Top Social

Ini Alasan Kenapa Kamu Nggak Boleh Sering Ganti Template Blog



Sebagai seorang blogger yang termasuk baru, baru dua tahunan, tetapi belum maju-maju…hihi, saya termasuk orang yang senang sekali mengganti theme atau template blog. Nggak sekali dua kali, bisa berkali-kali. Kenapa sih bisa begitu? Karena awalnya memang saya memakai theme gratisan, dan selama itu saya selalu merasa nggak puas dengan hasilnya. Ada saja alasan untuk mengganti dengan yang baru.

Hingga suatu waktu, saya ngobrol soal ini dengan teman-teman di grup literasi, dan ada yang nyeletuk bahwa kami sebagai blogger sebaiknya jangan suka ganti-ganti theme, apalagi terlalu sering. Katanya itu bikin blog kita jadi nggak dikenali sama Google. Wah, kebayang nggak sih kaget juga…haha. Memang dasarnya amatiran, jadi jalan-jalan ke wesbite yang menyediakan theme gratisan, bawaannya selalu ingin ganti.

Dan akirnya saya pun insaf, Sodaraah. Saya pikir, theme 'kan nggak harus sering ganti, asal sudah rapi, kita pasti nyaman dan nggak bakalan ingin theme yang lain. Akhirnya saya memakai jasa Mbak Widi Utami (blogger juga) untuk mengganti theme blog saya. Beliau bilang, bisa pasang theme, tapi theme biasanya blogger sendiri yang beli, dia yang pasang saja.

Saat itu saya mikir, memang benar juga mending beli saja theme, sekali, tapi puas sekalian daripada pakai gratisan tapi nggak puas. Dan akhirnya saya pun mencari blognya mbak Annisast, saya klik link di blognya menuju toko yang menjual theme di Etsy. Dan harganya lumayan murah sih daripada yang lain. Antara 5-6 $ saja.

Setelah melihat semua yang dijual, saya tertarik pada theme yang sekarang juga masih saya pakai ini. Setelah memilih, bingung deh mau bayar pakai apa karena di Etsy ditulis hanya bisa pakai PayPal. Sedangkan saya ngerti PayPal saja tidak lho…kwkwk. Qadarallah terpikir mencari jasa PayPal, entah dari mana datangnya pikiran itu. Dan dapatlah jasa yang amanah. Kita hanya membayar jasa PayPal 3$ saja ditambah harga theme. Nggak lama setelah menunggu antrian, theme pilihan saya pun bisa saya pakai hari itu juga. Karena belum pengalaman mengubah theme kecuali yang free buat nyoba-nyoba saja, akhirnya saya tetap pakai jasa Mbak Widi Utami untuk membantu memasang theme ini. Alhamdulillah, saya sih suka sampai sekarang dengan theme ini.

Untuk Header, saya sudah pernah kasih tutorialnya, ya. Saya buat sendiri memakai aplikasi menggambar bernama Ibis Paint X. Yup! Text dan gambarnya hanya pakai satu aplikasi itu saja. Simpel dan bagus lho (memuji diri sendiri...haha).



Hari ini semua ramai membicarakan theme blog, ada yang ganti theme, ada yang bingung beberapa bagian hilang, sedangkan saya pribadi, dari kemarin sudah mengubah 3 blog punya teman dengan theme gratisan. Header saya buat dengan Ibis Paint X, hasilnya bisa dibilang cukup memuaskan. Nggak apalah memuji diri sendiri ya, haha.

Karena semua ramai membicarakan theme blog, saya pun jadi ingat kenapa sih kita sebagai blogger nggak boleh kebanyakan ganti theme?

1. Traffic Blog Kamu Menurun
Huhu…Ternyata memang benar, gonta ganti theme blog terlalu sering itu membuat traffic blog kita menurun. Saya pribadi sudah merasakannya. Hal ini bisa disebabkan karena pembaca jadi malas balik ke blog kita yang sering banget diganti-ganti theme bahkan headernya seperti punya saya…haha. Sedih banget, ya. Kayak harus memulai lagi dari nol.

Kebayang dong ketika kamu sedang ingin berkunjung ke blog temanmu, tapi sedang berantakan, postingan menumpuk dengan gambar, dan banyak sekali perubahan yang bikin kepala kamu jadi pusing. Ujung-ujungnya pasti malas balik lagi, ‘kan?

