Turki dan Kehangatan di Dalamnya




Dua minggu terakhir benar-benar tidak bisa posting karena kebetulan sedang pergi bersama keluarga tercinta. Mungkin pengalaman ini bisa menjadi sesuatu yang juga menyenangkan ketika teman-teman membacanya. Meski kadang saya nggak banyak nyambungnya dalam perjalanan, tetapi setidaknya ada kisah-kisah kecil yang masih nyangkut di kepala..he.

Beberapa hari yang lalu sempat mengunjungi negara Turki yang megah dan ramahnya luar biasa. Entah kenapa saya sangat terkesan dengan orang Turki, mereka sangat hangat terutama kepada anak-anak. Pengalaman semacam ini bukan hanya saya dapat ketika berada di Turki saja, ketika bertemu salah satu staf Swissotel (asli orang Turki), Mekkah, beliau pun melakukan banyak hal menurut saya di luar kebiasaan orang lain. Mungkin teman-teman merasa ini hal biasa, tetapi bagi saya ini spesial banget..he.

Ketika mampir ke toko-toko yang menjual banyak aksesori di Turki, pedagang selalu nyamperin anak-anak, sampai ada yang berfoto sama si bungsu, ada yang nyamperin bawa kue, dan itu yang nyamperin bukan cuma cewek saja, lho. Justru mereka pria penjaga toko yang kalau di daerah kita sudah pasti nggak akan segitunya sama anak-anak.

Kejadian yang sama juga terjadi ketika di Mekkah, setiap melaksanakan shalat kadang saya berdampingan dengan orang Turki, ada yang ambil foto si bungsu hingga ngasih kue bahkan sampai mau gendong. Ini pasti bukan karena anak saya yang terlalu imut kayak emaknya yaa (nggak banget emaknya :D). Pastinya karena memang mereka memiliki kekhasan yang nggak dimiliki oleh orang lain.

Begitu juga ketika bertemu salah satu staf di restoran Swissotel. Beliau mengusap kepala si bungsu, mencium sampai-sampai mencium tangannya dan menyuruh pelayan mengambil kursi bayi yang kemudian ditolak sama si kecil. Saya nggak bisa menggambarkan betapa hangatnya suasana saat itu, ya. Terlebih ada satu kejadian lagi ketika si sulung menjatuhkan botol garam. Ceritanya dia senang sekali makan nasi biryani ditaburi garam. Akhirnya bolak balik ambil garam dan kemudian tanpa sengaja terjatuh.

Orang yang sama nyamperin dan mengatakan bahwa itu bukan masalah. Dia mengusap kepala si sulung dan menciumnya. Mungkin bapak dan emaknya aja nggak segitunya..he. Jadi malu kan :D

Masya Allah, negeri Turki itu menusuk hati. Bukan hanya karena dinginnya luar biasa, tetapi juga karena banyak kenangan indah tersimpan bersama orang-orang baru yang sebelumnya tidak pernah saya kenal.

Ingin menceritakan lebih banyak lagi, tetapi mungkin bukan sekarang *sambil ngelus cucian segunung :D

Sebelumnya saya tidak pernah bermimpi akan datang ke sana, hanya punya keinginan ingin pergi umrah bareng keluarga kecil saja. Rupanya Allah kabulkan lebih dari yang saya inginkan. Bagi saya, bermimpi, berkeinginan itu bukan sesuatu yang mustahil. Saya percaya, mimpi itulah yang akan memulai semuanya. Allah yang mampukan, Allah yang wujudkan meski kadang saya anggap mustahil pada saat itu. Ada banyak cerita menarik tapi mungkin bakalan saya ceritakan pada lain kesempatan, tugas negara menunggu dan menumpuk..he.

Terima kasih telah berkenan membaca, semoga mimpi teman-teman terwujud nyata!

10 comments:

  1. Senang sekali bacanya, semoga saya dan keluarga bisa kesana juga aamiin apalagi umroh bersama keluarga subhanallah ya💕

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin, semoga segera tercapai yaa mbak..:)

      Delete
  2. Ikut senang juga bacanya, ketemu orang baru di belahan bumi lain. pasti akan banyak cerita nih?

    Saya tunggu ya cerita perjalananya.

    Insya Allah menyusul. Aamiiiin...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe..bener banget, banyak cerita dan tragedi :D

      Delete
  3. Jadi pengen rasain atmosfir turki juga kayak gimana. Saya denger negara turki paling murah dalam pembiayaan kuliah magister ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga bisa segera ke sana ya, Mas..kalau soal biaya sekolah saya kurang paham..belum nanya kemarin sama guide-nya yang asli orang sana..

      Delete
  4. Keberadaan kucingnya banyak nggak mbak di Turki? Konon tuh negara pecinta kucing :D Sempat lihat dokumenternya juga. Kucing aja dimanja, apalagi anak kecil :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kucingnya gemuk-gemuk banget...kalau di sini kucing liar kan kucing biasa gitu...di sana kucing liarnta kucing anggora yang menggemaskan...anehnya anjing juga gemuk-gemuk dan banyak juga di beberapa tempat gitu..serem juga jadinya :D

      Delete
  5. Baca artikel Turky jadi teringat asal kucing persia ... pasti kucing-kucingnya lebih besar dan berbulu eksotis disana ya, kak

    ReplyDelete