Kangen Makan Mi Ayam Abang-Abang? Ini, lho Resep Super Yummy yang Nggak Kalah Nikmat!

Thursday, May 21, 2020

Resep mi ayam abang-abang



Saat pandemi seperti sekarang, mustahil menemukan pedagang makanan keliling di komplek rumah. Mereka yang berjualan pakai gerobak seperti tukang ketoprak, lontong sayur, soto mi, bajigur, dll nggak bisa mengakses jalan. Semua jalan ditutup. Beberapa yang bisa lewat hanyalah warga saja. Masing-masing yang harus beraktivitas di luar punya kunci sendiri.

Sebenarnya, saat seperti sekarang, rasanya nggak nafsu makan macam-macam. Nggak kayak dulu, segala hal pengen dilahap dan di lidah memang enak. Sedangkan saat ini yang terjadi justru sebaliknya. Karena parno, prihatin, dan serba was-was, akhirnya merasa cukup dengan makanan seadanya yang penting bisa mengisi perut dan sehat.

Tapi, sekali waktu pasti kita kangen juga dengan makanan yang mungkin dulunya pernah difavoritkan, tapi sekarang sudah nggak bisa lagi menyantapnya karena adanya wabah covid-19 ini. Misalnya saja mi ayam.

Biasanya, kita senang membeli semangkuk mi ayam abang-abang, kan? Selain potongan ayam yang dibumbui rempah dan kecap manis, ada juga tambahan bakso dan tetelan sapi. Diguyur sambal, disantap panas-panas, wah masya Allah *lupa kalau belum Magrib...kwkwk.

Kalau nggak mungkin beli, kenapa nggak bikin aja daripada ngiler? Selain untuk mengisi perut, masak sendiri juga bisa jadi kegiatan menyenangkan bersama anak-anak yang hampir setiap hari mengeluh bosaaan...bosaaaan :(

So, saya yang gagal mudik memutuskan melakukan banyak aktivitas melibatkan anak-anak. Misalnya saja kemarin, saya membuat stik keju bersama anak-anak. Saya membuat 500 gram adonan stik keju. Ternyata nggak berasa banget bikinnya karena mereka rajin milin itu stik sampai habis...hihi. Saya pun happy karena toples kosong mulai terisi. Rencananya, saat ayahnya libur ngantor, kami mau bikin lidah kucing. Seru banget, kan?

Sambil nunggu ayahnya libur, hari ini saya memutuskan membuat mi ayam homemade. Jadi, bukan hanya topping aja yang bikin sendiri, mi-nya juga. Dan memang menggiling mi-nya ini yang bisa dilakukan bersama anak-anak. Mereka heboh banget rebutan mau memutar alat penggiling meski di awal agak berat, tapi setelah melihat hasilnya, mereka seneng dong...haha.


Resep mi ayam ini saya dapatkan dari dua resep berbeda. Untuk topping mi ayam + minyak ayam saya pakai resepnya ci Xander’s Kitchen. Dagingnya saya pakai daging ayam kampung ditambah cincangan daging sapi berlemak atau tetelan. Meski campur-campur dagingnya, tapi tetap rasa mi ayam, kok...kwkwk.

Sedangkan untuk resep mi-nya saya temukan di akun Instagram @icenguik. Katanya ini resep dari buku masakan yang ditulis oleh akun @restuutamidewi. Mi ini enak banget, kenyal, nggak gampang putus, dan pas digiling juga mudah dan bagus banget hasilnya. Pas nyoba direbus untuk menu berbuka tadi, sempat takjub dengan tekstur mi-nya. Karena sebelumnya pernah bikin juga, tapi susah banget digiling dan hasilnya biasa aja :(

Jadi, nggak nyesel nyoba resep ini. Yuk, cobain.

Bahan mi:


500 gram terigu protein tinggi (ex: cakra)

70 gram tepung sagu

3 butir telur

1 sdm garam

150 ml jus sawi hijau

Cara membuat mi:



  1. Masukkan tepung terigu, tepung sagu, telur, dan garam ke dalam baskom. Kemudian tuang air dari jus sawi yang telah disaring. Saya pakai satu ikat sawi yang dicampur dengan air kemudian dihaluskan dan disaring.

  2. Uleni sampai rata dan nggak lengket di tangan. Jadi, buat nyampur adonan ini butuh waktu beberapa menit dan sabar jangan ditambah air meski awalnya kayak agak kering, ya. Tetap sesuai sama ukuran aja.

  3. Setelah adonan tidak lengket, kita bisa ambil sebagian dan menggilasnya dengan gilingan mi. Harus diulang-ulang sampai adonan menjadi halus dan bagus. Baru dibentuk menjadi mi.

  4. Supaya nggak lengket, jangan lupa sering taburi adonan dengan tepung sagu.

  5. Lakukan hal yang sama sampai adonan habis. Kemudian sisihkan. Karena hasilnya lumayan banyak, sebagian saya bungkus dengan plastik satu per satu dan dimasukkan kotak kemudian disimpan di frezer.