2. Blog Terlihat Belum Profesional
Gimana mau tampak profesional kalau theme selalu diganti? Julukan nggak konsisten itu menjadi salah satu hal yang pastinya cocok banget diberikan kepada kita. Selain itu, kita jadi kelihatan nggak punya karakter.

Biasanya setiap blogger punya ciri khasnya sendiri, termasuk theme yang dipakai dan seperti apa dia menulis. Yang unik dan konsisten akan lebih dikenal. Lalu bagaimana dengan kita yang nggak bisa setia sama satu theme saja? Yang ada semua kabur karena malas melihat theme di blog kita yang selalu berubah.

Tujuan untuk menggati theme tentu memang ingin tampak profesional, karena itu, saat berkali-kali mengganti theme, label yang tepat  buat kita adalah blogger yang belum profesional…hehe.

3. Bikin Candu dan Menghabiskan Banyak Waktu
Huft! Poin nomor 3 ini benar-benar terjadi kepada hampir semua orang yang ingin mengubah theme pada blognya. Yang bisa saja butuh waktu, apalagi kita yang sekadar bisa. Menghabiskan waktu banget dan bikin capek.

Kalau nggak selesai, kita merasa nggak akan puas deh. Pasti benar-benar akan kita kerjakan sampai selesai dan tuntas. Habis selesai, kemudian ingin ganti lagi. Begitulah yang terjadi jika kita sering mengganti theme blog.

4. Blog Tampak Berantakan, Bahkan Tak Jarang jadi Buruk Sekali Tampilannya
Ketika kamu mengganti theme blog, sudah bisa dipastikan tampilan blog kita akan berantakan pakai banget. Semua bagian saling menumpuk, bahkan ada widget yang jumlahnya lebih dari satu. Biasanya sih saya hapus dan cek setiap bagiannya. Nggak banyak paham juga sih karena saya juga hanya belajar otodidak, jika theme yang dipilih punya tingkat kesulitan yang bikin pusing, biasanya saya bakal ubah lagi theme-nya..haha. Bakalan ganti berapa kali ‘kan?

5. Mempengaruhi SEO Blog Kamu
Apakah sudah ada bayangan mengerikan ketika kamu sering mengganti theme blog? Selain yang saya jelaskan di atas, ternyata sering mengubah theme blog bisa mempengaruhi kualitas SEO pada blog kamu lho. Mesin pencari Google pun butuh waktu minimal seminggu untuk meng-crawl postingan-postingan yang ada pada theme baru blog kamu. Hal inilah yang menyebabkan kualitas SEO pada blog kamu menurun.

Itulah beberapa alasan kenapa kamu nggak boleh terlalu sering mengganti theme blog. Pilih satu, sekalian aja yang bagus, yang free pun kalau oke nggak masalah asal bukan theme bajakan yang malah bikin blog kamu jadi riskan dimasuki penyusup…hehe. Kuy, ah jangan sibuk membenahi blog saja, benahi juga postingannya dengan rajin posting dan blogwalking.

#ODOP #EstrilookCommunity #Day16

Salam,

30 comments on "Ini Alasan Kenapa Kamu Nggak Boleh Sering Ganti Template Blog"
  1. menarik sekali pembahasanya, hehe memang template itu sangat berpengaruh untuk blog, kalo salah salah ya bisa kacau.. kita salah edit elemen dikit aj bisa blank putih, hehe.. ditambah lagi kalo ganti template terus menerus, yang tadinya artikel di halaman page one malah merosot jadi pqge 2 bahkan page 3 ..dst

    btw salam kebal ya mbk muyas.. kunjungan pertama x

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal...

      betul sekali, Mas. Ini sudah insaf deh..keuntungan beli juga biar nggak gampang ganti secara ingat uang dibuang hehe

      Delete
  2. wah baru tau saya poin 1 & 5 , dan dalam seminggu ini saya sudah 5x ganti theme sampai merasa cocok yang sekarang saya gunakan. Coba menetapkan dulu kalau gitu biar lancar jaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, banyak banget mbak gantinya? Lebih sering daripada saya..hihi..semoga yang sekarang dipertahankan, udah cakep dan rapi..

      Delete
  3. Betul, sering berganti template memang berpengaruh terhadap traffic blog, bahkan jika template tidak seorang friendly bisa menambah kerjaan lagi he..he..😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, betul sekali, Mas. Malah tambah ribet...hiks

      Delete
  4. saya malahan gak pernah ganti template mbak, template yang sekarang yamg warnanya item saya dapetnya gratisan asal download aja di google :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dan template itu udah jadi ciri khas ya buat mas Khanif. Kalau ke sana saya kenal banget deh itu blog siapa..hihi..


