Top Social

[Review] Vacuum Food Jar SHUMA, Solusi Bekal Makan Siang Tetap Hangat

Foto: Tokopedia


Kegiatan membawa bekal ke sekolah menjadi rutinitas setiap pagi yang tak pernah saya lewatkan. Kalau suami sendiri sekarang sudah jarang bawa bekal (untuk sarapan di kantor) karena memang sudah bisa berangkat lebih siang sehingga bisa sarapan di rumah pukul 05.30 WIB. Pukul 06.00 WIB dia sudah jalan.

Jadi, sekarang hanya membawakan bekal si kakak yang sudah kelas 2 SD. Kenapa sih harus bawa bekal? Padahal beli aja, pake jasa catering aja lebih gampang ‘kan? Bener banget. Jajan di kantin sekolah sebenarnya lebih praktis, terlebih di kantin sekolah kakak jajanannya juga tidak sembarangan asal jual. Dan tidak ada pedagang makanan luar yang masuk. Begitu juga untuk makan siangnya, dia bisa pakai catering yang disediakan dari sekolah.

Masalahnya, suami dan saya ternyata tidak terlalu suka jika anak-anak bawa uang jajan. Mungkin next setelah usianya lebih besar, dia bisa bawa uang jajan. Tapi, untuk bekal makan siangnya entahlah. Selama ini kakak pun nggak keberatan bahkan justru lebih senang dibawakan bekal karena dia termasuk anak yang pemilih banget soal makanan. Nggak semua makanan enak dia suka. Dan dia sudah paham banget apa aja makanan yang dimakan teman-temannya dari catering sekolah. Dia bilang, mending bawa aja dari rumah. Begitu juga untuk snack, dia nggak mau jajan di kantin, alasan selain dia juga nggak terbiasa jajan di rumah, dia juga belum berani membeli sesuatu sendiri. Yup! Ini masih jadi PR banget buat saya orang tuanya. Dia pemalu, bisa gagap di depan penjual padahal pernah kita temani di dekatnya…hihi. Ini sih niru emaknya, nggak usah ditanya berasal dari mana…kwkwk.

Masalahnya, kalau makan siang dibawa sejak pagi pasti siang udah dingin aja. Meski itu pakai lauk yang disuka, tetapi kalau dalam keadaan dingin, dia nggak mau makan. Dia memang hanya mau makan kalau nasinya hangat, lauknya hangat. Atau dia bakal ‘uek uek’ mau muntah gitu…haha. Niru siapa sih, Kak?

Suami bilang, biarkan saja, jangan dibiasakan. Nanti ketika kita nggak di rumah, jadi repot sendiri. Kasihan dia juga nantinya. Kalau saya bawakan bekal di siang hari, siapa yang mau nganterin, ribet dan mahal juga bayar ojek secara saya mana bisa nyetir, Sodaraaah….haha. Jadi, selama ini ya saya biarkan seperti itu. Kadang siang dibawakan roti sama susu, saya pikir itu lebih baik daripada bawa nasi hanya dimakan sedikit, mending bawa roti ‘kan sama-sama mengenyangkan. Tapi, kadang sama Bu Guru disuruh minta nasi temannya. Padahal anaknya ini lho Bu susah makan kalau nasinya dingin… L

Lama-lama kepikiran juga, masa iya mau begini terus? Nggak mungkin dia jadi makan siang sedikit hanya karena nasinya jadi dingin. Dan nggak mungkin juga tiap makan siang hanya bawa bekal roti atau spaghetti, pastinya pengen makan nasi juga seperti temannya yang lain.

Akhirnya saya kepikiran nyari termos nasi yang bisa menyimpan makanan panas lebih lama. Eh, yang muncul malah termos besar yang dipakai orang jualan…kwkwk. Duh, masa nggak ada yang mini dan gampang dibawa sama anak-anak?

Vacuum Food Jar SHUMA

Foto: Koleksi pribadi

Dan akhirnya ketemu deh produk terbaik dari SHUMA yang benar-benar bisa menyelamatkan saya sebagai seorang ibu dengan anak pemilih ini. Vacuum food jar SHUMA yang saya pakai merupakan produk dengan bahan stainless steel berkualitas. Jadi, kita nggak perlu khawatir lagi kalau mau membawakan bekal panas supaya tetap hangat sampai siang, bisa juga untuk menyimpan makanan dingin.

