Baru Nikah dan Nggak Jago Masak? Pakai Yummy App Aja. Bantu Kamu Membuat Menu Favorit di Meja Makan

Monday, May 25, 2020

Yummy Aplikasi



Baru nikah dan nggak jago masak? Kayaknya masalah ini dialami oleh hampir semua wanita yang baru saja melangkah ke jenjang pernikahan. Happy dong bisa menikah dengan orang yang kita cintai, bisa pindah ikut suami merantau ke luar kota, dan pastinya belajar mandiri jauh dari orang tua. Tapi, ternyata kehidupan baru setelah menikah nggak selalu mudah. Begitu juga yang saya alami selama ini.

Menikah di usia 19 tahun membuat saya serba nggak jago dalam mengurus rumah, termasuk mengolah resep di dapur. Sejak SMA harus menyelesaikan pendidikan di pesantren hingga D1. Empat tahun nggak pernah belajar masak, karena kegiatan di pesantren yang cukup padat, semua santri nggak boleh masak sendiri, khawatir mengganggu waktu belajar. Paling-paling kami memasak mi instan dengan teko listrik atau menyetrika roti isi cokelat supaya menjadi roti bakar...hihi. Konyol banget, ya?

Namun, aktivitas yang sama selama bertahun-tahun membuat saya benar-benar nggak jago di dapur. Pas nikah dan pindah ke Jakarta, saya kagok banget mau masak apa untuk suami. Apalagi si Mas ini termasuk orang yang pemilih banget, rasanya stres dan putus asa tiap mau masak. Khawatir nggak dia sentuh, khawatir hanya di-endus doang...haha.

Saya sudah berusaha semaksimal mungkin, nyobain resep ini itu, supaya kemampuan memasak meningkat, mulai dari nanya resep andalan Ibu, membeli buku-buku resep, sampai nyoba-nyoba resep baru dari internet. Tapi, rata-rata nggak bener hasilnya. Resepnya udah sama persis, tapi kalau Ibu yang bikin, si Mas doyan banget tanpa protes. Pas istrinya yang masak, dilihatin doang, nggak semangat makan. Yasalam, benar-benar bikin patah hati :D

Saya pikir, memang ada banyak hal nggak bisa dilakukan dengan instan, salah satunya memasak. Harus sering-sering nyoba, harus sering gagal kalau mau tahu tip berhasilnya seperti apa, harus sering belajar sambil melihat video masakan dari ahlinya karena banyak resep-resep beredar di internet kebanyakan hanya hasil copy paste saja.

Jangan Takut Gagal



Yups! Nggak usah takut gagal ketika pertama kali mencoba resep-resep baru. Karena dari kegagalan itulah kita bisa belajar untuk membenahi apa yang salah. Misalnya saat pertama kali belajar membuat roti sendiri, nggak kehitung berapa kali adonan roti saya bantat, nggak matang di dalam walaupun bagian luarnya udah keemasan, pas diangkat mimpes ngenes...hiks. Nggak kehitung berapa kali rotinya keras dan nggak layak makan. Padahal udah bikin sesuai aturan resep, lho.

Pernah suatu hari saya memanggang roti hingga tengah malam, sekitar jam 12 malam. Karena harus nunggu bayi tidur dulu. Tapi, pas diangkat ternyata dia nggak matang sempurna. Waktu manggangnya udah pas, suhunya udah benar, entah apa yang salah akhirnya gagal lagi dan lagi. Kebayang capeknya, apalagi dulu masih ngulen pakai tangan dengan kondisi saya masih punya baby.


Tapi, gagal sekali bukan berarti kita akan gagal selamanya. Saya pun belajar lebih tekun untuk membuat roti supaya empuk dan layak dimakan oleh si Mas dan anak-anak. Dan voila! Setelah beberapa kali gagal dan nggak kehitung berapa kali pengen nangis...haha, akhirnya berhasil juga dong membuat roti yang beneran disukai banyak orang. Sampai-sampai ada yang mau order untuk kedai roti bakarnya *auto terharu.

Masaknya Harus Happy!



