Holla!

Bagi sebagian orang, cantik itu haruslah berhidung mancung, punya bibir merah, mata belok dan punya bulu mata yang lentik. Selain kecantikan wajah, orang sering sekali berasumsi bahwa wanita cantik itu haruslah berkulit putih dan punya tubuh tinggi bak seorang model. Jika ada wanita yang tidak memenuhi kriteria tersebut, semua sepakat mengatakan bahwa dia tidak cantik!

Sayangnya, kamu harus tahu bahwa semua wanita itu cantik dan berhak disebut cantik. Cantik itu bukan semata soal fisik. Beberapa hal ini mungkin bisa bikin kamu sadar diri bahwa kecantikan paras itu bukan segalanya. Dan tentu saja, tak punya paras cantik bukan berarti dunia kamu akan berakhir!

Jika merasa tidak cantik, yang penting kamu sudah jadi orang baik

Foto: pexels.com


Membangun diri sendiri menjadi sosok yang cantik dari dalam itu jauh lebih mengesankan ketimbang sibuk mempercantik paras dan fisik. Kebaikan hati tidak pernah bohong. Orang yang baik tentu tahu cara memperlakukan orang lain, dia paham bagaimana menghargai, menjadi pribadi yang murah senyum serta ramah tentu akan jauh lebih penting dari hanya sekadar cantik fisik saja.

Dan kamu pasti setuju jika sosok yang selalu berpikir positif dan senang menolong sahabatnya patut dicintai. Jadi, masih berpikir bahwa cantik paras adalah segalanya?

Kurang cantik tetapi kelebihanmu menyempurnakan segalanya

Foto: pexels.com


Cantik paras saja tidaklah cukup menjadikanmu orang yang bahagia. Selain kecantikan hati, kamu juga patut beryukur atas semua kelebihan yang sudah Allah berikan. Termasuk kecerdasan, pribadi yang baik atau bahkan bakat yang tak dimiliki orang lain.

Janganlah fokus pada fisik, lihatlah kamu punya sesuatu yang jauh lebih berharga daripada sekadar cantik paras yang pada masanya akan memudar.

Bakat yang kamu miliki bisa menjadikanmu sebagai pribadi yang patut dibanggakan. Kerja keras dan berpikir positif akan mengantarkanmu menjadi sosok yang luar biasa mengagumkan.

Bersyukur membuatmu lebih kaya!

Foto: pexels.com


Kamu pasti juga tahu, siapa yang tak pandai mensyukuri hal-hal kecil di dalam hidupnya, mustahil bisa bersyukur atas karunia yang lebih besar. Termasuk soal cantik fisik. Bersyukur punya hidung pesek daripada tidak punya hidung? Hm, mungkin ini terdengar konyol! Tetapi apakah kamu pernah membayangkan ternyata ada lebih banyak orang yang kurang sempurna fisiknya tetapi mereka mampu berprestasi.

Bahkan cacat fisik bukan alasan untuk mengeluhkan nasib. Lalu, sudah sampai mana kita bersyukur? Tidakkah kulit sawo matang yang kamu miliki juga secantik mereka yang berkulit putih? Bahkan jauh lebih eksotik!

Bersyukur, yuk!

Punya paras cantik juga ujian, tak cantik pun sama diujinya

Foto: pexels.com


Yang punya paras cantik juga pasti diuji. Apakah kamu mampu beryukur atau malah kufur dengan nikmat Allah satu ini?

Yang punya paras cantik bisa jadi sombong, sedangkan yang punya wajah pas-pasan sering mengeluh. Bukankah hal semacam ini nyata adanya, ya?

Operasi plastik jadi salah satu cara untuk mengubah ciptaan Allah yang sudah ada, padahal meski telah operasi, hati belum tentu bahagia. Bahkan diketahui secara psikologis, orang yang melakukan operasi plastik cenderung tidak merasa puas dan akan melakukannya lagi dan lagi. Sampai-sampai dokter mengatakan pasien seperti ini sudah tidak waras.

Percayalah, punya paras cantik atau tidak, semua tergantung bagaimana kita menyikapinya. Bahagia itu kita yang ciptakan, bukan orang lain. Yuk, bersyukur dan jangan lupa tersenyum.
View Post

Holla, Teman-teman!

Alhamdulillah, bahagia bisa berjumpa lagi dengan bulan Ramadan. Bersyukur karena masih diberi umur panjang dan menikmati Ramadan dengan suasana yang sangat kental khas Indonesia banget. Melihat kondisi di luar, sudah semestinya kita ikut sedih dan prihatin atas nasib yang menimpa saudara kita baik di Timur Tengah serta di daerah lain seperti tragedi yang menggemparkan Surabaya kemarin.

Setiap bulan Ramadan tiba, bukan hanya bahagia menyambutnya karena bisa melaksanakan ibadah yang menjadi rukun Islam ketiga, tetapi juga mengingat perjuangan melahirkan si bungsu yang Ramadan tahun ini akan genap berusia 3 tahun.

