Mengenal Sosok Ali Banat, Miliarder Muslim yang Donasikan Seluruh Hartanya Usai Divonis Kanker Stadium 4

June 04, 2018


Nama Ali Banat belakangan muncul di sosial media dengan kisah hidupnya yang sangat mengharukan. Ali Banat adalah seorang muslim yang tinggal dan besar di Sydney, Australia. Dalam usianya yang masih terbilang sangat muda, Ali berhasil meraih kesuksesan yang mungkin masih sekadar angan bagi pemuda lain seusianya.



Foto: instagram.com/matw_project


Pemuda tampan asal Australia ini merupakan pengusaha kaya raya.  Ali memiliki mobil Ferrari Spider yang harganya bisa mencapai 600 ribu US dollar, sepatu Louis Vuitton seharga 1.300 ribu US dollar, dan yang lebih mencengangkan, Ali bahkan punya sandal jepit yang biasa dipakainya ke toilet seharga 700 US dollar! Ini hanyalah sebagian kecil, sisanya pasti tak kalah fantastis.

Ali hidup glamor dan bergelimang harta, hingga sebuah vonis kanker stadium 4 mengejutkannya. Dokter mengatakan bahwa hidupnya tak akan lama lagi. Mungkin hanya tersisa 7 bulan saja. Sejak mengetahui dirinya tak punya banyak kesempatan lagi, perubahan drastis pun dilakukannya.

Ali mulai mengubah pola pikirnya yang salah selama ini. Ali bahkan sangat bersyukur karena Allah sudah memberinya penyakit kanker yang menjalar hingga ke seluruh tubuh. Kanker itu adalah anugerah. Allah masih memberinya kesempatan untuk berubah. Meski sempat menangis usai mendengar vonis dokter, Ali Banat akhirnya sadar apa yang seharusnya dilakukan sejak lama.

Ali mengatakan bahwa vonis itu telah mengubah segalanya, termasuk lebih pandai bersyukur atas nikmat sekecil apa pun termasuk udara yang dia hirup selama ini.



Foto: instagram.com/matw_projects


“Ini adalah sebuah anugerah sebab Allah telah memberi saya kesempatan untuk berubah,” ucapnya dengan mata berair.

Sejak saat itu, Ali memutuskan akan menyedekahkan seluruh hartanya untuk membantu orang lain yang membutuhkan. Harta kekayaan yang dia miliki termasuk mobil Ferrari yang terparkir di depan rumahnya seolah tak lagi berarti.

Ide brilian pun muncul dari pengusaha muda yang dulunya punya kehidupan glamor ini. Dia pun membuat badan amal “Muslims Around The World Projects”. Badan amal ini akan menyalurkan kekayaan Ali kepada warga miskin di Afrika dan negara-negara yang membutuhkan.

Ali pun semakin menyadari betapa remehnya dunia ketika mengunjungi makam sahabatnya yang meninggal karena terkena kanker. Di dalam kubur, hanya amal shaleh yang akan menemani, bukan harta, bukan lagi keluarga.

Ali Banat pun mengatakan bahwa dirinya sangat ingin bertemu dengan Allah dalam keadaan yang sebaik-baiknya. Dan benar saja, beberapa hari yang lalu, pengusana kaya raya yang menjadi inspirasi seluruh pengusaha muda di dunia ini pun kembali ke pangkuan-Nya setelah melakukan banyak hal yang sangat menginspirasi.

Suasana pemakaman pun penuh haru. Awan mendung tertangkap kamera sedang memayungi prosesi penguburan jenazah Ali. Subhanallah, semoga Ali mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah.

Ali Banat mungkin telah pergi, tetapi pelajaran hidup yang diperolah serta keputusannya yang sangat mengejutkan akan dikenang oleh semua orang, terutama komunitas Muslim di Australia. 

Nama Ali Banat viral di sosial media setelah unggahan vidio berjudul 'Gifted with Cancer' yang bisa kamu lihat di sini. Detail kehidupan Ali pun bisa kamu lihat di sana. Ketika melihat vidio-vidio Ali, tak terasa air mata menetes. Entah kapan kita bisa sesempurna dia dalam menjemput kematian. Masya Allah.

You Might Also Like

11 comments

  1. Subhanallah, sedih yaa tpi salut dg ketegarannya menghadapu penyakit

    ReplyDelete
  2. Ia tidak ingin membawa mati hartanya.. Ia membuat hartanya menjadi ladang pahala..

    ReplyDelete
  3. Subhanallah. Aku merindinh bacanya mbak, semoga Ali khusnul khotimah ya.. Menginspirasi bangey

    ReplyDelete
  4. Subhanallah. Aku merindinh bacanya mbak, semoga Ali khusnul khotimah ya.. Menginspirasi bangey

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin, bener mbak..saya walaupun udah lihat berkali2 tetap aja nangis..hiks

      Delete
  5. Subhanallah, menginspirasi bangat yaa. Jadi amal ladang buatnya .. Amin

    ReplyDelete
  6. saya enggak bisa berkata-kata lagi. harta yang melimpah ternyata memang tiada artinya ketika ajal tiba.

    ReplyDelete

Popular Posts

Google+ Badge

Most Popular