Resep Chewy Brownies

Wednesday, November 8, 2017

Assalamualaikum…Alhamdulillah sedang kena serangan flu berat. Kemarin belum sempat posting resep satu ini karena saya pergi seharian dan memilih istirahat nggak begadang atau kondisi tubuh semakin drop kalau memaksa menulis malam-malam setibanya di rumah.

Kalau kondisi tubuh sedang tidak sehat, mending banyakin istirahat daripada malah semakin parah. Apalagi jika memaksa begadang, kan? Nggak bisa dipaksain walaupun masih banyak hal yang ingin dikerjakan. Mesti mengalah pada fisik dan kondisi tubuh, iya, tubuh juga punya hak buat istirahat. Jangan diforsir.


Kadang, kita gampang sakit juga karena terlalu capek dan males menjaga kesehatan. Saking banyaknya kerjaan, sampai lupa istirahat. Minimal tidur malam harus cukup. Karena tidur atau istirahat di malam hari nggak bisa digantikan dengan tidur di pagi atau siang hari.


Dulu, saya pikir, kalau begadang, siangnya bisa sekalian istirahat mengganti tidur malam yang kurang. No, nyatanya nggak boleh begitu. Semua harus dikerjakan seimbang atau kita sendiri yang rugi karena jadi lebih gampang sakit. Walaupun hanya sakit flu ringa, tetap saja sangat mengganggu jiwa dan raga...haha.


Daripada lama-lama, yuk ah cerita lagi resep yang mau saya share kali ini. Nah, beberapa hari kemarin sempat ramai foto-foto brownies yang ada shiny crust-nya. Penasaran banget pengen gigit satu aja, he. Sayangnya belum sempat membuat karena saya tidak punya stok coklat di rumah.


Saat belanja bulanan, sengaja saya mengambil coklat batangan buat dibikin brownies. Nah, kemarin akhirnya saya buat juga dan hasilnya alhamdulillah keluar shiny crust-nya. Cantik dan enak banget dimakan.


Katanya sih, si shiny ini bakalan muncul jika perbandingan gula dan coklatnya lebih banyak ketimbang tepung yang dipakai. Resepnya saya pakai milik ci Erlina Lim yang dishare oleh mbak Indry Hapsari di Cookpad. Saya juga menambahkan coklat batangnya lebih banyak sekitar 200gr dari resep asal hanya 150gr.


Penting perhatikan tips supaya shiny crust-nya keluar, ya.

·         Komposis DCC dan gula lebih banyak daripada tepung

·         Saat mengocok telur dan gula, gulanya harus benar-benar larut, ya.

·         Setelah adonan dituang ke dalam loyang, diamkan beberapa saat. Saya diamkan sekitar 5 menit sebelum dimasukkan oven.


Bahan:

150gr dark chocolate

50gr butter

40ml minyak goreng

2 butir telur

150gr gula halus


Campur rata:

100gr terigu serbaguna

35gr coklat bubuk


Cara membuat:

·         Lelehkan DCC, butter dan minyak dengan cara ditim. Saya merebus air dan menaruh piring di atasnya atau bisa juga dengan menaruh panci lebih besar di atasnya dan digunakan sebagai tempat melelehkan DCC.

·         Kocok telur dan gula sampai gula benar-benar larut dengan wisk. Kocok sampai lengan berotot..he.

·         Masukkan campuran DCC yang telah meleleh ke dalam kocokan telur, aduk rata. Masukkan juga terigu dan coklat bubuk sambil diayak. Aduk rata dan hasil adonan menjadi berat. Jangan over ngaduknya, ya. Yang penting rata.

·         Tuang adonan ke dalam loyang yang telah dioles margarin tipis kemudian diberi alas kertas roti di atasnya. Tuang adonan dan beri topping sesuai selera. Bisa memakai kacang panggang, almond slice, chocolate chip atau oreo. Diamkan sekitar lima menit sebelum dimasukkan ke dalam oven.

·       Sebelum memanggang, panaskan oven minimal 10 menit sebelumnya. Panaskan oven dengan suhu 150’C. Panggang adonan selama kurang lebih 25 menit atau sesuaikan dengan oven masing-masing. Saya juga kemarin agak lama, sekitar 35 menit. Semua tergantung dari ovennya masing-masing, yaa.

 
Alhamdulillah, shiny crust-nya keluar cantik. Tunggu dingin dan potong-potong, yaa. Rasanya pas banget di lidah. Selamat mencoba, semoga bermanfaat…^^

Comments

  1. Brownis.. My fav!
    Udah setahunan kayanya saya gak baking. Maklum bakingnya based on mood 😄😄

    Liat resep ini jadi pengen baking lagi. Tapi maleeesss nurunin oven 😭

    Btw terimakasih resepnya mbaaak.. Ijin save ya 😊

    ReplyDelete
  2. Hihi, ovennya jangan disimpan mbak, biar nggak ada alasan malas keluarinnyaa..hihi. Sama-sama mbak, terima kasih juga sudah mampir yaa :)

    ReplyDelete
  3. Pengen bisa masak-masak kue gini.
    Belum punya oven. Anak-anak dah sering memprovokasi emaknya buat beli oven supaya bisa bikin kue. Tapi sampai sekarang belum kesampaian

    ReplyDelete
  4. Wah, sayang banget. Ayo cepat beli oven, Bun! *kompor :D

    ReplyDelete
  5. Bookmark dulu sapa tau nanti2 buth :)

    ReplyDelete
  6. Iya pernah bikin tapi shinynya ga keluar. Nti coba tipsnya deh

    ReplyDelete
  7. Jadi pengen coba rasa brownis seperti yang mba coba hehehe.

    ReplyDelete
  8. Duhhh kusuka brownies, jadi pengen bikin lagi

    ReplyDelete
  9. Wow, fotonya bikin laper mba..hehe
    Aku belum pernah bikin kur karena ga punya oven. Semoga suatu hari aku jg bisa pinter bikin kue kayak mba ya

    ReplyDelete
  10. Pagi-pagi baca ini jadi ngedadak laper. Bikin ah.

    ReplyDelete
  11. Amiin, saya juga nggak pinter2 banget bikin kue mbak, nekat aja mah..hehe

    ReplyDelete
  12. Asal jangan baper aja ya mbak..hehe

    ReplyDelete
  13. Noted. Jadi sebaiknya perbandingan coklat dan tepungnya lbh dibanyakin tepungnya ya mbak, biar mengkilat dan menggoda untuk dimakan hehe TFS resepnya :D

    ReplyDelete
  14. Terbalik mbak, dibanyakin coklat dan gulanya ketimbang tepungnya... :D. Sama2 mbak..selamat mencoba..

    ReplyDelete