Dia lahir pada tanggal 22 Ramadan, karena itulah namanya berakhiran KAMDARA yang berarti Kamis dua dua Ramadan. Duh, lucu namanya, ya.. J Itu nama pemberian dari ayahnya yang selama seminggu bersemedi…kwkwk.

Foto: pexels.com

Kelahiran si adek sungguh berbeda dengan si sulung. Sebelum melahirkan, jauh-jauh hari sering banget kontraksi palsu sampai sering mengira akan melahirkan saking sakitnya dan kram perut. Dan akhirnya, malam itu saya merasa akan melahirkan meski nggak terlalu yakin. Masih berpuasa dan tetap berbuka dengan santai karena kontraksi belum terlalu terasa. Tapi, sudah siap-siap makan telur rebus beberapa, khawatir saya kehilangan tenaga. Ini pesan ibu banget sejak anak pertama. Karena beliau pernah mengalami kekurangan tenaga saat mau melahirkan, malas makan dan tidak dipaksa. Ujung-ujungnya susah saat hendak mengejan.

Jadi, setiap akan melahirkan, saya selalu merebus telur beberapa. Bisa telur ayam kampung. Dan saya masih enak makan dong secara saya belum terlalu terasa sakitnya. Kalau masih muat, minum susu juga segelas..hehe J

Setelah tarawih, semakin terasa deh kontraksinya. Dibawa berjalan dan lama-lama ngantuk juga. Capek, tiduran, ketiduran dan bangun lagi. Sampai akhirnya pukul sepuluhan sudah mulai keluar flek. Pukul 11 malam akhirnya memutuskan ke rumah sakit. Sebelum berangkat, satu tas berisi segala keperluan tak lupa dibawa. Tas ini sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Meski kata orang dulu pamali, tetapi saya selalu mempersiapkan ini. Saya tinggal berdua dengan suami di Jakarta. Orang tua serta mertua ada di kampung halaman. Sebelum melahirkan kami tidak pernah mengabari karena khawatir mereka justru lebih panik daripada kami yang merasakan. Jadi, segala keperluan selalu saya siapkan jauh-jauh hari. Sebab kami sadar hanya akan menjalaninya berdua saja.

Saya menyempatkan membawa kotak bekal berisi nasi dan lauk untuk sahur suami. Masih ingat dan sempat? Malah masih beberes dapur karena akan ditinggal beberapa hari. Setelah itu kami berangkat mengantar si sulung dititipkan di rumah budhe. Langsung, di tengah gerimis kami pun menuju rumah sakit yang tak jauh dari rumah.

Masuk UGD dan mulai terasa nggak keruan mulesnya. Yang paling terasa punggung mau patah. Cukup lama suami mengurus administrasi, saya sendirian di ruang UGD. Kesepian..hehe. Sambil meringis menahan ngilu.

Tak lama kami pun pindah ke kamar bersalin. Saya masih berharap bisa berjalan-jalan seperti saat akan melahirkan si sulung. Toh masih buka 3 atau 4 waktu itu. Tetapi, ternyata setelah berganti pakaian, mau ke kamar mandi saja tidak kuat berjalan. Masya Allah sudah sangat sakit dan bertubi rasanya.

Jadi, untuk menghemat tenaga, saya pun hanya berbaring. Sambil melakukan CTG, ternyata kondisi bayi kurang bagus. Dokter memutuskan harus diinfus gula. OMG! Saya takut dong kalau kena jarum..hiks. Nangis deh waktu suster masukin jarum infus. Nggak enak banget. Mungkin karena kondisi saya berpuasa, jadi terbawa juga sama si bayi.

Zaman si sulung lahir, saya tidak kena infus. Aman karena jalan-jalan sepanjang usai salat Isya hingga jam 10 malam dan bukaan 8. Sedangkan saat si bungsu mau lahiran, asli saya ada di kamar. Tiduran dan kesakitan.

Sekitar pukul setengah 3, dokter kandungan saya sudah ada di sana. Bukaan masih belum lengkap. Tapi saya sudah tidak kuat mau mengejan. Nggak dibolehin. Ketuban saja belum pecah dan akhirnya dipecahin oleh suster. Ngeri sih ngebayangin gimana nih rasanya ketuban dipecahin, ternyata nggak ada rasanya sodara-sodara.. J

Dan skip ketegangan, akhirnya lahirlah si bungsu yang ternyata tidak langsung menangis kala itu. Hari bahagia harus ditunda sementara. Diketahui leukositnya sangat tinggi. Diputuskan injeksi antibiotik untuk mencegah sepsis.

Setelah IMD, adek diobservasi oleh dokter di ruang perawatan. Rasanya kok aneh, ya? Biasanya saya sudah menggendong bayi, tiba-tiba hari itu tidak. Suami akhirnya makan sahur dengan bekal dari rumah, ending yang nggak nyambung sih J

Pagi itu, saya sudah meminta lepas infus. Sempat ditertawakan sih, malah saya maunya dilepas sejak malamnya. Pagi sudah berganti pakaian dan duduk manis sarapan. Kata suster nggak kayak orang abis lahiran..he. Di kamar bersalin sendiri pula, suami pulang sebentar.


