Top Social

Muyass.com

- Bermimpi, Menulis, Berbagi -

Malas Ngulen Tapi Pengen Makan Donat? Cobain Churros, yuk! Donat Spanyol yang Bikin Nagih!



Liburan sekolah ngapain saja, sih, di rumah? Kalau pertanyaan itu mampir pada saya, jawabannya nggak jauh-jauh. Hanya di rumah, keluar ketika akhir pekan menunggu suami libur ngantor..hehe. Karena itu, kayaknya si sulung bakalan bosen minta ampun kalau tiga minggu ini hanya di rumah dan melakukan hal serupa setiap hari.

Apa? Tiga minggu? Yup! Sulung libur bahkan sebelum pembagian rapot. Jadi, liburannya lama banget. Sayangnya, liburan walaupun memang kadang menyenangkan, tetapi sering juga bikin gemas. Maklum di rumah ada si bungsu. Dan kedua anak ini selalu melakukan sesuatu yang bikin gemas (baca: pengen ngomel)..hehe. Segala hal kecil sering banget diributkan, bahkan sesuatu yang dibuang pun bisa jadi emas ketika sudah dipegang kakak atau adiknya. Dan, ternyata banyak juga yang mengalami hal serupa kalau sudah ada kakak dan adik.

Buat mengalihkan kebosanan si sulung, beberapa hari ini saya rajin banget bikin camilan. Bahkan malam-malam pun bikin karena ternyata dia semakin doyan ngemil sejak libur sekolah. Saya yang awalnya enggan bikin pun akhirnya bikin juga daripada harus membeli di luar. Saya termasuk orang tua yang jarang banget jajan di luar. Kalau masih bisa dan sempat dibuat di rumah, saya lebih memilih membuatnya. Jadi, pantas anak saya pun ketika menginginkan sesuatu bukannya minta dibeliin, tetapi malah minta dibuatkan. Oh…haha.

Dan kali ini saya membuat churros. Malam-malam pula setelah shalat Maghrib. Kebayang ini tenaga aja udah sisa…hehe. Beruntung banget resepnya oke. Dulu, pernah juga bikin, tetapi sayang banget nggak krispi di luarnya. Intinya gagal banget dulu. Dan, sekarang saya memakai resep Ricke ordinary kitchen yang udah terkenal banget, ya.

Bikin churros itu mudah banget, asal ketemu resep yang tepat dan ikuti prosesnya dengan benar. Bahannya juga gampang banget ditemukan di rumah. Yuk, kita mulai bikinnya!

Bahan:
250 ml air
50 gram butter
1 sdm gula pasir
2/4 sdt garam
150 gram terigu protein sedang, ayak
¼ sdt vanilla cair
1 butir telur, kocok lepas
Secukupnya minyak untuk menggoreng

Cara membuat:
1. Masak air, butter, gula, dan garam sampai mendidih. Matikan api dan masukkan terigu. Aduk cepat dengan sendok kayu. Masukkan juga vanilla ke dalam adonannya. Nyalakan api kecil, aduk sampai adonan licin dan kalis. Angkat dan tunggu sampai hangat.

2. Masukkan telur yang sudah dikocok lepas. Aduk lagi sampai benar-benar rata. Kamu harus mencoba apakah adonan kurang lembek atau sudah pas. Jika kurang lembek dan susah dibentuk dengan spuit, kamu bisa tambahkan satu butir telur lagi. Ini memang harus kamu coba-coba dulu karena ukuran telur memang pasti akan berbeda.

3. Setelah adonan siap, kamu bisa masukkan adonan ke dalam plastik segitiga yang sebelumnya telah diberi spuit.

4. Panaskan minyak, goreng dengan panjang sesuai selera. Tunggu sampai kecokelatan. Angkat dan sajikan dengan selai cokelat atau topping gula halus.

Voila! Churros buatan kamu pun sudah siap disantap oleh buah hati tercinta. Gimana, ternyata gampang banget bikinnya, ya? Asli ini enak banget. Kalau saya pribadi lebih suka churros ketimbang donat. Rasanya sederhana banget di lidah, tapi bikin nagih. Bahkan dimakan polos aja udah enak. Kamu juga bisa menyantapnya bersama es krim. Duh, pasti lebih enak lagi.

Gimana, menarik banget resep satu ini. Kamu pun bisa mencoba membuatnya ketika libur akhir pekan dan nikmati bersama keluarga tercinta. Selamat mencoba!