Hampir semua orang mengatakan bahwa memasak ketika mood baik sangat berpengaruh dengan hasilnya nanti. Masak sambil kesel dan bete bakalan ngerusak menu yang kita buat. Ya, hasilnya nggak akan maksimal. So, buatlah kegiatan memasak sebagai salah satu hiburan dan me time buat kita sebagai seorang istri terutama yang jarang beraktivitas di luar rumah atau bagi seorang Ibu Rumah Tangga seperti saya.

Kalau nggak pintar-pintar mengatur mood, semua aktivitas bakalan ambyar. Mulai dari ngurus kerjaan rumah, ngurus anak, memasak pun sama. Dan koentji dari kebahagiaan rumah tangga seseorang salah satunya ada di tangan kita.

Me time nggak harus ke salon dan belanja ke mall, memasak di dapur pun bisa jadi salah satu hal menyenangkan tergantung bagaimana kita menjalaninya.

Setelah capek ngulen adonan roti dan memangganggnya di oven, saya bahagia ketika anak-anak dan Mas menyukai roti buatan saya. Rasanya nyess banget di hati. Adem mirip ubin masjid...haha. Kebayang dulu saya yang selalu gagal masak, sekarang bisa membuat roti favorit keluarga di rumah :)

Cari Resep-resep Andalan dan Terbukti Antigagal



Nggak semua resep layak dicoba. Karena sebagian nggak diperuntukkan bagi pemula. Dulu, saya sering nyobain resep dari sumber nggak jelas. Kebanyakan gagal karena belum tentu yang nulis resep pernah nyobain juga. Bisa jadi dia memang hanya copy paste, kan? Akhirnya kita ikutan gagal juga :(

Setelah sekian lama bergelut dengan tepung dan rempah di dapur, saya baru sadar bahwa nggak semua resep yang beredar di internet layak kita coba. Hanya resep-resep tertentu saja yang bisa kita praktikkan di rumah.  Misalnya dari penulis yang sudah kita kenal di sosial media, sudah beberapa kali kita coba juga resepnya dan terbukti antigagal terutama buat pemula.

So, nggak ada alasan bermalas-malasan di dapur jika sudah menemukan resep yang terpercaya, cukup ikuti takaran bahan dan aturan membuatnya. Insya Allah, hasilnya memuaskan, tinggal diulang-ulang saja, kok :)

Pakai Yummy App, Aplikasi Memasak yang Resepnya Sudah Jelas Teruji



Pernah nonton video masak dari akun Instagram @yummy.idn? Selain bikin ngiler, ternyata resep-resep yang disajikan nggak asal, lho. Jelas teruji dan pastinya banyak ide menarik yang bisa kita dapatkan di sana. Biar nggak mati gaya waktu masak, supaya belajar memasak jadi lebih menyenangkan karena bisa melihat prosesnya langsung lewat video yang disediakan.

Bagi yang belum tahu, Yummy juga tersedia dalam bentuk aplikasi, lho. Yummy App bisa kamu temukan di Play Store. Apa saja kelebihan dan keunggulan Yummy App?

  • Kita bisa memakai fitur memasak, di mana akan ada rekomendasi resep sesuai dengan bahan-bahan yang tersedia di kulkas. Emejing banget, kan? Solusi saat mati gaya :D

  • Yummy App menyediakan rekomendasi menu khusus yang bisa kamu coba. Misalnya, menu-menu inspirasi selama bulan Ramadhan seperti kue kering untuk menyambut lebaran, menu takjil, menu sahur, resep andalan untuk meningkatkan imunitas di tengah pandemi, dll.

  • Ada juga resep-resep terpercaya dari komunitas Yummy yang telah di-review sebelum diterbitkan. Jadi, nggak ada alasan salah milih resep ketika menggunakan Yummy App, ya!

  • Melihat resep sambil nonton video masaknya? Yups! Buat saya ini merupakan salah satu kelebihan yang belum disediakan oleh aplikasi serupa. Apalagi buat orang-orang di zaman secanggih sekarang, yang lebih suka melihat proses memasaknya secara langsung lewat video ketimbang hanya membaca step by step-nya. Malah kadang nggak teliti baca resep dan akhirnya gagal...hiks. Berbeda ketika kita bisa nonton videonya langsung.