Foto: pexels.com


Saya memang terbiasa seperti ini saat lahiran. Setelah pulang ke rumah selepas 3 hari di rumah sakit, barulah orang tua datang menjenguk. Saya pun tak lupa menelepon orang tua setelah melahirkan, mereka pun lega dan tidak tegang lagi mikirin anaknya yang merantau di negeri seberang J

Hari-hari berikutnya selepas melahirkan menjadi semakin berat. Saya masih belum rela adik diinjeksi AB. Padahal malam itu AB sudah tersedia di apotek rumah sakit dan tinggal menunggu keesokan harinya. Tetapi, karena sangat ragu, akhirnya saya memutuskan tanda tangan lagi sebuah surat penolakan setelah sebelumnya suami menandatangani surat persetujuan. Antara hidup dan mati deh saat itu. Karena efeknya bisa berbahaya banget yaitu Sepsis.

Tapi, sekali lagi saya memutuskan itu bukan hanya karena kasihan saja, tetapi karena melihat klinis adik yang baik-baik saja, menyusu dengan baik, tidak demam, menangis dan buang air normal.

Dan alhamdulillah, ternyata keputusan saya benar. Kondisinya semakin baik, leukosit pun kembali normal. Saya berterima kasih kepada dokter Anto di milis sehat yang sudah berkenan menjelaskan banyak hal sehingga saya mampu memutuskan dengan baik saat itu. Meski beberapa dokter sepakat jika adik harus diinjeksi, tetapi konsultasi saya di milis sehat membawa hasil yang tidak mengecewakan bahkan saya bersyukur tidak salah langkah.

Foto: pexels.com


Dan tahun ini, dia “Muhammad Ammar Dhigdaya Kamdara” yang insyaAllah sekuat namanya akan memasuki usia 3 tahun. Dan hingga usia sebesar ini, dia belum juga menyapih..hiks. Ternyata berbeda sekali dengan si sulung yang lekas disapih usai dua tahun. Untuk Dhigda, saya masih merasa beraat banget. Kalau soal teori, semua udah dihapal di luar kepala. Praktiknya selalu nggak tega dan akhirnya nggak jadi lagi. Oke, saya memang berharap dia bisa menyapih sendiri, weaning with love. Tapi, nggak yakin juga dia bakalan cepet melakukannya.

Kalau si sulung dulu akhirnya memang tidak mau sendiri dan memang sudah dilakukan berbagai cara..haha. Termasuk dengan memasukkan sugesti positif ketika hendak tidur. Masalahnya, yang bungsu ini sayanya yang kelihatan banget nggak mau melepas. Padahal si bungsu tidak senempel si sulung, lho. Bahkan waktu perjalanan ke Turki beberapa bulan silam, dia hampir tidak pernah menyusu kecuali saat sampai di hotel.

Jadi, hingga tiga purnama, dia masih nempel seperti bayi baru dilahirkan J Adik ini suka ngelawak..haha. Ekspresinya selalu heboh atau ucapannya selalu di luar nalar orang dewasa..he.

Foto: pexels.com


Bunda: Dek, Bunda sedih nih.
Dhigda: Yaudah sana makan.
Nah, lho?

Kakak: Dek, ayo keluar kamar.
Dhigda: Adekkan takut sama Allah…
Lha, apa maksudnya? 

Haha, selalu bikin ngakak. Barakallah, semoga proses menyapih nanti jadi momen yang menyenangkan untuk kami berdua. Nggak kebayang sih kalau Ramadan tahun depan belum nyapih juga… haha.


View Post
Bahagia memang tidak bisa diukur dengan seberapa banyak materi yang kamu miliki. Bahkan orang yang sudah populer dengan kemegahan yang kadang tidak bisa dibayangkan justru sulit mencari bahagia di dalam hidupnya. Stres hingga bunuh diri. Bikin semua orang geleng kepala, sungguh tak paham kenapa bisa begitu?


Foto: pexels.com

Seperti kamu seorang wanita. Banyak alasan kenapa seorang kamu bisa bahagia, tersenyum sepanjang hari serta bersemangat menjalani hari. Kadang hal-hal sepele justru membuat mood booster yang luar biasa. Nggak masuk akal pun jadi. Dan yang perlu digaris bawahi, ternyata kebahagiaan itu tidak harus tentang si dia, lho.

Punya pasangan perhatian dan romantis memang sungguh menyenangkan, tetapi kebahagiaan bukan hanya sebatas itu saja. Pria baik tidak harus selalu romantis. Sebab itu syarat yang kadang dianggap berat oleh sebagian pria. Begitu juga bahagia seorang wanita. Meski punya pasangan yang kamu sebut sempurna itu seperti mendapat durian runtuh dari langit, tetapi ada juga kok hal-hal seder
hana yang tidak kamu sadari justru juga jadi pemantik bahagia itu sendiri. Apa saja, ya? Coba deh kamu baca, apakah 7 hal ini benar-benar bikin mood kamu naik?


