Top Social

- Bermimpi, Menulis, Berbagi -

Travelling Bersama Balita

sumber


Assalamualaikum…
Masya Allah, lamanya saya tidak posting gara-gara sok sibuk dengan kerjaan baru. Padahal kalau diniatkan pastinya bisa posting sehari satu tulisan, ya. Semoga setelah postingan ini saya bisa konsisten lagi mengisi blog. Sayang banget jadi dipenuhi sarang laba-laba.

Saya juga bingung mau cerita apa karena ini sudah larut. Mungkin sedikit saja mengobati kerinduan kemarin setelah pergi ke tanah suci. Mungkin ini bukan soal kisah inspirasi, ya. Ini cuma berbagi saja semoga saja bisa bermanfaat bagi teman-teman yang ingin melaksakan ibadah umrah terutama yang membawa balita.

Rencana ini pun terkesan tiba-tiba dan tidak direncakan sebelumnya. Jadi ketika membayangkan akan membawa satu anak berumur 7 tahun yang sudah lumayan bisa diajak kerja sama, satu lagi harus membawa balita 2,5 tahun yang paling membuat saya kepikiran hingga berhari-hari. Nah, dilemanya di sini.

Tetapi karena akan membuat lebih pusing lagi, akhirnya saya pun memutuskan untuk melupakan yang rumit-rumit dan memilih yang simpel aja. Saya yakin semua akan dimudahkan oleh Allah.

Hingga waktu berangkat alhamdulillah anak-anak dalam keadaan sehat. Kami berangkat menuju Turki dengan Turkish airlines yang sangat ramah banget dengan anak-anak. Perjalanan sekitar 14 jam yang sempat membuat saya nggak bisa membayangkan bakal ngapain aja di pesawat dengan bayi satu ini.

Saya tak akan banyak cerita detail, tetapi sempat ada tragedi menyayat hati ketika kami akan landing setelah perjalanan panjang, si bungsu tiba-tiba menangis keras sampai muntah-muntah. Dan alasannya simpel saja, pengen cuci tangan di kamar mandi. Oh, no…itu satu pesawat pusing dengerin dia nangis dan semua menyangka dia kesakitan. Apa daya saat itu kami sudah mau landing jadi kami biarkan saja dia, dibujuk tidak bisa, dirayu pun sudah tidak mempan. Akhirnya muntah-muntah karena menangis terlalu kuat.

Tarik napas melanjutkan cerita berikutnya. Sepertinya ini bakalan berat, biar esok saja, yaa...he.

Mungkin dilanjutkan esok insya Allah karena sudah larut banget, ya… J
8 comments on "Travelling Bersama Balita "
  1. ya ampuun..kasihan itu si bungsu smpe muntah muntah mbak..

    next storynya kapan ini, saya penasaran sekaligus khawatir ,hiksss

    ReplyDelete
  2. Apa cuma aku saja ya yang gak lihat ada sarang laba-laba di blog ini? Walau berselang beberapa hari baru bisa posting, rasanya blog mbak Syaroh termasuk relatif yang konsisten update.

    Next ya mbak. Aku penasaran ma si dedek T,T

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, biasanya sy posting tiap hari mas..ini udah kesekian harinya..hiks

      Delete
  3. Kasian ya dedeknya
    Di tunggu ni apa cerita selanjutnya di turki
    salamin sama Om Erdogan ya mbak muyas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, menggemaskan pokoknya kejadian2 begituan..:D

      Salamin ke mana yak, saya aja nggak ketemu padahal sy ngefans banget :)

      Delete

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Custom Post Signature

Custom Post  Signature