Pentingnya Memahami Tren Dalam Melakukan Investasi

Foto: Pexels.com


Saat ini, kehidupan berjalan dengan sangat dinamis. Teknologi hadir membuat segalanya terasa lebih mudah dan membuat tren kehidupan terus berubah-ubah. Salah satunya yakni tren dalam investasi yang terus berubah seiring berjalannya waktu. Tapi, seberapa pentingkah memahami tren yang ada dalam melakukan investasi? Kamu pasti juga penasaran, ‘kan? Berikut ulasan mengenai pentingnya memahami tren ketika berinvestasi.

Menghasilkan Keuntungan yang Lebih Optimal
Untuk menghasilkan keuntungan saat berinvestasi yang lebih optimal, maka memahami arah tren investasi perlu diperhatikan. Karena, setiap waktunya tren investasi terus berubah di mana terdapat beragam skema investasi baru yang menjanjikan keuntungan yang lebih menggiurkan. Hal inilah yang perlu kamu perhatikan, mengingat keuntungan yang lebih optimal merupakan ciri investor sukses yang mampu menghasilkan keuntungan dengan baik dari kegiatan investasi kamu nantinya.

Agar dapat menghasilkan keuntungan secara lebih optimal dengan memahami tren, kamu dapat melihat bagaimana tren investasi yang kini mulai mengarah ke investasi online. Hal ini tidak dapat dilepaskan dari penggunaan internet yang semakin masif dan semakin banyaknya orang yang meminati investasi secara online.

Skema investasi p2p Indonesia kini tengah menjadi salah satu skema investasi yang menarik perhatian banyak orang. Karena, skema ini tergolong menjanjikan mengingat imbal hasil yang ditawarkan cukup besar dan kepastian dalam pemberian imbal hasil. Tak hanya itu, skema p2p lending juga diprediksi menjadi tren investasi terbesar di masa depan. Oleh karena itu, kamu dapat memanfaatkan tren investasi secara online melalui p2p Indonesia agar dapat menghasilkan keuntungan yang lebih optimal.

Membantu Proses Diversifikasi Aset
Sering merasa bingung untuk melakukan diversifikasi aset karena minimnya pilihan investasi yang sesuai? Memahami tren dapat jadi hal yang sangat membantu karena akan menambah wawasanmu mengenai tren investasi terbaru yang menjanjikan. Karena, kamu dapat membagi aset yang kamu miliki ke dalam berbagai skema investasi terbaru sehingga akan sangat membantu dalam proses diversifikasi aset. Dengan demikian, selalu perhatikan tren investasi agar dapat membantu aktivitas investasi yang kamu jalankan.

Gimana, menarik banget ya pembahasan satu ini. Siapa, sih, yang tidak mau berinvestasi? Jika kamu tertarik melakukannya, cobalah persiapkan semuanya mulai dari sekarang. Pelajari dengan cermat apa yang perlu kamu lakukan dan kamu hindari. Yuk, jadi generasi cerdas!

Berbagai Macam Terapi Untuk Penyakit Kanker Payudara

Foto: sumber.com


Kanker payudara kini menempati posisi kedua sebagai penyebab kematian akibat kanker di Indonesia. Untuk itu, bisa dikatakan penyakit kanker payudara ini sebagai salah satu penyakit yang paling dihindari oleh para wanita yang ada di Indonesia maupun di seluruh belahan dunia manapun. Apalagi jika kankernya sudah masuk stadium lanjut, maka kemungkinan untuk sembuh akan sangat kecil sekali. Kamu pun pasti merasa was-was dengan kondisi ini.

Namun, tidak ada yang tidak mungkin jika kamu sudah melakukan perawatan kanker payudara atau berusaha mengobatinya sedini mungkin, agar bisa sembuh secara total. Metode pengobatannya pun bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, ada yang dilakukan secara medis maupun pengobatan secara non medis.

Secara medis, ada metode pengobatan kanker payudara yang dengan melakukan operasi dan ada juga pengobatan secara sistemik, yang mana dapat diberikan melalui oral (mulut) atau bisa langsung juga diberikan ke aliran darah. Adapun metode pengobatan secara sistemik ini adalah sebagai berikut :

1. Terapi Tertarget

Pengobatan dari terapi tertarget ini bisa menyerang kelainan spesifik di dalam sel-sel kanker. Obat yang digunakan dalam terapi tertarget ini seperti di antaranya palbociclib, lapatinib, pertuzumab, tratuzumab, ado-tratuzumab, dan everolimus.

