Top Social

Impian Traveling Mengelilingi Kota Malang Bersama Keluarga dengan Harga Gledek Tiket dari Tiket.com



Walaupun tinggal dan menetap di Jakarta, nyatanya saya adalah orang kelahiran Malang, Jawa Timur. Yup! Meski dibesarkan di Malang, rupanya saya belum pernah travaling di kota kelahiran saya sendiri. Miris dan bikin nangis bombay memang. Sejak kecil orang tua selalu membatasi gerak gerik putri bungsunya ini…hiks.

Saya terbiasa bermain hanya di rumah, paling jauh ke teras atau halaman bersama anak tetangga. Kadang saya harus melompat dari jendela karena semua pintu dikunci…haha. Saya tidak marah pada orang tua. Itu adalah cara mereka menjaga saya, anak gadis memang nggak boleh main keluar sembarangan. Mereka punya cara sendiri untuk mendidik putrinya. Dan sampai sekarang saya tidak pernah menyesali itu.

Saat masuk SMA, saya memutuskan masuk pesantren. Hanya pulang ketika libur lebaran dan ketika sakit saja. Semakin kurang piknik saja hidup ini. Hanya tahu halaman rumah dan pesantren. Itu saja selama bertahun-tahun, hingga akhirnya pangeran berkuda putih datang untuk melamar dan membawa serta saya pindah dan menetap di Jakarta.

Sudah hampir 10 tahun saya menetap di Jakarta. Ke Malang hanya menyambangi keluarga, ikut mudik seperti orang-orang merantau pada umumnya. Pengennya bisa main-main ke Malang, karena di sana banyak banget wisata menarik dan unik. Sayangnya, karena selalu pulang saat lebaran, ide buat traveling kayaknya hampir selalu mustahil kami wujudkan. Menguap begitu saja bersama angin.

Kami hanya sibuk berkeliling mengunjungi keluarga besar. Selebihnya melepas kangen bersama orang tua dan mertua. Impian buat traveling kandas sudah sejak bertahun-tahun silam. Nggak berani berharap terlalu besar. Kesibukan suami dan anak-anak yang sudah mulai sekolah membuat impian itu hanya sekadar impian. Sedih nggak, sih?

Kenapa harus memilih kota Malang sebagai destinasi liburan impian keluarga?

Foto: Pexels.com/Kun Fotografi
Kenapa bukan Jabodetabek saja? Kan lumayan lebih dekat dan hemat. Kalau sekadar keliling Jakarta dan sekitarnya, mungkin sudah lumayan lebih sering. Alasannya bukan karena suami suka ngajakin traveling, tetapi lebih karena sering diajakin jalan sama keluarga atau acara kantor…kwkwk. Memang nggak modal banget, ya?

Jadi, sempat terbesit keinginan buat traveling ke luar kota bersama keluarga kecil kami saja. Iya, hanya berempat bersama anak-anak saja, nggak ada campur tangan orang lain…kwkwk. Sudah pasti rasanya beda dong kalau harus jalan bersama rombongan atau hanya kami saja.

Lantas kenapa harus kota Malang?

1. Malang punya sejuta wisata menarik dan seru
Lebay banget sampai menulis angka sejuta? Apa pernah menghitung sebelumnya? Hihi. Nggak juga, sih. Tapi, kenyataannya wisata Malang semakin menjamur saja. Jumlahnya tak terhitung. Banyak banget terutama di kota Batu.

Destinasi wisata di Malang pastinya banyak pilihan, terutama yang paling nyaman buat anak-anak. Kita bisa memilih banyak lokasi yang cocok untuk mereka. Seru banget pastinya jika bisa mengunjungi Museum Angkut, melihat sunset di Bromo, dan seru-seruan di Jatim Park. Sedih banget sebagai orang yang lahir dan besar di Malang, melihat pintu gerbang Jatim Park saja tidak pernah…kwkwk.

2. Liburan sekaligus menyambangi orang tua
Kalau punya uang, ada waktu, memang lebih utama pulang ke Malang karena di sana kami bisa sekaligus menyambangi orang tua. Saya pribadi jarang pulang ke Malang kecuali saat lebaran. Alasannya seperti yang saya sebutkan sebelumnya, suami sibuk bekerja dan anak-anak mulai sekolah. Ketika anak-anak liburan kenaikan kelas, ayahnya ternyata belum libur…haha. Selalu terbentur jadwal yang kurang pas.

