Mengenal Teknologi Inverter Kulkas Hemat Listrik

Thursday, November 7, 2019

Lemari es merupakan benda penting yang ada di rumah. Iya, karena tanpa lemari es, kita bakalan susah menyimpan makanan atau bahan makanan. Beberapa minggu yang lalu, lemari es lama saya sempat mati. Kaget juga karena sebelumnya nggak ada tanda-tanda mau rusak gitu...hiks. Apalagi pas rusak, saya sedang rajin-rajinnya nyobain Food prep atau meal prep. Jadi, stok bahan makanan baik di pintu bawah dan bagian freezer sedang banyak banget. Panik dong. Suami langsung panggil tukang servis.

Dan ternyata, ngobatin lemari es rusak itu nggak murah, ya? haha. Lemari es berhasil membeku semalam, kemudian besoknya dia mati lagi dong! Ya, Allah. Akhirnya panik karena khawatir bahan makanan terutama daging membusuk. Tanpa menunggu lama, semua terpaksa dimasak mendadak.

Kami pun memutuskan membeli lemari es baru karena jika memaksa ngobatin lemari es yang lama bisa habis lebih banyak lagi. Lemari es ini usianya seumur pernikahan kami. Iyap! Sepuluh tahun lebih usianya...kwkwk. Bertahan selama itu pastilah bukan hal mudah apalagi pintu lemari es sempat jebol kena gebrakan si bungsu...haha. Tapi, akhirnya dia sekarat juga dong.

Sebenarnya apa, sih, pertimbangan seseorang ketika hendak membeli lemari es? Kalau suami, prioritas pasti hemat listrik. Sedangkan saya pribadi, yang penting bisa menyimpan makanan dengan baik *sederhana banget, kan keinginan saya...kwkwk.

Tapi, bagaimana dengan kamu? Salah satu pertimbangan orang membeli lemari es adalah konsumsi energinya. Sama seperti keinginan suami saya. Menggunakan lemari es hemat listrik lebih disukai karena penggunaan energi lebih sedikit. Salah satu penyebab berkurangnya konsumsi daya dikarenakan teknologi inverter. Lantas, seperti apa, sih, kerja teknologi inverter pada kulkas ini?

Kelemahan Kompresor Biasa


  • Kompresor Biasa Dirancang Bekerja Maksimal Terus


Berbeda dengan kompresor yang dilengkapi oleh teknologi inverter, kompresor biasa tidak akan menyesuaikan kinerja berdasarkan kebutuhan. Umumnya, oleh produsen kompresor didesain untuk mengatasi kondisi beban puncaknya yakni saat musim panas di mana udara lingkungan cukup tinggi. Oleh sebab itu, kompresor akan terus bekerja maksimal meski udara tengah dingin di musim hujan.

  • Kompresor Biasa sangat Terpengaruh oleh Beban Buka Tutup Pintu


Orang tua di rumah mungkin sering memarahi kita jika membuka pintu kulkas terus-menerus atau buka tutup pintu berkali-kali. Ketika jadi emak-emak, saya bawel banget sama anak-anak yang suka buka tutup pintu lemari es. Hal ini bukanlah tanpa alasan. Sebab, pada kompresor kulkas biasa yang tidak dilengkapi inverter, setiap kali pengguna membuka pintu kulkas, maka kompresor akan langsung bekerja keras mengatasi panas lingkungan yang masuk. Hal inilah yang menyebabkannya lebih boros energi. Jadi, jangan salahin emak-emak yang bawel, ya? Karena kebawelan itu pastilah ada alasannya, kok *ngeles aja

Keunggulan Teknologi Inverter Kulkas


  • Teknologi Inverter Menyesuaikan Kebutuhan


Kulkas hemat listrik yang telah dilengkapi teknologi inverter, kinerja kompresor akan menyesuaikan dengan beban pendinginan yang memang dibutuhkan. Misalnya saja pada musim panas maka kompresor akan bekerja maksimal berdasarkan beban kapasitas puncaknya. Sebaliknya, ketika musim dingin, maka kompresor akan bekerja minimal dengan mengkonsumsi sedikit energi listrik.

  • Lebih Hemat Listrik


Kulkas berteknologi inverter mampu menyesuaikan konsumsi listrik berdasarkan kebutuhan, maka tentu pemakaian listrik di rumah menjadi lebih hemat. Kompresor akan bekerja maksimal saat dibutuhkan dan bekerja minimal saat tidak terlalu perlu. Misalnya saja, kompresor akan berjalan pada kecepatan lebih rendah ketika malam hari meski di musim panas. Alasannya karena suhu malam hari lebih rendah ketimbang siang.

  • Suhu Kulkas Lebih Stabil


Pada lemari es hemat Panasonic Prime Fresh NRBB211Q, dibekali oleh tiga jenis sensor ECONAVI. Sensor ini berfungsi mendeteksi penggunaan kemudian dianalisis mikroprosesor. Alhasil, frekuensi perputaran motor akan disesuaikan dengan kebutuhan. Meski begitu, suhu kulkas pun tetap dapat dijaga stabil.

Itulah fungsi inverter pada kulkas. Sekarang kamu menjadi lebih mengerti, kan? Pastikan untuk selalu memilih kulkas dengan inverter agar daya listrik lebih hemat. Dan suami saya sepertinya sudah paham mau beli lemari es yang seperti apa, sedangkan saya seperti biasa nggak banyak protes karena paham dia memang lebih mengerti...haha.

Setelah mengadopsi satu lemari es baru, kini saya harus memulai lagi aktivitas baru supaya bisa konsisten main food prep lagi. Karena jujur saja, sejak kemarin lemari es sempat rusak, saya jadi malas memulainya. Padahal, manfaat food prep ini banyak banget, selain hemat, bisa juga menjaga bahan makanan supaya lebih awet.

Btw, apa pertimbangan kamu saat hendak membeli lemari es baru? Apakah dilihat dari segi harga seperti wajarnya emak-emak yang suka banget nyari diskon..kwkwk. Atau justru mencari lemari es teknologi inverter supaya lebih hemat?

 

Comments

  1. kalau ibuku beli kulkas paling dipertimbangkan kudu dua pintu, atas buat es batu/bekuin daging, bawah buat buah2an.. dan mesti yg irit listrik, wkwkwk

    ReplyDelete
  2. Yang pasti kalau saya pilih kulkas yang hemat listrik, memang kalau energi paling besar dikeluarkan saat pintu dibuka tutup ya..makanya mama saya juga suka nasehatin jangan suka buka tutup kulkas.

    ReplyDelete
  3. Hehe, iya, Mbak...saya pun suka bawel kalau anak-anak main tutup buka kulkas seenaknya...

    ReplyDelete
  4. Bener.
    Pakai teknologi inverter jadi lebih hemat listrik!

    Salut gw mba. Itu kulkas penggunaanya gimana bisa 10 tahun.
    wkwkwkkw

    ReplyDelete