2. Terapi Hormon

Terapi hormon atau lebih tepatnya disebut sebagai terapi penghambat hormon sering digunakan untuk pengobatan kanker payudara yang sensitif terhadap hormon. Jika kanker sudah terlanjur menyebar, maka terapi hormon dapat membantu mengecilkan dan mengendalikan sel kanker ganas tersebut. Pengobatan yang biasa digunakan dalam terapi hormon ini seperti di antaranya obat-obatan yang menghambat hormon agar tidak melekat ke sel-sel kanker, obat-obatan yang menghentikan tubuh agar tidak menciptakan estrogen setelah menopause, dan lain sebagainya

3. Kemoterapi

Jika kanker yang diderita seorang wanita itu berisiko untuk kambuh kembali, ataupun bisa menyebar ke bagian tubuh lain, maka kemoterapi ini bisa dilakukan untuk mengurangi kemungkinan kambuhnya kembali sel kanker tersebut pada payudara. Kemoterapi ini juga biasanya dilakukan sebelum operasi pada wanita yang tumornya berukuran besar, karena mengingat tujuannya yang tak lain adalah untuk mengecilkan ukuran tumor sehingga lebih mudah ketika diangkat selama dilakukannya operasi.

Nah, kalau kamu masih penasaran dengan informasi mengenai penyakit mematikan ini, kamu bisa dapatkan informasi lebih lengkapnya hanya di situs dan aplikasi kesehatan terbaik saat ini yang ada di Indonesia, yakni di https://www.guesehat.com/.

Kanker memang menjadi salah satu momok menakutkan, bukan hanya bagi wanita, tetapi juga bagi semua orang. Bahkan tak pandang bulu, kanker juga bisa diderita oleh bayi sekalipun. Semoga kita semua senantiasa terhindar dari penyakit ini. Keep healthy dan tetap waspada dengan cara peka terhadap segala macam perubahan yang ada pada diri kita.

5 Fakta Menarik Tentang Wingko Babat, Si Legit yang Identik dengan Kota Semarang



Liburan sekolah begini asyiknya ngapain aja di rumah? Buat anak-anak, berwisata ke beberapa tempat bukan satu-satunya hal yang menarik. Bagi mereka, keseruan untuk mengisi hari libur itu sederhana banget, lho. Bisa berkumpul bersama orang tua, seru-seruan bareng meski hanya sekadar main kejar-kejaran sampai kuda-kudaan, itu sudah sangat cukup. Selain itu, saya jadi lebih sibuk mengisi liburan mereka dengan membuat berbagai macam camilan.

Tapi, kali ini saya tidak ingin bicara tentang camilan yang sudah saya buat. Saya mau bahas salah satu camilan super legit yang selalu identik dengan oleh-oleh khas Semarang. Yup! Namanya wingko babat.

Wingko babat biasanya dibuat dari tepung ketan, kelapa parut, dan juga gula pasir. Selain legit, wingko babat juga gurih karena memakai kelapat parut di dalamnya. Cocok banget dimakan ketika musim hujan seperti sekarang, ditemani teh panas dan candaan anak-anak. Selain orang dewasa, anak-anak juga suka kuliner khas kota Semarang satu ini, lho. Siapa, sih, yang bisa menolaknya?

Nah, daripada penasaran, saya mau bahas beberapa fakta menarik tentang wingko babat ini. Apakah benar kuliner satu ini memang berasal dari Semarang atau bukan, ya?

Ternyata Wingko Babat Bukan Berasal dari Semarang

Dari namanya saja jelas bukan Semarang asalnya, ya. Meskipun telah dikenal oleh masyarakat luas sebagai kuliner khas kota Semarang, tetapi faktanya wingko babat justru berasal dari Jawa Timur, yakni dari daerah Babad di Lamongan. Lalu kenapa sekarang malah identik dengan kota Semarang?

Ternyata, ketika pecah perang di Lamongan, ada pengungsi bernama Loe Lan Hwa dan The Ek Tjong yang pindah ke Semarang untuk menyelamatkan diri. Di sana, mereka membuka usaha sesuai dengan keahliannya, yakni membuat wingko babat. Maka, sejak saat itulah, kuliner khas Babad ini justru terkenal di Semarang.

Banyak Dijumpai di Jalan Pandanaran

Jika kamu berkunjung ke kota Semarang, kamu bakalan menemukan lebih banyak wingko babat di jalan Pandanaran ini. Di lokasi ini kamu bisa menemukan berbagai macam jenis wingko babat, lho. Asyiknya lagi, biasanya wingko babat juga disandingkan dengan oleh-oleh khas Semarang lainnya seperti bandeng presto. Jadi, lengkap banget, ya oleh-oleh kamu nantinya!

