingan baru di blog seperti tidak ada habisnya. Bahkan kadang sampai bingung, mau menulis topik mana dulu, ya? Kadang juga malah  terkendala keterbatasan waktu. Ketika ada yang bertanya apakah saya tidak pernah kehabisan ide? Jawabannya pastilah pernah mengalami itu, tetapi semakin ditekuni dan dikerjakan secara rutin,  ide itu mudah sekali bermunculan, hal-hal sederhana yang ada di sekitar kita bisa diolah menjadi ide menarik. Dengan spontan kita bisa melakukannya.

Karena itu, sepertinya memang tidak salah jika Tere Liye pun menganjurkan pada penulis pemula untuk mengerjakan hobi menulisnya setiap hari. Sebab, dampaknya memang sangat luar biasa bagi kemampuan menulis kita. Apa gunanya ingin jadi penulis, blogger, atau sejenisnya jika kita tidak pernah menulis? Atau menulis, sih, tapi, jarang banget karena tidak ada waktu atau alasan lain. Ya, hal semacam itu tidak boleh kita lakukan jika memang benar-benar ingin jadi penulis.

Lalu apa saja yang saya lakukan supaya ide itu terus muncul, tidak pernah kabur, apalagi membuat mati gaya?

1. Ide Muncul dari Pengalaman Pribadi


Cara blogger mencari ide
Cari ide dari pengalaman pribadi (Foto: Pexels.com)

Ngapain jauh-jauh mencari ide? Ngapain repot-repot mencari ide? Coba ambil dari pengalaman pribadi kamu. Dengan menuliskan pengalaman pribadimu, kamu bisa mengerjakan artikel dengan lebih detail, lebih mudah, dan berbeda dari postingan blogger lainnya. Kenapa? Karena pengalaman saya dan kamu pastinya akan selalu berbeda meskipun yang ditulis mengangkat topik yang sama.

Tapi, pengalaman pribadi tidak berarti selalu curhat yang tidak berfaedah, ya? Dengan trik tertentu, kamu bisa menjadikan pengalamanmu menjadi tulisan yang menginspirasi dan bermanfaat bagi pembacamu.

Oke, saya bantu memberikan contoh untuk poin pertama ini. Dari pengalaman pribadi, saya bisa menulis kategori traveling meskipun yang kita kunjungi bukan tempat-tempat jauh, bukan ke luar negeri, bukan tempat yang populer. Apa pun itu, jika dikemas dengan baik dan menarik, pastinya akan jadi cerita yang disukai oleh semua orang.

Selain itu, kamu juga bisa menulis kategori kuliner. Misalnya review makanan yang kamu santap di luar saat makan siang atau malah menulis resep andalanmu. Karena itulah, sebisa mungkin selalu ambil gambar setiap kali kamu memasak atau makan di luar. Supaya ketika kamu kehabisan ide, kamu tinggal mencari foto-foto makanan itu dan menuliskannya. Sesimpel itu memang.

Pengalaman pribadi bisa juga tentang pengalaman menyedihkan dan menyakitkan. Misalnya ketika fee artikelmu (artikel saya kali…kwkwk) di media tidak dibayar, kamu pasti kesal, dong. Kamu pasti ingin melawan, marah, tapi apa yang bisa kita lakukan sebagai seorang penulis? Nyatanya hanya bisa pasrah dan berserah diri pada Allah.

Nah, dari pengalaman itulah kita bisa menulis tentang postingan inspiratif, misalnya dengan topik ‘Apa yang Bisa dilakukan Saat Hak Sebagai Penulis Tidak Dipenuhi?’ atau ‘Trik Mencari Media Online yang Amanah’.


