Top Social

Memahami Pentingnya Belajar Bahasa Arab


belajar bahasa arab
Apa tujuan kamu belajar bahasa Arab? (Foto: Unsplash)

Sebenarnya sudah lama banget pengen share pengalaman belajar bahasa Arab selama tinggal di Jakarta. Bukan pengalaman lama, baru beberapa bulan. Tapi, semakin hari justru semakin  menyenangkan. Semakin ditekuni, semakin mengerti kenapa sih kita diharuskan belajar bahasa Arab? Demi apa coba? Hehe.

Selama ini, saya sudah belajar bahasa Arab sejak sekolah di madrasah tingkat SD hingga saya masuk pesantren dan lulus D1. Selama itu pula saya belajar bahasa Arab terutama percakapan sehari-hari. Dulu sih nggak pernah berpikir buat apa saya mempelajari itu. Mungkin sebatas kewajiban karena selalu sekolah di lingkungan agamis seperti madrasah dan pesantren. Happy saja ketika dipraktikkan karena kebetulan di pesantren dulu kita diwajibkan bicara menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris dengan kosa kata semampunya. Sehingga diharapkan lama-lama kita bisa benar-benar sempurna menguasai dua bahasa itu.

Lantas, setelah menikah dan 10 tahun tinggal di Jakarta, saya mulai lupa pelajaran bahasa Arab yang dulu-dulu. Memang benar, ilmu yang tidak diamalkan bakalan hilang. Dan beberapa bulan terakhir, di tempat saya biasa ikut kajian rutin, ternyata diadakan juga kajian khusus untuk belajar bahasa Arab setiap Senin pagi. Awalnya saya ragu mau ikut, tetapi akhirnya ikutan juga daripada kerjanya hanya melihat cucian segunung *curhat…kwkwk.

Sebenarnya saya sangat bersyukur karena Allah berkenan memberikan saya lingkungan yang jauh lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Meskipun kadang ada kesulitan untuk beradaptasi, kadang ada hal tidak menyenangkan, tetapi justru dari lingkungan baru inilah saya ditempa untuk menjadi pribadi lebih matang daripada sebelumnya.

Di Jakarta yang dikenal sebagai kota metropolitan, yang kebayang dulu sih sesuatu yang nggak jelas, hal-hal negatif. Pikiran anak kurang gaul begini, lho. Ketika sudah tinggal di sini, saya justru dihadapkan pada banyak hal menarik. Mulai dari ibu-ibu sepuh yang rajin banget pergi kajian dari ujung hingga ujung, duduk bersebelahan dengan teman yang terkena struk, tapi masih semangat datang dengan kondisi yang tertatih apalagi harus naik tangga pula, bertemu ibu-ibu yang nggak semuda saya, tetapi semangatnya mengejar ilmu agama, masya Allah. Belum lagi rasa malu ini muncul ketika mereka nggak pernah merasa cukup dengan ilmu yang didapat, masih ikut tahsin hingga saya jadi saksi betapa bagusnya bacaan mereka dari sebelum ikut tahsin hingga sekarang. Saya seperti nggak sadar sedang tinggal di mana. Benarkah ini Jakarta?

Belajar Bahasa Arab Langsung dari Ayat Suci Alquran

Kemarin saat belajar bahasa Arab, ustadz sempat cerita tentang perjalanan kami selama beberapa bulan. Iya, katanya kami sudah tepat belajar bahasa Arab langsung praktik ke ayat, bukan dengan percakapan seperti yang selama ini saya tahu. Karena ujung-ujungnya belajar bahasa Arab memang tujuannya buat memahami Alquran, bukan semata-mata biar keren duniawi karena dianggap mampu menguasai bahasa asing. Nggak begitu.

Meskipun tidak salah juga belajar bahasa Arab dimulai dari belajar percakapan, tetapi jauh lebih baik langsung seperti yang dipelajari selama ini. Dari penjelasan sederhana ini, saya merasa sangat beruntung bisa berada di antara orang-orang yang semangat sampai pusing dan bertanya berkali-kali karena nggak mudeng…hihi. Maklum, mereka semua jarang yang sekolah madrasah, belum lagi usianya sepuh semua. Hanya ada dua orang yang seusia saya dan membawa balita juga. Jadi, merasa senasib, kan? Hihi.

Kalau nggak semangat datang, sungguh memalukan kaki yang gagah berdiri ini dibandingkan mereka yang duduk lama aja nggak bisa apalagi berjalan jauh. Allah, baiknya Engkau mempertemukan saya dengan orang-orang baik dan senang menuntut ilmu hingga usia senja :)

Metode Belajar Bahasa Arab

Setelah sekian tahun saya tidak mempelajari bahasa Arab lagi, muka rasa ditampar-tampar ketika ikut belajar bareng seperti ini. Banyak banget pelajaran lama yang akhirnya bisa saya ingat kembali sejak ikut belajar di sini.

Metode belajarnya santai banget, dimulai dari lembar kertas ajaib berisi beberapa baris kalimat (kata bermakna dalam bahasa Arab), seperti min (dari), ila (kepada), qobli (sebelum), dll hingga ada sekitar 15 kolom. Semua kalimat ini akan dibaca berulang-ulang setiap pertemuan sampai semua dari kami benar-benar hapal.

Kemudian ustadz akan memberikan tugas, kadang PR juga, kan seru jadi kayak sekolah lagi…hihi. Tugasnya berupa ayat-ayat Alquran yang nantinya disuruh diterjemahkan hanya dari kalimat yang telah dipelajari saja. Kemudian dibahas dan diterjemah sekaligus diceritakan maksud dari ayat-ayat tersebut.

Kalau dilihat sangat simpel, tetapi dari situ metode sesimpel ini menjadi sangat bermakna buat kami. Karena dari kalimat sesimpel itu kami belajar menerjemah dan memaknai satu per satu kalimat dari ayat-ayat Alquran.

Kami juga ditunjuk satu per satu untuk membaca, kadang maju ke depan mengerjakan beberapa soal. Agak horor juga ya ketika harus membaca satu per satu, secara orang introvert itu pengennya selalu di belakang layar. Suara jadi nggak stabil alias bergetar karena gugup…kwkwk. Ini mah curhat :D

Alhamdulillah, pengalaman berharga seperti ini mungkin nggak akan saya dapatkan ketika saya tetap tinggal di lingkungan yang sama. Dan datang ke kajian seperti ini bukan hanya bermanfaat menambah ilmu pengetahuan agama saja, tetapi juga punya banyak teman seirama yang berlomba menuju kebaikan. Teman-teman shalehah dan saling mengingatkan seperti ini nggak akan mudah kita dapatkan. Ketika kita memiliki meski hanya satu, maka dekaplah ia dan jangan biarkan kita jauh darinya. Semoga kelak kita bisa dikumpulkan di jannah-Nya. Aamiin.

Salam,
2 comments on "Memahami Pentingnya Belajar Bahasa Arab"
  1. Saya belajar bahasa Arab udah setahunan, tapi masih susah juga merangkai kalimat. Heheh. Kayaknya kalau belajar pakai metode ini enak ya, bisa buka Al Qur'an langsung dan jadi paham juga kandungan ayatnya. Kalau boleh tau nama metodenya apa ya, mbak? Di tempatku belum ada yang pakai metode spt itu.

    ReplyDelete

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Custom Post Signature

Custom Post  Signature