Jadi Simbol dan Tradisi Ketika Hendak Meminang

Tradisi di Indonesia memang begitu kaya. Termasuk salah satu tradisi yang hanya bisa kamu temukan di Lamongan ini. Ketika hendak meminang seseorang, seserahan biasanya dilengkapi juga dengan wingko babat sebagai simbol tekad seorang pria ketika ingin meminang calon pengantinnya. Kalau di tanah kelahiran saya, wingko babat juga selalu ada setiap ada pesta pernikahan. Kalau sejarahnya, saya pribadi kurang mengetahuinya. Yang pasti, entah karena dirasa memang enak atau justru ada filosofi tersendiri, yang jelas, wingko babat sering dibuat ketika ada pesta pernikahan.

Berkembang Menjadi Berbagai Macam Varian Rasa

Kalau dulu, wingko babat hanya punya rasa original. Hanya rasa kelapa saja. Sedangkan saat ini, seiring berkembangnya zaman, wingko babat telah berubah menjadi salah satu jenis kuliner yang kekinian juga, lho. Terbukti dengan berbagai macam varian rasa yang dikembangkannya. Kamu bisa menyantap berbagai macam rasa unik yang dimiliki wingko babat sekarang. Mulai dari rasa durian, cokelat, hingga nangka yang bikin rasanya jadi semakin legit saja.

Dikemas dengan Unik dan Kekinian

Kalau dulu, wingko babat hanya diiris persegi, sekarang wingko sudah dikemas apik banget, lho. Bahkan bisa dibawa pulang dengan tasnya sekalian. Bentuknya pun imut dan menarik sekali. Benar-benar mengikuti perkembangan zaman.



Salah satu produk wingko babat yang cukup saya gemari adalah wingko babat buatan mbak Suci Wulandari ini. Lihat, kemasannya kece banget. Wingko babat dari Qi’s Cookies ini punya rasa gurih yang pas, manisnya nggak berlebihan, dan yang pasti bentuknya oke banget dijadikan sebagai oleh-oleh. Dilengkapi juga dengan tas yang bikin kemasannya semakin kekinian dan mudah dibawa.

Wingko babat ini bisa juga dipesan secara online. Ketika tiba, saya langsung menghangatkannya di oven. Jadi, enak banget dinikmati ketika hangat dan hujan-hujan seperti sekarang. Jika kamu pengen nyoba, kamu bisa pesan dan usahakan pakai jasa pengiriman besok sampai. Karena tanpa pengawet, wingko babat ini hanya bisa bertahan hingga kurang lebih satu minggu saja di perjalanan. Sayang banget kalau sampai bau di jalan hanya karena kamu salah pilih jenis pengirimannya, ya.

Kalau kamu pengen pesan, coba hubungi saja kontak 081231988080. Atau jika kamu tinggal di daerah Bojonegoro, kamu bisa pesan langsung ke lokasinya. Terima kasih banyak Qi’s Cookies atas kirimannya. Asli bikin nagih banget wingkonya. Anak-anak juga suka banget! Kamu juga pasti pengen, 'kan?

10 Rekomendasi Buku Paling Menarik Untuk Dibaca di Akhir Pekan


Tema ke-10 membicarakan film, buku, atau musik. Dari ketiganya, saya akan memilih membahas buku. Kenapa? Karena hanya itu yang paling banyak saya tahu. Bicara buku pasti tidak terlepas dari aktivitas membaca. Dan sebagai penulis, kalau tidak membaca, berarti dia sudah menghilangkan nyawanya sendiri. Minimal harus membaca beberapa sumber referensi sebelum menulis cerita baru.

Nah, kalau bicara buku, kira-kira buku apa saja yang bisa saya rekomendasikan buat kamu yang suka membaca?

1. Novel ‘Pulang’

Saya pribadi termasuk pengagum cerita fiksi. Dan penulis yang bukunya belakangan banyak mengisi rak buku saya adalah Tere Liye. Kalau dulu, ada lebih banyak penulis fiksi yang saya suka, termasuk Asma Nadia, Bernard Batu Bara, dan Pipit Senja. Tapi, jujur saja sekarang tidak terlalu banyak mencari buku fiksi. Hanya ketika melihat buku Tere Liye, saya tertarik mengambil dan membayarnya di kasir.

Nah, novel Pulang ini benar-benar yang paling saya suka. Karena ceritanya keren banget, bikin merinding dan berurai air mata pake banget. Kamu harus punya, deh!