1. Bahagianya bisa makan banyak tanpa tebang pilih tapi nggak pernah gemuk. Itu impian kamu banget!

Foto: pexels.com

Ngemil cokelat, makan semangkuk bakso dan mi ayam serta segelas es teh tetapi tidak pernah buncit dan gemuk? Pasti bahagia banget deh ada orang seperti ini. Kamu pasti iri melihat mereka yang sepertinya selalu banyak makan bahkan melebihi porsi kamu, tetapi tidak pernah terlihat gemuk.
Meski kadang terdengar mustahil, tetapi faktanya ada wanita yang kena kutukan selalu langsing dan kurus meski telah makan banyak banget. Kalau kamu ada di posisi mereka, pasti sangat bahagia dong. Iya, pake banget deh!

2. Punya wajah cantik meski tanpa diedit. Alasan ini kadang jadi mimpi di siang bolong


Foto: pexels.com

Zaman sekarang, semua wanita bisa tampil cantik di kamera. Eits, tapi jangan buru-buru iri deh. Ternyata kamera canggih pun ikut andil besar dalam penampilan mereka. Belum lagi ada aplikasi edit foto yang bikin penampilan mereka jadi super duper keren. Bukan hanya bisa mempercantik wajah, tetapi juga bisa mengubah bagian tubuh lainnya. Bikin yang gemuk jadi lebih langsing.

Tapi, bahagia yang sebenarnya tentu bukan karena kamera canggih dan aplikasi keren itu. Kamu tahu itu bukan penampilan sebenarnya. Coba kalau bisa cantik di kamera meski tanpa edit? Wow, bahagianya tak terkira, lho.

Hal terpenting lainnya, tentu saja bersyukur atas apa yang kamu punya. Bahagia itu akan muncul jika kamu merasa bersyukur. Tidak harus selalu sempurna, sebab cantik itu relatif. Tak perlu jadi seperti Maudy Ayunda, apa adanya pun jauh lebih baik! Makannya, bersyukur, yess!

3. Punya hobi yang menghasilkan, meski capek dan lelah, tetap saja selalu bikin kamu tersenyum


Foto: pexels.com

Siapa sih yang tak suka jika hobi atau passion yang selama ini kamu tekuni kemudian berbuah manis, menghasilkan dan sudah bisa kamu cecap keuntungannya?

Ya, meski dulu sering kamu keluhkan, tetapi setelah terlihat hasilnya, bahagianya bukan kepalang. Bikin senyum-senyum sendiri di sudut kamar. Ada rasa bangga yang tumbuh di hati. Sebab bisa menghasilkan dari kerja keras sendiri. Tidak melulu disebut tukang minta ke orangtua, akhirnya kamu pun bisa jadi mandiri. Yeay! Senangnya bisa seperti ini.


4. Bahagianya punya sahabat sehati, saat sedih dia pun mengerti. Saat kamu bahagia, dia pun tidak iri.


Foto: pexels.com

Bagi seorang wanita, punya sahabat itu perlu. Sayangnya, bukan hal mudah mencari teman baik dan mengerti kamu. Apalagi kalau sahabat yang suka nikung di belakang, rasanya seperti disayat sembilu.

Rasanya bahagia banget bisa punya sahabat yang baik dan selalu pengertian. Karena kamu sering tak kuat menahan beban di hati hanya seorang diri. Perlu tempat berbagi. Tidak hanya melulu saat sedih dan sakit hati, tetapi juga ketika kamu bahagia.

Senangnya jika ternyata sahabat kamu tulus banget. Kamu bahagia dia pun sama. Tidak iri apalagi dengki. Dia menerima semua kekurangan dan kelebihan kamu tanpa banyak protes. Itu baru namanya sahabat.


5. Tetap cantik meski tanpa make up. Kamu tahu, yang natural lebih keluar auranya.


Foto: pexels.com

Meski zaman sekarang hampir semua wanita bermake up, tetapi kamu tetap sadar jika yang natural itu sebenarnya jauh lebih menarik. Yup! Cantik alami tanpa polesan itu jauh lebih keluar auranya. Tidak dibuat-buat dan yang pasti apa adanya.

Punya keahlian bermake up cantik memang membahagiakan sih, tapi kamu suka iri melihat penampilan wanita yang tetap cantik meski tanpa make up. Setelah itu berandai-andai, coba deh kamu bisa seperti dia.

Wanita pasti bahagia banget deh punya wajah cantik. Lebih membahagiakan lagi, tetap cantik juga meski baru bangun tidur. Masih terdengar masuk akal sih, ya? Tetapi kamu tidak perlu mengubah apa yang sudah ada. Termasuk hidung pesek yang seharusnya tetap kamu syukuri. Itu baru namanya cantik!

6. Bisa membeli apa pun tanpa khawatir kantong jebol, termasuk senang sekali dapat diskon.


Foto: pexels.com

What? Ini terdengar tidak masuk akal sih. Tapi kalau bisa memang hal seperti ini bisa jadi impian banget bagi seorang wanita. Meski tidak suka disebut matre, tetapi punya keuangan yang stabil hingga dapat diskon spesial itu membahagiakan banget, lho.