Vacuum food jar SHUMA ini bisa menyimpan makanan panas atau dingin sampai kurang lebih 12 jam, lho. Awalnya saya ragu mau pakai, takutnya sama aja dengan yang lain, beberapa jam aja udah hilang panasnya. Kadang baru dipakai sebentar sudah nggak panas lagi isinya. Jadi, pas produk SHUMA ini datang, saya langsung coba dengan mengisi termos mini ini dengan air mendidih dan membiarkannya sampai kurang lebih setengah hari. Hasilnya, ketika dibuka sore hari setelah enam jam, air itu tetap panas. Hanya berkurang sedikit aja panasnya dari semula. Wah, cukup takjub dan senang juga. Saya pikir ini benar-benar menyelamatkan saya dari serangan kegalauan akibat anak jadi susah makan siang di sekolah…kwkwk.

Ukuran, Bentuk, dan Perlengkapan

Foto: Smartkiddo.com

Buat saya, termos mini dari SHUMA ini benar-benar pas ukurannya. Saya pakai ukuran 380 ml. Buat anak saya yang masih kelas 2 SD, ukuran segini aja sudah cukup buat makan siangnya. Saya masih bisa memasukkan nasi dan kuat soto yang dibungkus terpisah. Untuk lauk kering seperti ayam goreng dan yang lainnya, biasanya saya pisahkan di luar.

Tutupnya pun jumlahnya ada dua. Yang pertama disertai karet, baru ditutup dengan tutup kedua seperti yang bisa kamu lihat di gambar.

Buat yang butuh ukuran lebih besar, kamu bisa memakai yang lebih besar daripada ini. Misalnya ukuran 480m, 580 ml, atau yang 1,5 lt. Untuk ukuran yang lebih besar bahkan sudah tersedia bagian-bagian untuk lauk pauknya, lho.

Bentuknya juga enak banget dipegang. Memanjang dan buat anak-anak sih ini sangat memudahkan banget. Tutupnya rapat dan mudah dibuka tutup juga. Nggak bocor dan yang pasti bekalnya tetap hangat.

Perlengkapan yang bisa kamu dapatkan ketika membeli vacuum food jar dari SHUMA ini adalah tas dan sendok lipat di dalamnya. Jadi, kamu nggak perlu pusing membawakan tas lain dan menyimpan sendok di tempat terpisah. Dengan sendok lipat ini, semua tampak lebih praktis dan bersih.

Warna dan Harga

Foto: Tokopedia

Warna-warna SHUMA si termos mini 380 ml ini sangat imut dan banyak jenisnya. Ada pink, hijau, biru, dan putih. Warna-warnanya cerah dan imut banget. Bahkan emaknya aja pengen, tapi buat makan di mana, ya…hihi.

Harga SHUMA 380 ml ini cukup bersahabat. Kamu bisa mendapatkannya dengan harga Rp. 133-150 ribu di toko online. Dengan kualitas yang baik, saya rasa harga ini cukup pantas dan terbilang murah.

Menurut saya, SHUMA si termos mini ini benar-benar cocok banget untuk bekal bagi orang-orang yang kita sayangi. Kemarin, ketika pertama kali dipakai, nasinya masih tersisa. Dia makan siang jam 12.00 WIB, dan sampai rumah sekitar 14.30 WIB, dan rupanya nasinya masih tetap hangat setelah dibuka cukup lama saat makan siang. Ah, senang banget kalau begini, jadi percaya ternyata memang produk dari SHUMA memang bagus.

Saya juga jadi terpikir mau beli yang lebih besar. Sepertinya enak buat kita bawa traveling. Sebab saya juga suka membawakan bekal anak-anak kalau pergi-pergi main atau ketika suami pergi ke luar kota.

Buat teman-teman yang punya masalah yang sama seperti saya, SHUMA bisa jadi solusi membawa bekal makan siang supaya tetap hangat. Yuk, ah borong dan koleksi warna-warni cantiknya.

Tulisan ini diikutsertakan dalam One Day One Post bersama Estrilook Community #day10

Salam,

Be First to Post Comment !
Post a Comment

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Custom Post Signature

Custom Post  Signature