2. Novel ‘Sunset Bersama Rosie’

Nggak jauh-jauh dari Tere Liye lagi, novel ini juga termasuk yang saya sukai karena kisahnya yang cukup rumit, tetapi sungguh manis. Kalau sebelumnya banyak adegan perkelahian dan saling bunuh, kalau yang ini jatuh cinta diam-diam yang bikin ngilu. Kamu pasti penasaran kalau belum punya.

3. Novel ‘Tentang Kamu’
What? Tere Liye lagi? Saya benar-benar suka buku-bukunya Tere Liye, jadi beberapa list ini akan diisi oleh buku-buku beliau. Jadi, kamu jangan eneg, ya! Buku Tentang Kamu berkisah tentang Sri Ningsih. Kisahnya sangat menarik karena penuh dengan teka teki. Belum lagi sosok Zaman yang digambarkan begitu keren membuat saya sangat tertarik membacanya. Apakah saya menangis ketika membacanya? Hampir semua buku Tere Liye memang membuat saya menangis. Entah saya yang terlalu mellow dan cengeng atau memang Tere Liye yang pandai banget bikin buku fiksi mellow begini. Hiks.

4. Novel ‘Hujan’
Belum move on dari Tere Liye, novel ini pun sukses membuat saya menangis. Kisahnya manis dan cukup mengerikan juga karena berkisah tentang gempa dahsyat. Bisa membayangkan kalau jadi korban dan mengungsi. Kisah-kisah mellow begini nggak bakal sanggup bikin saya nggak menangis. Asli ini membekas banget di hati.

5. Buku Memasak ‘Home Cooking ala Xander’s Kitchen’
Pernah bergabung dan sampai sekarang masih aktif di Cookpad membuat saya mengenal banyak wanita yang jago memasak secara otodidak. Nah, salah satu orang yang paling banyak muncul di beranda dan masakannya di-recook banyak orang adalah Ci Xander atau Junita. Nah, ternyata beliau yang memiliki followers 500k di Instagram ini juga menerbitkan buku dari resep-resep andalannya selama ini. Nggak ragu dong mau beli, secara sebelum bukunya terbit, saya sudah banyak me-recook resep-resepnya. Dan percayalah, bukunya bagus banget, pantas saja menjadi buku memasak mega best seller pertama di Indonesia.

6. Buku Baking ‘Simple & Moist Cake’
Nggak kalah kece dengan buku memasak sebelumnya, buku ci Tintin Rayner ini mengupas tuntas segala jenis cake dkk. Sudah sering banget recook resep-resepnya di cookpad sebelum buku ini terbit. Bahkan resep roti saya pun banyak menggunakan resep beliau. Isinya lengkap banget, mulai dari cake, roti, cookies, hingga pudding.

7. Buku ’50 Rules to be Wonderful Teenager’
Buku Sienta Sasika Novel ini benar-benar kece banget. Ringan, renyah, penuh semangat, dan dipenuhi quote. Saya pribadi termauk penggemarnya sejak 2014 silam. Ketika tanpa sengaja menemukan buku ini di toko buku, nggak ragu saya bawa pulang.

8. Buku ‘Jago Nulis Artikel, Ubah Hobi jadi Profesi’
Boleh nggak, sih, merekomendasikan buku sendiri? Kwkwk. Bukan kepedean, tetapi buku yang lolos seleksi dan akan segera diterbitkan insya Allah tahun depan ini benar-benar mewakili saya sebagai penulis artikel. Buku ini dipenuhi kecintaan saya akan dunia literasi. Tidak hanya berisi contoh artikel, tetapi juga ada panduan, bahkan quote menulis yang bikin kamu semua jadi semangat. Bahkan editornya sempat bilang, saya jadi pengen nulis lagi...hihi. Doakan bukunya segera terbit, ya! *modus.

9. Buku ‘Q&A Smart Parents for Healthy Children’
Entah kenapa buku ini sudah tidak cetak ulang, padahal peminatnya banyak banget. Buku ini ditulis oleh dokter Wati. Dokter Wati mengajari kita sebagai orang tua supaya tetap rasional dan tidak mudah panik ketika anak sakit. Buku ini jadi pegangan saya banget sejak saya hamil. Bahkan pernah menang debat dengan dokter-dokter di sebuah rumah sakit…kwkwk. Iya, saya kekeh banget nolak permintaan dokter karena lebih percaya sama buku ini. Qadarallah, semua keputusan saya tidak salah.