Cuma wanita yang rela pergi jauh hanya demi mengejar selisih harga yang tak seberapa. Kalau yang begini saja bisa bikin kamu bahagia, apalagi bisa belanja tanpa khawatir takut uang saku bulanan menipis. Kamu banget kan?

7. Meski kerap dianggap tidak berguna, pendidikan tinggi itu impian semua wanita. Walaupun akhirnya harus jadi ibu rumah tangga, bagi mereka pendidikan tetaplah berharga.


Foto: pexels.com

Ternyata masih juga ada yang menyepelekan soal pendidikan. Mereka menganggap seorang wanita tak perlu sekolah tinggi-tinggi jika akhirnya berakhir di rumah. Anggapan seperti ini memang masih ada lho hingga sekarang.

Tapi, bagi kamu, pendidikan tetap nomor satu. Walaupun akhirnya jadi ibu rumah tangga, setidaknya kamu bisa jadi ibu yang cerdas dan mampu mencerdaskan anak-anak di rumah. Ibu adalah madrasah. Jadi pendidikan tinggi itu penting banget buat kamu kejar hingga tercapai. Dan itu jadi salah satu alasan kenapa kamu bahagia ketika meraihnya.

Kira-kira dari ketujuh alasan itu mana sih yang sering bikin kamu bangga dan bahagia? Ternyata bahagia itu tidak hanya soal pasangan yang setia dan romantis saja, lho. Banyak alasan kenapa kamu selalu tersenyum ketika memulai hari. Yang terpenting, berpikir positif akan membuat semuanya menjadi manis. Dan satu lagi, jangan lupa bersyukur, ya!
View Post

Holla, Teman-teman!
Sebelumnya saya ingin mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1439 H buat kalian yang menjalankannya. Semoga puasa tahun ini semakin khusyu’ ibadahnya. Amiin.



Kemarin sore saya dapat paket. Tepatnya sih siangnya. Tetapi, karena saya tidak membukakan pintu akhirnya paketnya dilempar begitu saja ke dalam pagar..hihi. Kebiasaan banget, kalau nggak ketiduran, nggak denger karena sedang di atas, saya kadang nggak ngeh itu paket buat saya. Perasaan yang dibunyiin pager orang deh. Akhirnya tenang-tenang aja di dalam…haha.

Akhirnya sore ketika keluar mau ambil daun mint, merasa bersalah karena nggak keluar waktu pengirim manggil, “Paket!” hihi. Ternyata paketnya sudah tergeletak di teras. Parah banget sih ini emang.

Saya dapat hadiah dari sebuah kuis yang diadakan oleh iJakarta bersama UC News. Ini sih udah lama banget. Ada sebulanan mungkin sejak diumumkan saya jadi pemenang. Saya sempat kirim email berulang sama pihak UC News karena paket saya kok lama banget sedangkan teman yang dapat tiket nonton sudah sampai duluan. Suka nggak terima anaknya..hihi.

Setelah pasrah dan malas juga di-PHP-in, akhirnya si paket datang juga. Pas dibuka, ternyata bukunya Marchella FP ‘Generasi 90an Anak Kemaren Sore’. Melihat covernya sih biasa aja. Pas lihat dalamnya ngakak udah nggak bisa nahan.. J

Saya lahir tahun 1990, jadi sedikit banyak saya nyambung kecuali yang gaul banget, itu bukan saya..hihi.

Buku ini benar-benar mengingatkan kita akan kenangan masa sekolah SD, SMP sampai SMA. Saya ingin membahas satu persatu tentang beberapa hal yang saya alami juga ketika masih kecil hingga remaja. Sekarang juga sih masih remaja #uhuk.

Kira-kira ada temen-temen yang senasib dengan saya nggak ya di sini?

Main Slinky warna pelangi, bikin happy meski nggak ngerti

Foto: poppiesforgrace.com


Apa sih Slinky? Disebut juga per-peran. Kalau di kardusnya sih benda ini bisa dibuat menjadi tempat pensil, tempat amplop dan lain-lain. Tetapi zaman kecil saya memainkannya begitu saja. Ditarik dan diulur sampai panjang. Warnanya cerah dan yang pasti mainan ini awet banget, lho. Sampai bosan nggak rusak-rusak. Zaman sekarang saya masih belum menemukan di sini. Mungkin saya aja yang kurang gaul, ya…hehe.

Ngumpulin biodata lengkap satu kelas buat kenang-kenangan



Ada yang mengalami masa-masa indah ini? Biasanya kita siapkan buku paling spesial khusus untuk mengisi biodata. Terutama ketika mau kenaikan kelas atau perpisahan. Nggak luput juga sih minta biodatanya mahasiswa yang sedang PKL gitu. Terdengar kurang kerjaan tetapi memang zaman itu kegiatan seperti ini super duper menyenangkan.

Biasanya saya akan menambahkan makanan favorit (MA-FA) atau minuman Favorit (MI-FA), artis, penyanyi dan lain-lain. Ini penting banget dalam sebuah biodata. Kalau sekarang inget sih pengen ketawa terus..hoho.

