Seberapa Pentingkah Mengikuti Kelas Menulis Online?

Thursday, October 21, 2021

Seberapa Pentingkah Mengikuti Kelas Menulis Online?


Akhir-akhir ini saya lumayan sering ikut kelas menulis lagi. Alasannya, pengin nyoba-nyoba lagi menulis cerita anak yang sudah lama saya tinggalkan. Biasanya, saya lebih aktif menulis buku-buku motivasi remaja. Namun, sejak saya menjadi ilustrator, keinginan untuk menulis sekaligus membuat ilustrasi sendiri tumbuh lagi. Sudah seperti rumput yang disirami hujan, jadi lebat dan begitulah…Intinya masih pengin banget mewujudkan keinginan saya yang satu ini.


Kelas-kelas online yang saya ikuti harganya beragam. Mulai dari angka puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Memang, mesti menyisihkan uang khusus untuk ikutan kelas. Namun, ilmu yang akan kita dapatkan saya rasa nggak bisa diukur dari harga yang sudah kita bayar. Lebih besar dari itu apalagi kita benar-benar memanfaatkannya dengan baik.


Kelas menulis online itu waktunya lebih fleksibel. Bulan ini, saya sedang ikut kelas menulis bersama Pak Joko dari Elex Kidz. Kelas menulis buku antologi bertema motivasi yang nantinya akan diterbitkan di sana juga. Menulis cerpen anak sudah lama tidak saya lakukan. Ibaratnya, kalau jarang nulis tema-tema serupa, seperti balik lagi dari nol. Itulah pentingnya tetap istikamah menulis. Dan saya sering gagal di sini…kwkwk.


Lumayan berat memulainya lagi. Bahkan mesti revisi karena tema yang saya ambil terlalu menyedihkan…kwkwk. Tapi, nggak masalah, belajar menulis katanya memang seumur hidup. Sudah kayak pernikahan saja, ya? Hihi. Mesti dikerjakan sesering mungkin walaupun nggak harus setiap hari. Seperti kata Bu Arleen A, beliau nggak setiap hari menulis buku. Namun, bukan berarti beliau meninggalkan dunia menulis. 


Apa saja manfaat mengikuti kelas menulis online? Apakah sepadan dengan biaya yang dikeluarkan? 


Memotivasi Diri

Ikut kelas menulis online pasti bisa memotivasi diri kita supaya tetap bersemangat melanjutkan naskah. Apalagi jika ada target mesti menyelesaikan sekian cerita. Tanpa itu, orang-orang yang masih belum istikamah menulis akan kesulitan sekali menemukan semangatnya. 


Contohnya saya, karena kelamaan membuat ilustrasi, waktu menulis saya jadi berkurang. Inilah salah satu alasan kenapa saya masih ikutan kelas menulis. Walaupun sudah punya buku solo, saya tetap bukanlah penulis sempurna yang bisa nulis sambil merem…kwkwk. Saya merasa masih harus lebih banyak lagi belajarnya. Dan itu bisa saya mulai kembali dengan ikut kelas menulis. 


Belajar Itu Tidak Ada Habisnya

Jangan mudah berpuas diri atas semua pencapaian yang sudah diraih. Karena bagi yang mau belajar, makin banyak belajar, makin terasa bahwa masih banyak hal yang belum kita ketahui. 


Sebenarnya, saya malu kalau mau daftar kelas menulis karena adminnya selalu menertawakan saya sambil bercanda. Ngapain ikutan kelas? Nggak salah? Kan, sudah punya buku?


Jangan terlalu tinggi menilai saya. Saya juga sama seperti yang lain, masih butuh belajar lagi dan lagi. Meskipun buku saya sudah lumayan banyak, saya masih tetap senang ikut kelas-kelas menulis apalagi untuk genre yang masih belum sepenuhnya saya kuasai. Dan saya bersyukur karena masih mau belajar sampai usia setua ini…kwkwk. masyaallah.


Kembali Menulis

Saya merasa, kesibukan saya membuat ilustrasi benar-benar menyita waktu saya untuk menulis naskah. Saya yang dulunya hanya mengerjakan naskah buku, kini harus terpecah fokusnya dengan membuat ilustrasi. Adanya kelas menulis membuat saya kembali ke jalan yang benar…kwkwk. 


Sampai sekarang, saya masih berpikir bahwa mengikuti kelas menulis nggak akan merugikan. Meskipun keluar biaya yang lumayan banyak, tapi ilmunya akan tetap kita pakai selamanya. Awet. Nggak seperti ketika kita jajan bakso yang setelah selesai dikunyah akan lenyap…kwkwk.


Menulis dan membuat ilustrasi memang akan terus saya kerjakan. Butuh waktu yang lumayan panjang untuk membuat gambar, tapi juga butuh fokus ketika menulis naskah. Semoga dua hal ini bisa terus saya kerjakan. Memilih salah satunya mungkin akan meringankan, tapi keinginan saya bukan itu. Penginnya ya bisa ngerjain dua-duanya dan itulah yang saya harapkan sampai sekarang.


Yuk, ah lebih semangat lagi ngerjain naskah dan ngerjain ilustrasinya. Usaha yang sungguh-sungguh tentu tidak akan mengkhianati hasil. Apa yang kita perjuangkan, tentunya akan berbuah manis di kemudian hari. Terus berpikir positif dan tetap fokus dengan impian serta target. 


Salam hangat,


Comments