10. Buku-buku Arleen A
Kenapa tidak disebutkan judulnya? Karena semua buku-buku Bu Arleen begitu spesial buat saya. Saya menyukai buku anak dan mencoba menulis beberapa. Buku-buku Bu Arleen menjadi inspirasi. Imajinasinya tidak terbatas. Sungguh luar biasa.

Itulah 10 rekomendasi buku yang bisa kamu baca dan miliki. Buku-buku Tere Liye cukup mendominasi karena memang itu favorit saya banget. Dengan membaca, ide-ide baru akan berlesatan dengan sendirinya. Sebagai penulis, membaca tidak akan pernah bisa lepas dari keseharian. Seperti saya bilang, minimal kamu membaca referensi untuk tulisanmu berikutnya! 

#Day10 #Bloggerperempuan #BPN30daychallenge2018

Bingung Nyari Gambar Free yang Oke Buat Artikel Kamu? Coba 39 Situs Ini



Membuat artikel yang menarik dan disukai pembaca rupanya tidak melulu hanya soal isi artikel yang menarik dan bahasanya yang renyah mengalir, tetapi juga butuh gambar yang oke untuk mempercantik artikel kamu. Dalam sebuah training menulis artikel bersama salah satu editor IDN Times, mereka menyebutkan juga syarat diterimanya artikel di media tersebut tidah hanya soal artikelnya yang bagus, tetapi juga gambar yang menarik.

Kamu juga pasti males dong membaca artikel dengan gambar yang buram? Begitu juga para pembaca kamu. Nah, biasanya para penulis artikel atau blogger mengambil gambar-gambar free dari beberapa situs seperti Pexels, Pixabay, atau Unspalsh.

Selain itu, kamu juga harus mengompress gambar kamu dengan beberapa cara termasuk menggunakan TinyPNG yang bisa kamu pakai gratis pula. Supaya apa? Supaya blog kamu nggak berat ketika dibuka, tetapi gambar kamu juga tetap bagus dilihat.

Sebagai catatan, buat kamu blogger yang pengen blognya kece, ada baiknya kamu samakan ukuran gambar di dalam blog, coba gunakan canva untk mengubah ukuran, baru kemudian bisa kamu kompress dengan TinyPNG. Cukup simpel, tetapi memang butuh kesabaran karena kamu bakal melakukan tahapan lebih banyak daripada biasanya. Tapi, hasilnya pun bakalan oke.

Bicara soal gambar gratisan, rupanya tidak hanya ada tiga situs yang disebutkan di atas itu saja, lho. Ada lebih banyak situs lagi yang bisa kamu coba dan pilih sesuka hati. Kira-kira apa saja? Ini dia ke-39 situs tersebut seperti dilansir dari medium.com.








































Nah, itulah ke-39 situs gambar free yang bisa kamu pakai untuk mempercantik artikel atau postingan di blog kamu. Selama ini, yang cukup familiar buat saya adalah Pixabay dan Pexels. Belakangan malah hanya nyari-nyari di Pexels saja. Karena di Pexels aja sudah cukup memuaskan gambarnya. Tapi, ternyata ada lebih banyak lagi situs yang menyediakan gambar free. Kayaknya bisa banget dicoba, ‘kan? Yuk, semangat menulis artikel atau update postingan di blog kamu. Apalagi sekarang sudah memasuki akhir tahun. Target postingan di blog saya pun minimal harus sama dari tahun kemarin. So, PR masih menumpuk.

Selama setahun ini saya benar-benar disibukkan dengan kerjaan menulis artikel di media online sampai akhirnya bisa bikin website dan menerima tulisan dari para penulis di Estrilook.com. Rasanya waktu jadi semakin sempit. Belum lagi nggak mau ketinggalan ikutan kelas menulis, sampai buku antologinya lumayan banyak dalam setahun terakhir.

Tapi, apa pun itu, saya amat bersyukur. Pahit dan manis selama setahun mengajari saya banyak hal. Semoga teman-teman juga tetap bersemangat menulis dan mengisi blognya. Kuy, semangat!

Mini Waffle Topping Es Krim Durian, Yummy!




Itu serius waffle? Tapi, kenapa cetakannya lebih mirip seperti takoyaki? Hihi. Saya pun yang makan jadi nggak bisa bedain antara waffle sama kue cubit atau bolu panggang tanpa oven yang biasanya memakai cetakan yang sama.