      Delete
  5. Template yang sekarang ini bagus lho mbak, menarik, simpl,e dan adem..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak..saya pun suka dengan yang sekarang, Alhamdulillah... :)


      Delete
  6. Ternyata banyak ruginya juga ya, saya nggak terlalu paham sama theme sih, selama ini cuma pernah ganti sekali dan semuanya dari blogger soalnya takut juga kalau jadinya berantakan dan nggak bisa ngrapiin lagi. He..he..😁
    Cukup setia sama blogger aja untuk saat ini.

    ReplyDelete
  7. wahhh ntapss nih mbak bro.... saya dulu juga sering gonta ganti theme, maklum baru ngeblog dari November 2018 kemarin.
    Sampai sekarang sih saya masih paka theme yang gratisan hihihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, gratisan gppa yang penting rajin posting. Kan yang penting isinya, template buat percantik aja..


      Delete
  8. Eh iyaaa...
    Lama gak berkunjung di sini, template nya beda ya hihihi

    Kalau saya juga sebenarnya pengen ganti template mba, pengen yang keren, elegan dan gak norak kayak header blog saya yang gonjreng gak karuan itu, malu deh kadang2 liatnya hahaha

    Tapi, beberapa waktu lalu, ada yang membahas blog saya dan mencantumkan header blog saya, tiba-tiba saya tercerahkan.
    Saya gak mau ganti deh.
    Setidaknya dalam waktu dekat ini.

    khususnya karena header blog saya norak tapi beda, gak ada samanya hahaha.
    Jadi kayak ciri khas gitu wkwkkw

    Semangat mbaaa, jangan ganti2 template lagi, biar kita2 familier dengan ini hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi itu memang jadi ciri khasnya, Mbak Reyne, lho..sy juga jadi hapal deh siapa pemilik blog itu. Jadi memang benar sekali semua blogger unik yaa..


      Delete
  9. yah aku banget itu kalau suka ganti2 theme, akhir2 ini aja nggak soalnya bener2 ngabisin waktu. kalau penurunan traffik sepertinya iya. sampai sekarang traffik ku ga pernah bisa balik lagi kayak dulu. sad

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar sekali, mending satu aja yang penting rapi ya..jangan gampang tergiur aja hihi


      Delete
  10. Template sy jg bawaan blogger. Tp jlk bgt.. Msh nyari yg pas. Kdg mls ngurus widget bulak2 capek

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, iya, Mbak..dan ada theme yang susah banget ngaturnya, akhirnya g kelar-kelar ya..hihi

      Delete
  11. Makanya saya pengin ganti template tapi maju mundur. Template udah beli, tapi kalau pasang harus sedia seharian penuh buat ngecek tampilan semua artikel dan widget di komputer dan handphone. Saya terakhir ganti template tahun 2016, sebelumnya 2014, dan blog mulainya 2013. Semua gratisan. Setiap ganti template, pasti ada tampilan di artikel yang berubah. Semua harus dicek lagi. Jadi kerasa ribet banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau mau praktis memang dipasangkan sama orang, tapi milih jasa juga harus hati-hati, Mbak. Karena nggak semuanya bener sih...


      Delete
  12. waah yup bener sekali mba.. saya juga udah mulai insaf untuk ganti” template..heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mas...jangan gampang tergoda memang yaa... :D


      Delete
  13. Wuah... berpengaruh banget ya ternyata? Makasih infonya bun😇
    Dulu sering sih gonta-ganti, tapi, udah lama nggak karena masih masa hiatus inih🙈

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, semangat, Mbak..

      iya nih, jangan kebanyakan ganti theme, kita aja pusing apalagi pembaca yaa

      Delete
  14. Nomer lima alasan paling penting ga boleh sering ganti template. Nanti utusan google bingung saat bertandsng ke rmh kita, kok rumahnya beda, salah alamat apa ya, td kata mbah gugel rumahnya cat ijo, ini kok biru ya. *malah ngelantur*

    ReplyDelete
  15. saya paling khawatir kalau ganti theme itu trafiknya menurun, hahah udah setahun lebih saya ga ganti theme, nanti aja deh, paling ngubah2 sendiri, edit bagian2 minornya aja.

    bener sih kalau sibuk ganti theme ketagihan rasanya, pengen ini itu padahal ga harus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener, kalau udah oke sebaiknya sih cukupkan sudah...hehe

      Delete

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Custom Post Signature

Custom Post  Signature