  • Menerbitkan resep dan dapat fee? OMG! Saya pikir ini hanya bercandaan seorang teman. Ternyata beneran, resep-resep yang berhasil diterbitkan di Yummy App dihargai dengan rupiah, lho. Bukankah pekerjaan yang menyenangkan adalah hobi yang dibayar? Hihi. Udah happy bisa masak dan berbagi dengan komunitas Yummy, masih dibayar pula. Siapa bisa nolak?

  • Banyak event memasak berhadiah jutaan rupiah. Auto lari ke dapur dan memasak hingga seharian ya kalau bisa dapat uang jajan dari Yummy App? Hihi.

  • Yummy App menyediakan fitur komunitas dan grup khusus sehingga kita bisa berinteraksi dengan lebih mudah dan mengetahui update event terkini. Belum ada aplikasi yang menyediakan fasilitas selengkap ini.

  • Fitur filter harga pun tersedia di Yummy App. So, kita bisa mencari resep sesuai dengan budget. Memudahkan banget, ya?

  • Kamu bisa mencoba resep-resep andalan dari chef profesional dengan mengikuti akun official mereka, lho. Misalnya ada chef Arnold, dll.


Banyak banget keunggulan dari Yummy App, ya? Mulai sekarang, nggak perlu pusing lagi mencari menu MPASI, menu khusus buat ibu hamil dan menyusui, hingga menu-manu favorit lainnya. Kamu bisa cari langsung di Yummy App dan cobain resepnya.

Saya sudah punya aplikasinya dan merasakan manfaatnya. Giliran kamu, nih yang katanya pengen jago di dapur tanpa harus gagal berkali-kali :)

Salam hangat,

Featured image: Photo by Marta Dzedyshko on Pexels

 

Comments

  1. Jadi inget pas awal-awal nikah, nggak tahu gimana harus masak 😄. Untungnya nyimpen catatan resep ibuk rahimahallah. Sekarang mah tinggal buka aplikasi xixixi

    ReplyDelete
  2. Coba aplikasi ini udah ada 13 tahun lalu. Pasti saya terbantu belajar masaknya. Sampai sekarang ngga bisa masak euy! Kalau sekarang baru belajar ngga papa juga kali ya. Kan lebih baik terlambat daripada enggak. Hehe.

    ReplyDelete
  3. Memasak itu bagi sebagian orang tampaknya gampang banget, tapi giliran dicoba sendiri, rasanya jauh dari ekspektasi dan memang bikin lelah hati.
    Untung sekarang ada aplikasi Yummy yg resep masakannya anti gagal ya, mba.
    Siap di download jg.

    ReplyDelete
  4. Sebagai mamak milenial saya merasa terbantu sekali dengan aplikasi resep seperti Yummy App ini. Sudahlah kami merantau jauh dari ortu, enggak jago masak pula saya-nya,hehehe. Ada orang yang biasa nanya ke ibunya cara masak sesuatu, kalau saya lebih sering ngintip aplikasi resep karena lebih cepat dan praktis. Setelah 6 tahunan nikah saya yang tadinya enggak bisa masak sama sekali, jadi jago lho... paling enggak di mata suami dan anak-anak, hihi

    ReplyDelete
  5. Wah, jangankan yang baru nikah, aku aja yang udah nikah hampir 20 tahun, urusan masak masih newbie. Boleh-boleh nih kayaknya install Yummy App ini. Kepengen bisa masak ini itu. 😍

    ReplyDelete
  6. Wah, Yummy app mmg aplikasi masak terkini yg memudahkn having fun di dapur y kak. Kayaknynabis ini sy mau menantang diri sndri untuk lbh lama bikin eksperimen di dapur nih. terima kasih ulasanny kak Muyass🌷😻

    ReplyDelete
  7. Kalau menurut saya, aplikasi kaya begini membantu banget lho, mau masah apa bisa langsung searching, gak capek buka banyak buku masak hehe

    ReplyDelete