Niatnya memang membuat waffle. Ketika adonan sudah jadi dan siap memanggang, tiba-tiba saya kehilangan cetakan waffle yang dulu pernah dibelikan suami. Hiks. Sudah dicari di lantai atas, sampai kolong meja, tetapi cetakannya tidak juga ditemukan. Akhirnya baru ingat, kayaknya suami simpan di lemari dapur paling atas, soalnya cetakan takoyaki pun ditemukan di sana. Sayangnya, cetakan itu harus diambil oleh suami karena lemari dapur saya tingginya menyentuh atap…kwkwk. Dan suami saat itu sedang ngantor. Sudah berusaha naik meja, tetapi kayaknya harus naik tangga. Pas cerita ke suami, dia hanya tertawa lebar. 
Makasih udah beliin lemari paling maksimal di bumi ini, Mas…haha.

Kembali lagi ke waffle, saya itu suka banget makan waffle. Karena dulu, zaman kecil saya sering makan dan beli di ibu-ibu yang menjajakan kue basah dan sayur ke rumah. Di kampung namanya bukan waffle, tetapi bapel..hehe. Bentuknya seperti hati, empuk, dan manis.

Sayangnya, sudah berkali-kali mencoba beberapa resep waffle, tetap saja hasilnya aneh. Nggak empuk dan cenderung kering. Akhirnya cetakan waffle itu pun terabaikan sejak lama. Kemarin kebetulan lagi bosan dan bingung mau ngapain (padahal setrikaan baju setumpuk..hihi). Akhirnya nyari resep waffle, dan kayaknya resep ini paling klik. Kok tahu? Saya baca resepnya pakai ragi instan. Biasanya waffle yang saya buat hanya pakai baking powder saja.

Selain itu, saya lihat gambarnya pun tampak empuk. Nggak kayak gambar waffle lainnya yang cenderung kaku (sok tahu banget). Akhirnya memberanikan diri mencoba resep ini. Hasilnya? Alhamdulillah, enak dan empuk bahkan sampai esoknya. Tapi, sayangnya ya itu, karena cetakan waffle yang nyelip akhirnya pakai cetakan yang ada dan hasilnya malah mirip takoyaki…kwkwk.

Resep waffle ini saya adopsi dari akun Cookpad.com/Fdhanyn dan telah saya modifikasi sesuai bahan-bahan yang ada di rumah.

Bahan biang:

½ sdt baking powder
1 sdt ragi instan
2 sdm gula pasir
8 sdm air dingin
4 sdm terigu

 Bahan adonan:

3 butir telur
150 gr gula halus (saya ganti 80 gr gula pasir)
125 gr tepung terigu protein sedang
½ sdt garam
½ sdt baking powder
125 ml santan kental (saya ganti 70 ml susu cair)
50 gr butter, cairkan
Secukupnya vanilla cair
50 ml air kelapa (saya skip)

Cara membuat:

1. Campurkan seluruh bahan biang, aduk rata dan diamkan selama 15 menit.

2. Mixer telur dan gula sampai mengembang. Masukkan gula secara bertahap dan mixer dengan kecepatan tinggi.

3. Masukkan semua bahan termasuk bahan biang. Mixer dengan kecepatan rendah sampai rata. Terakhir masukkan butter cair dan aduk rata kembali.

4. Tutup adonan dengan lap bersih dan diamkan selama 30 menit.

5. Siapkan cetakan dan panggang sampai matang.

Asli enak banget!

Satu gigitan pasti nggak cukup!

Voila! Mini waffle dengan topping es krim durian pun siap disantap! Rasanya yummy banget, terlebih dengan topping es krim rasa durian, klop banget di lidah. Waffle ini memang agak ribet bikinnya karena memakai ragi instan sehingga harus dua kali menunggu. Tapi, asli rasanya enak dan empuk. Semoga teman-teman suka!

Catatan: 

Saya memakai sendok makan khusus untuk menakar bahan-bahan yang bentuknya setengah lingaran dan terdapat beberapa ukuran. Ukurannya memang cenderung lebih besar daripada sendok yang biasa kita gunakan untuk makan sehari-hari.

5 Blogger Favorit yang Selalu Jadi Idola dan Panutan, Benar-benar Bikin Iri!



Bingung ketika mau menulis tema ini, ketahuan jarang bergaul sama blogger. Yup! Ternyata saya bingung ketika ditanya siapa blogger favorit saya, lho. Nggak banyak yang saya perhatikan kecuali beberapa orang saja. Bagi saya, semua blogger itu kece dan keren, apalagi mereka yang memutuskan benar-benar hanya ngeblog, tanpa ingin menulis artikel di media atau lainnya. Mereka itu hebat banget karena murni passion hanya ngeblog.