Penyanyi cilik zaman saya masih Chikita Meidy, Maisy dan trio kwek-kwek



Ketika saya kecil mereka juga kecil kok..hehe. Penyanyi favorit zaman saya masih kecil ya mereka-mereka ini. Lagu-lagu zaman dulu masih anak-anak banget, ya. Beda dengan lagu-lagu zaman sekarang, anak-anak justru lebih hafal lagu orang dewasa ketimbang kitanya yang udah dewasa. Ada yang hilang? Tentu saja!

Kotak pencil bertingkat, semakin tinggi semakin hebat!

Foto: id.carousell.com


Waktu saya masih SD, kotak pencil itu bersusun atau bertingkat. Ini yang jadi favorti banget. Bukan hanya berfungsi sebagai tempat pensil, saya dan teman-teman kadang membuatnya menjadi rumah-rumahan ketika jam istirahat. Semakin tinggi semakin hebat dan bangga banget.

Zaman sekarang, semakin simpel semakin keren. Bentuknya pun lebih beragam. Dulu kamu ngoleksi nggak yang model begini?

Kreatif banget termasuk menjadi pengarang bebas



Pernah mengalami nggak sih yang model begini?

M ungkin matahari pagi ini terlihat lebih muram
U ntuk kesekian kali dia merasa kehilangan
Y ang kemarin ternyata tinggal kenangan
A ku akan menanti hingga waktunya datang
S ungguh sedih merasakan
S usahnya kehilangan #eaaa

Nggak nyambung bangetkan…haha. Saya bahkan sudah lupa dulu menguraikan nama jadi kata-kata apa, ya? Tetapi, ini bagian favorit juga sih ketika masih SMP hingga SMA. Makannya pas buka buku Generasi 90an, pengen ngakak lihat bagian yang ini.

Kamu dulu begini nggak?

Japan Heroes atau American Heroes?

Foto: denofgeek.com


Zaman dulu, film anak-anak itu masih seputar hero, ya. Ada Ultramen, Satria Baja Hitam, Batman, atau Power Rangers. Selain itu, saya juga sering nonton Doraemon yang sampai sekarang besarnya segitu aja, Sailor Moon dan Wedding peach.

Zaman dulu saya agak susah nonton film seperti itu, karena waktu SD saya bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah yang hari liburnya adalah Jumat. Masya Allah, jadi dapat libur hari Ahad itu ketika tanggal merah saja atau libur kenaikan kelas. Jadi, film-film ini mahal banget deh. Karena sejak kecil suka banget menggambar, jadi kadang nonton tidak terlalu menikmati karena saya harus meniru apa yang ada di televisi. Zaman sekarang kalau ingin meniru bisa banget lihat di google gambarnya. Zaman dulu, mana ada yang seperti itu J

Band dan penyanyi generasi 90an

Foto: telegraf.co.id


Waktu SMP, mendengarkan radio itu jauh lebih sering daripada melihat televisi. Sudah mulai suka dengan lagu-lagu band gitu. Seingat saya, saya suka banget sama Padi. Sampai-sampai saya punya buku isinya lagu mereka semua..hehe.

Sekarang suka lagu apa? Sekarang saya nggak terlalu update karena saya jarang dengerin lagu. Kalau kamu?

Boboho dan Vampir selalu gentayangan saat kecil

Foto: health.detik.com


Selain film-film di atas, saya juga masih ingat betul dengan film-film ini. Yup! Vampir dan Boboho jadi film yang sering banget saya tonton.Vampir itu serem juga sih, dan asli saya penakut. Tapi, saya suka aja nontonnya ketimbang nonton film-film Suzanna gitu..hiks. Ngeri, bisa nggak tidur berapa hari berapa malam gara-gara takut banget.

Ini permainan favorit saat Ramadan



Waktu bulan puasa, mainan favorit kamu apa saja sih?

Zaman saya, setelah salat Subuh, kita main lompat tali (dari karet gelang yang dirangkai) atau main tutup mata apa sih istilahnya dalam bahasa Indonesia? Salah satu dari kita akan ditutup matanya dengan hijab kecil, kemudian kita lari-larian deh ngejarin teman-teman sampai dapat dan menebaknya namanya. Di daerah saya namanya pitengan.

Ini asli bikin haus sih sebenarnya tapi kok ya masih dimainin dan jadi favorit banget saat Ramadan. Belum lagi kalau sampai kepala kejedot tembok dan pusing muter-muter.

Selain itu, monopoli, game yang disebut ‘gembod’itu juga identik banget dengan zaman saya kecil. Mainan mewah sih ini dulu buat saya. Kalau kamu?

Ngasih contekan waktu ujian Nasioanal

Foto: playworld.id


Ini sebenarnya nggak jauh beda sih dengan tugas kemanusiaan..haha. Yup! Waktu saya kelas 3 SMP, alhamdulillah nilai saya memang lumayan. Jadi, ada beban tersendiri tuh karena kita juga mesti bantuin yang lain supaya mereka juga lulus. Memang harus? Ya zaman dulu sih begitu. Tetapi, tetap saja ada juga sih yang nggak lulus dan itu bikin kita sedih banget, ya. Pas pengumuman satu kelas nangis banjir air mata. Yang lulus pun tak kalah hebohnya.