Bahan topping:


1 ekor ayam kampung (saya mix daging ayam+daging sapi)

1 batang serai, memarkan

1 ruas jahe, geprek atau haluskan

3 lembar daun salam

3 sdm kecap (sesuai selera)

1 sdm kecap asin

1 sdt merica

Secukupnya garam dan gula pasir

Haluskan bumbu:


8 butir bawang merah

5 siung bawang putih

2 butir kemiri, sangrai

1 ruas kunyit

Bahan minyak ayam:


100 ml minyak sayur

Kulit dan lemak ayam

3 siung bawang putih, cincang halus


Cara membuat:


  1. Haluskan bumbu kemudian tumis. Masukkan daging ayam yang sudah dipotong-potong sesuai selera. Masukkan kecap. Kemudian tambahkan secukupnya air dan biarkan daging empuk. Sisihkan.

  2. Cara membuat minyak ayam: Panaskan minyak kemudian masukkan kulit ayam dan biarkan sampai kering, angkat. Masukkan cincangan bawang putih, masak dengan api kecil sampai bawang kering. Siap digunakan.


Penyajian:


  1. Rebus mi homemade hingga matang.

  2. Di mangkuk, masukkan 2 sdm kecap asin, merica bubuk secukupnya, dan 1 sdm minyak ayam. Masukkan mi dan aduk-aduk hingga rata.

  3. Tambahkan topping ayam di atasnya, Tambahkan sayuran dan acar. Sajikan

Resep mi ayam abang-abang



Voila! Mi ayam homemade pun siap disantap! Gimana, gampang banget, kan? Mi-nya juara banget, topping ayamnya juga enaaak. Bikinnya lumayan capek, tapi kalau seenak ini, rasanya terobatilah capeknya apalagi kalau serumah pada doyan :)

Membuat menu-menu favorit sendiri memang menjadi pilihan utama saat ini. Jarang banget beli menu matang di luar. Dan nggak tiap hari masak macam-macam begini, sebab lelahnya sangat terasa...kwkwk. Jadi, dibuat senang-senang aja, kapan longgar, bisa ajak anak-anak membantu sekalian.

Apa menu favorit yang pengen banget kamu coba buat di rumah selama pandemi ini? Yang nggak bisa kamu dapatkan karena kondisi sekarang yang serba sulit? Yuk, share ceritamu juga :)

Salam hangat,


Comments

  1. beruntunglah yang kalo masak jajanan rasanya teteup enak. saya tu sediih banget kalo udah pengen makan jajanan trus bikin sendiri, ternyata rasanya ambyar... duh

    ReplyDelete
  2. Duuuh tulisan ini beneran bikin lidahku bergoyang 😂😂 Sekilas kalau baca kok kayak gampang membuatnya ya. Tapi rasanya daku ga sanggup. Mau makannya aja. Enak nih mie nya maknyus kelihatannya.

    ReplyDelete
  3. Itu gilingan mienya beli di mana mbakku? Berarti ada 2 jenis makanan yang saya mau nyobain darimu mba dan semua serba hijau hahaha. Mie ayam ini sama kue yang hijau itu 😁

    ReplyDelete
  4. Salut sama Mbak Muyass. Rajin banget buat sendiri. Itu warna hijau mie dari jus sawi berarti, ya? Kelebihan bikin makanan sendiri dijaman aman Karena ngolah sendiri, bersih, dan bisa bikin banyak buat sekeluarga. Trims sharing dan resepnya, Mbak

    ReplyDelete
  5. Bikin ngiler banget sih makanan-makanan dari Mbak ini hehe. Pengen nyobain juga bikin mie sendiri, tapi kudu beli gilingan mie dulu sih wkwkw. Mie Ayamnya dari tampilannya saja sudah menggugah selera XD

    ReplyDelete
  6. Wah nyummynya bisa bikin mie homemade. Cara buatnya keliatannya mudah ya Mbak eh tapi saya belum punya alat gilingan mie padahal pengen coba buat juga.

    ReplyDelete
  7. YA AMPUNNNN INI MAKANAN KESUKAANKUUU...

    Abis baca ini kok jadi pingin punya alat buat bikin mie. 😍😍😍

    ReplyDelete
  8. Salut aku sama mba ih.
    Bikin mie juga.

    Kalau aku mah tim beli saja, mba, hahaha.
    Favoritku, pakai topping jeniper, bawang goreng yang banyak, sambal dan kecap manis.
    Hmmm, yummy!

    ReplyDelete
  9. Duuh liat postingan ini semakin tinggi hasrat ingin menyantap mie ayam. Saat ini memang agak sulit mendapati yg berjualan seperti sebelumnya
    Dengan segala nya yg homemade lebih tau takaran kehigienisan nya ya

    ReplyDelete
  10. Waaaaaahhh akhirnya nemu resep mie ayam yang simpel!

    Sejak WFH jadi seneng masak, jadinya sering cari-cari resep deh. Makasih resepnya, mbak!

    ReplyDelete