Beda banget dengan saya yang campur-campur. Ngeblog iya, tetapi jago belum, menulis buku suka, menulis artikel serasa makan, dan masih banyak hal lain. Bisa jadi orang berpikir bahwa saya termasuk penulis yang tidak konsisten karena segala hal dicoba. Buat saya, mencoba hal baru yang masih ada hubungannya dengan dunia literasi itu memang perlu. Sebagai pengalaman yang bisa jadi tidak selalu bertandang dalam hidup saya.

Siapa yang tahu nasib seminggu ke depan? Nah, ketika kesempatan itu datang saat ini, tidak ada salahnya dicoba. Karena itu, saya selalu tertarik mencoba hal baru. Dan jika sudah mencoba, biasanya saya total banget usahanya, termasuk ketika mulai belajar menulis artikel. Usaha itu pun berbuah manis.

Bicara soal blogger favorit, kira-kira siapa saja mereka, dan kenapa mereka begitu spesial di mata saya?

1. Dian Restu Agustina

Ketika memutuskan fokus dan kembali menulis, saya pun dipertemukan dengan Mbak Dian Restu Agustina pemilik blog dianrestuagustina.com. Kenapa dia begitu istimewa? Karena beliau orangnya baik, ramah, sering saya tanya pun selalu dengan senang hati menjawab. Mbak Dian juga termasuk orang yang nggak aneh-aneh gitu, bergaya sewajarnya, bahkan terlihat sederhana banget meskipun beliau orang hebat dan pernah tinggal di luar negeri. Sosok seperti ini benar-benar susah banget dicari di zaman now, ya!

Untuk urusan ngeblog, Mbak Dian ratunya. Menang berbagai macam kompetisi, aktif banget ngeblognya, tulisannya menginspirasi, dan aktif juga mengikuti berbagai macam event. Pokoknya komplit banget.

2. Annisa Steviani

Pemilik blog Annisast.com ini saya kenal di Instagram. Beliau seorang ilustrator dan blogger juga. Kalau berkunjung ke blognya, rasanya senang banget melihat tampilan blognya yang kece banget, dan saya banget…kwkwk. Soalnya saya juga senang menggambar, jadi suka tergoda ketika melihat blog seperti milik mbak Annisa ini. Dan yang lebih mengesankan, tulisannya pun kece-kece dan patut banget diidolakan.


3. Dewi Mae

Doi sahabat saya, tetapi bukan karena takut dipecat saya menuliskan namanya di barisan blogger favorit saya..kwkwk. Pemilik blog Dewimae.com ini sebenarnya baru banget di dunia blogging. Bahkan seingat saya, dia baru bikin blog ketika kami mengadakan kelas blogging gratis di Estrilook. Tapi, kalau kamu mampir ke blognya, tulisannya itu nggak sembarangan, berisi banget. Kalimatnya mengalir lancar, asli kece. Bahkan di kelas Review kemarin, tugas Mbak Dewi ini termasuk yang jempolan. Inilah yang perlu diidolakan, semangat dan usahanya patut dicontoh!

4. Steffi Budi Fauziah

Pemilik blog Steffifauziah.com ini juga termasuk salah satu teman di dunia maya yang menjadi akrab karena se-passion di bidang literasi. Mbak Steffi juga bukan blogger senior, usia blognya juga masih baru. Tapi, kerja kerasnya selama membangun blog tidak bisa diabaikan. Saya tahu dan kenal dia sejak baru belajar menulis artikel bareng di sebuah grup menulis. Dan sekarang, saya bisa lihat semua usahanya mulai membuahkan hasil.

Doi anaknya tegas, dan uniknya ada satu kesamaan di antara kami yang bikin kami jadi cocok, terutama ketika mendapat masalah. Apakah itu? Sepertinya itu rahasia!

5. Langit Amaravati

Tahu blognya Mbak Langit dari teman. Blognya kece, pemilik blog langitamaravati.com ini juga seorang desainer. Bisa dibayangin itu blog rapi, keren banget pokoknya. Dan lagi, mbak Langit juga seorang blogger senior yang tidak diragukan lagi kemampuannya.

Nah, kira-kira itulah 5 blogger favorit yang sering bikin iri. Semuanya punya kelebihan masing-masing yang kadang bikin saya malu, kenapa masih belum juga menjadi sebaik mereka. Kuy, ah! Semangat. Kita contoh perjuangan mereka yang pastinya nggak mudah untuk sampai pada titik sekarang.

#Day9 #Bloggerperempuan #BPN30DayBlogChallenge2018

Custom Post Signature

Custom Post  Signature