Surat cinta di laci meja

Foto: herworld.co.id


Siapa sih yang pernah dapat surat cinta di laci meja? Kayaknya yang beginian sudah ada sejak saya masih SD. Kalau ada yang suka, biasanya mereka bikin surat terus ditaruh di meja atau dititipkan pada teman dekat kita.

Saya pernah dapat? Jangan tanya, karena saya juga nggak bakalan jawab..hihi.



Ngoleksi isi binder biar jadi milyader

Foto: jandjstationery.blogspot.co.id


Sepertinya ini mulai ada sejak zaman saya SMA ketika sudah ada di pesantren deh. Waktu SD sampai SMP masih populer buku diary. Dan saya termasuk pengguna buku diary yang super duper banyak. Sejak masih SD saya sudah terbiasa mengisi diary. Ini berlanjut sampai saya masuk SMA. Bukunya banyak banget di rumah.

Kalau isi binder ini termasuk yang udah modern sih. Suka tuker-tukeran isinya sama temen-teman atau adik kelas. Padahal punya banyak isi binder nggak bikin kita kaya juga kan? Tapi, zaman dulu kesannya kok keren aja gitu, ya? J


Duh, ternyata panjang juga ya, bahas beginian. Padahal ini belum kelar juga sih. Tapi saya khawatir yang baca jadi pusing duluan..hehe. Kira-kira teman-teman paling suka bagian mana nih? Kalau saya, ketika membuka buku 'Anak Kemaren Sore' ini, bagian-bagian di atas benar-benar membuat saya kangen masa kecil dulu. Kalau kamu?

View Post
Tanggal 19 Mei mendatang akan jadi sejarah penting dalam kehidupan pangeran Harry dan Meghan Markle. Keduanya akan melepas masa lajangnya di Windsor Castle. Konsep pernikahan megah sesuai dengan tradisi kerajaan pun akan digelar.


Foto: fakta.news


Namun, selain pesta pernikahan, kamu juga pasti penasaran dong dengan kisah cinta mereka berdua? Siapa sih Markle dan kenapa dia bisa menaklukkan hati Pangeran Harry yang berjiwa sosial ini?
Mulai dari Royal Wedding keduanya hingga kisah cinta mereka yang bikin heboh dunia, simak beberapa fakta menarik yang bikin kamu berdecak kagum sekaligus baper!

Kartu undangan hingga jumlah tamu yang akan hadir pada pernikahan pangeran Harry dan Markle


Foto: liputan6.com


Pernikahan pangeran Harry akan berlangsung di kastil di mana dia pernah dibaptis. Tempat spesial ini juga pernah jadi lokasi pernikahan putra dari Putri Anne pada Mei 2008 silam, lho.

Kartu undangan mereka pun tak kalah spesial. Dicetak dengan warna emas serta hitam, kartu undangan yang dibuat oleh Bernard Westwood ini kemudian disepuh bagian tepinya. Sedangkan bagian tengah menjadi tempat spesial di mana lencana tiga bulu dari Pangeran Wales akan disematkan. Kartu undangan super spesial ini dikerjakan dengan mesin kuno tahun 1930 oleh Lottie Small yang diketahui baru menyelesaikan pendidikannya.

Kamu juga pasti penasaran ‘kan kira-kira berapa jumlah tamu undangan yang akan hadir serta siapa saja yang diundang oleh pangeran Harry dan Markle?

Diketahui, Royal Wedding pangeran Harry dan Markle ini akan dihadiri oleh 600 tamu undangan, 1200 tamu yang dipilih oleh kantor Letnan Regional dari berbagai latar belakang berbeda serta beberapa teman dari pangeran Harry dan Markle.
Markle juga mengundang beberapa teman sesama aktris pada acara spesial itu nanti. Termasuk yang akan hadir di sana Priyanka Chopra.

Siapa Meghan Markle, wanita yang mampu menaklukkan hati pangeran Harry?

Foto: hiburan.metrotvnews.com


Meghan Markle adalah seorang janda pemeran Rachel Zane dalam drama Suits. Aktris kelahiran 4 Agustus 1981 ini pernah menikah dengan seorang produser film Trevor Engelson. Sayang, pernikahan mereka harus kandas pada 2013 silam.

Markle bukan wanita biasa. Dia selalu berkata bahwa dirinya ingin selalu berkarya dan tak mau jadi wanita yang hanya sekadar keluar dan bersantai mencari makan.

Tak heran jika dirinya diangkat menjadi Duta Global untuk World Vision Canada. Di mana pendidikan, makanan serta kesehatan bagi seluruh anak-anak di dunia menjadi poin utama kampanye mereka.
Dia juga dikenal sebagai wanita yang sangat gigih 
memperjuangkan kesetaraan gender. Sebuah produsen sabun pun pernah mengubah iklannya hanya karena Markle yang masih 11 tahun itu mengirimkan surat berisi pernyataan jika iklan tersebut cenderung menunjukkan jika wanita tempatnya hanya di dapur. Markle mengirim surat itu kepada tokoh-tokoh penting termasuk Hillary Clinton.