Kalau ada kesempatan, saya yakin suami bisa mengusahakan cuti beberapa hari. Jadi, nggak salah saya memilih Malang sebagai destinasi wisata dikarenakan saya bisa menyelam sambil minum air…kwkwk. Bisa traveling dan memberikan kejutan juga pada orang tua. Ini adalah keinginan sederhana seorang perantau yang nggak kenal jalanan ibu kota sebab baru tinggal dan menetap selama 10 tahun. Iya, baru 10 tahun, kok…haha.

3. Malang punya hawa sejuk
Jakarta dan Malang punya perbedaan cuaca yang cukup jauh. Saat baru pindah ke Jakarta, dermatitis saya kambuh parah. Butuh waktu hingga berbulan-bulan supaya bisa menyesuaikan kondisi cuaca ibu kota yang panasnya minta ampun.

Berbeda dengan Jakarta, di Malang cuacanya sejuk dan cenderung dingin. Bahkan kalau pagi dinginnya melebihi ketika menginap di puncak. Siap-siap saja bawa jaket tebal dan pakai baju berlapis *lebay!

4. Pengen traveling berempat
Sudah sejak lama saya dan suami berencana traveling hanya berempat. Seperti yang saya katakan sebelumnya, biasanya kami traveling bareng sama rombongan. Ini sudah bisa dipastikan alasannya. Kenapa selalu traveling bersama rombongan? Bisa jadi karena suami memang nggak mau keluar modal…kwkwk. Jadi, kita hanya liburan saat ada yang ngajakin saja. Manusiawi nggak, sih buat seorang istri?

5. Traveling sekaligus kopdaran
Ini mau traveling atau mau reunian? Haha. Karena didikan orang tua yang selalu membatasi saya sejak kecil, maka hingga sedewasa ini pun, saya tidak pernah berani pergi sendirian ke mana pun. Ya, kecuali ke tukang sayur atau swalayan dekat rumah…kwkwk.

Karena itu, kalau ada kesempatan pulang ke Malang selain lebaran, saya ingin kopdaran bersama teman-teman dan mengunjungi pesantren. Banyak sekali agenda yang tertunda disebabkan ketidakberanian saya untuk pulang sendirian ke Malang. Masa iya, kalau mau kopdaran harus bawa dua anak sama suami? Hiks. Kenyataannya memang begitu.

Jika ada agenda lain seperti traveling ke Malang, bisa saja saya mencari celah untuk bertemu teman-teman lama meski hanya sebentar.

6. Kuliner kota Malang selalu ngangenin
Sebagai penikmat kuliner kota Malang, rasanya nggak ada alasan yang lebih tepat untuk datang lagi ke sana selain mencicipi masakan khas Malang yang beragam. Rawon, cwi mi malang, dan nasi buk selalu bikin kangen. Nggak ada makanan seenak itu di Jakarta meski sudah keliling ke beberapa titik *sudah kayak kampanye saja…kwkwk.

Dengan #tiketcomotw semua menjadi lebih mudah

Foto: tiket.com
Gimana perasaan kamu saat tahu ada diskon hingga 50% untuk tiket pesawat atau hotel yang akan kamu gunakan saat traveling? Jangan tanya saya, sudah pasti akan senang banget. Harga gledek tiket pesawat atau hotel diskon hingga 50% bisa kamu dapatkan di aplikasi tiket.com saja, lho. Kapan lagi kita bisa traveling dengan hotel dan tiket pesawat harga promo seperti ini?

Online Tiket Week (OTW) bersama #tiketcomotw dengan harga gledek bisa berupa hotel domestik atau internasional, serta tiket pesawat. Mau nunggu apalagi, lekas pasang aplikasi tiket.com di smartphone kamu dan dapatkan harga gledek untuk wujudkan impianmu!

Sepertinya tidak ada alasan lagi untuk menunda traveling mengelilingi kota Malang bersama keluarga. Kalau kamu kapan traveling ke kota impianmu?

Salam,
2 comments on "Impian Traveling Mengelilingi Kota Malang Bersama Keluarga dengan Harga Gledek Tiket dari Tiket.com"
  1. Dengan harga Gledek, ke London mayan murah...:f

    ReplyDelete
  2. Malang juga salah satu wish list travellingku thn ini, mudah2an kesampean ke malang segera hehhee

    ReplyDelete

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Custom Post Signature

Custom Post  Signature