Dari pengalaman pribadi pula, saya sering banget menulis kategori kesehatan. Bukan karena saya seorang dokter, bahkan mengunyah bangku kuliah pun tidak sempat karena terlalu keras itu pasti…kwkwk. Tapi, karena pengalaman saya sebagai orang tua dengan dua putra yang sudah mengalami beberapa kali sakit, sakit barengan dengan ibunya, atau yang paling sering saya tulis adalah topik ‘Kejang Demam’. Karena apa yang saya tulis tersebut saya ambil dari pengalaman pribadi serta apa yang saya pelajari di milis sehat bersama beberapa dokter yang RUM (Rational use of Medicines).

Kalau teman-teman sendiri, kira-kira ada pengalaman yang dapat ditulis menjadi postingan menarik dan bermanfaat bagi pembaca? Itulah yang harus teman-teman kerjakan. Nggak usah bingung mencari ide ke sana kemari jika di depanmu justru sudah ada yang jauh lebih mudah untuk dikerjakan.

2. Review Produk yang Dipakai Sendiri


cara mencari ide
Contoh foto untuk review produk (Foto: Dokumentasi pribadi)
Saya dan teman-teman pasti memakai barang-barang yang jumlahnya sangat banyak. Barang-barang tersebut bisa berupa makanan, make up, peralatan mandi, pakaian, elektronik, hingga buku. Jika teman-teman merasa kehabisan ide, kenapa tidak me-review salah satu dari barang-barang yang teman-teman miliki?

Tidak semua blogger bisa menulis seperti apa review produk yang benar dan menarik. Nah, solusinya kamu bisa membaca artikel blogger lain dan pelajari sebanyak-banyaknya bagaimana orang lain me-review sebuah produk. Tapi, ingat, ya. Hanya mempelajari caranya atau apa saja yang perlu dibahas bukan sontek sana sini…hehe.

Saya pribadi pernah me-review kaos kaki bahkan, tablet, buku, hingga travel umroh yang pernah saya ikuti. Ya, sekali lagi sesimpel itu memang, tetapi kadang kita sendiri yang bikin dunia menjadi lebih ribet…kwkwk.

3. Tulis Tema yang Paling Kamu Kuasai


cara blogger mencari ide
Tulis tema yang kamu kuasai. Misalnya saya suka menulis resep masakan atau artikel kesehatan  (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Yup! Gimana kamu bisa menulis dengan cepat, gesit, dan bagus, jika kamu sendiri saja sudah malas menulis beberapa topik bahkan kamu merasa itu berat dan sulit? Jika sudah demikian hentikan. Ada baikanya kamu mulai mencari tahu, tema-tema seperti apa yang kamu kuasai sehingga kamu bisa dengan mudah menulisnya.

Salah satu contoh yang sangat mudah misalnya menulis artikel kesehatan dengan tema-tema tertentu. Saya merasa itu jauh lebih mudah karena selama ini saya sering mempelajarinya dan membaca buku tentang kesehatan khususnya kesehatan anak. Ketika saya menulis topik tersebut, rasanya semua berjalan jauh lebih mudah, lancar, dan menarik. Karena apa? Karena tema atau topik yang saya tulis benar-benar saya kuasai materinya sehingga saya tidak perlu capek-capek mencari referensi tambahan yang biasanya malah membuat kita pusing sendiri.

Dari tiga poin ini saja, kamu sudah bisa mengolah banyak sekali ide menarik dan menjadikannya sebuah artikel yang menginspirasi. Ya, nggak usahlah sampai jauh-jauh mengambil tema tertentu yang justru pada akhirnya malah membuatmu jenuh dan kesulitan mengekskusi.

Hal-hal ringan bisa jadi menarik tergantung bagaimana kita mengolahnya. Semakin baik, pastinya akan semakin menyenangkan bagi pembaca. Jika sudah tahu triknya, kamu tentu tidak lagi mati gaya dong meskipun sudah tanggal tua sekalipun (apa hubungannya? Kwkwk).

Semoga postingan yang idenya tiba-tiba muncul ini bisa bermanfaat buat kamu. Dan jangan lupa, sering-seringlah berlatih sampai kamu benar-benar menguasainya.

Salam,

Custom Post Signature

Custom Post  Signature