Markle yang berdarah campuran ini memang kerap jadi buah bibir, tetapi dirinya justru sangat bangga dengan apa yang dia miliki. Termasuk menjadi putri dari orang tua berdarah campuran Afrika-Amerika.

Bukan kebetulan, awal mula pertemuan hingga saling jatuh hati


Foto: rayapos.com


Kamu pasti penasaran bagaimana pertama kali mereka berkenalan dan mulai dekat ‘kan? Keduanya bertemu di Inggris ketika Markle menghadiri sebuah pertandingan tenis Wimbledon.

Pangeran Harry diperkenalkan dengan Markle oleh seorang teman yang merupakan perancang busana. Jatuh cinta memang sulit dihindari ya. Tak butuh alasan dan waktu lama bagi pangeran Harry untuk segera jatuh hati pada aktris Hollywood serta aktivis satu ini. Terlebih rupanya sejak lama pangeran Harry merupakan fans berat Markle bahkan sejak wanita ini menikah dengan orang lain.

Pangeran Harry pernah berkata bahwa Markle adalah wanita idaman serta gadis impiannya. Hal itu dia ungkapkan saat Harry masih jomblo bahkan sebelum dia kenal dekat dengan Markle.
Pangeran Harry sempat mengajak Markle berkemah ke Botsawana selama lima hari. Perjalanan itu menjadi sangat spesial bagi keduanya yang baru saja saling jatuh cinta. Selama lima hari mereka berkemah beratapkan bintang-bintang. Romantis sekaligus bikin jomblo miris.

Jatuh cinta yang begitu cepat, bahkan Markle sempat tak sabar ingin berkata ‘Ya’ ketika pangeran Harry melamarnya. Uniknya, pangeran Harry merancang sendiri cincin pertunangan mereka dari dua berlian permata milik mendiang ibunya. Dan tak kalah menarik lagi, berlian itu rupanya berasal dari Botsawana tempat di mana mereka menghabiskan malam romantis di bawah langit yang bertabur bintang.

Banyak persamaan, pangeran Harry bahkan tahu jika Markle adalah pasangan hidupnya sejak pertama bertemu


Foto: cnnindonesia.com


Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan pangeran Harry yang merupakan anggota keluarga Kerajaan Inggris ini. Pangeran Harry yang murah senyum serta humoris ini telah melakukan kegiatan sosial termasuk pergi ke Lesotho pada usianya yang masih 19 tahun.

Tak berbeda jauh dengan pangeran Harry, Markle juga aktif melakukan kegiatan sosial termasuk pergi ke Rwanda untuk badan amal Clean Water Campaign.

Kadang persamaan sekecil apa pun memang membuat seseorang lebih mudah dekat ya. Seperti kamu yang nyaman bicara dengan orang yang nyambung ketika diajak ngobrol. Maka tak berbeda juga dengan pasangan ini.

Karena sudah sejak lama mengidolakan Markle, jadi tak heran jika pangeran Harry telah yakin jika wanita berdarah campuran ini benar-benar pendamping hidupnya yang sangat tepat bahkan sejak pertemuan pertama mereka. Banyak persamaan tentu menjadikan keduanya semakin yakin untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Kalau kamu kapan?

Cari tahu lokasi bulan madu romantis pangeran Harry dan Markle, kira-kira benar nggak ya?


Foto: moveabroadnow.com


Selain kabar bahagia pernikahan mereka, semua orang pun mulai kepo nih tentang lokasi bulan madu yang akan dikunjungi oleh pasangan ini setelah menikah nanti.

Menurut beberapa sumber, pangeran Harry dan Markle akan pergi bulan madu ke Namibia dan menginap di Kamp Lembah Hoanib yang rupanya masih dibangun, lho. Tapi, beberapa fakta mengatakan bahwa keduanya tak mungkin pergi ke tempat yang telah diketahui oleh masyarakat luas. Bisa-bisa mereka memang akan membatalkan rencana bulan madu ke sana.

Menurut kamu, kira-kira mereka lebih cocok pergi ke mana, ya?

Itulah beberapa fakta menarik yang bisa kamu tahu mengenai rencana pernikahan, kisah cinta hingga prediksi lokasi bulan madu salah satu anggota keluarga kerajaan Inggris ini. Menarik untuk disimak dan jangan lewatkan deh tanggal mainnya. Yup! Tanggal 19 Mei mendatang akan jadi hari spesial di mana keduanya akan melepas masa lajang. Kamu diundang nggak?

*Btw kenapa tiba-tiba ada artikel semacam ini di blog saya? Ini sebenarnya artikel saya di salah satu media online yang akhirnya saya tarik karena keburu basi dan sepertinya tidak akan terbit. Jadi saya masukkan ke blog saja supaya tersimpan... :D
View Post