Top Social

- Bermimpi, Menulis, Berbagi -

Mudahnya Menyiapkan Bekal Sehat dan Simpel Lewat Kebiasaan Sederhana


sumber


Assalamualaikum…

Alhamdulillah, kembali ke postingan kedua untuk tantangan #SatuHariSatuKaryaIIDN. Kali ini saya mau bahas soal bekal sehat dan simpel. Nah, untuk bekal sekolah, saya memang selalu membuat sendiri di rumah. Kemampuan memasak yang masih minim membuat saya memilih beberapa bekal yang simpel saja. Karena kalau terlalu ribet khawatir malah kacau..he.

Banyak keuntungan membawa bekal sendiri dari rumah, lho. Kalau saya pribadi memang tidak memberikan uang jajan kepada si sulung yang saat ini sudah kelas 1 Sekolah Dasar. Suami juga tidak setuju jika si kakak jajan di sekolah. Meskipun kantin sekolah masih lumayan terjaga makanannya, tidak ada pedagang dari luar yang mangkal di depan sekolah, dan yang pasti kalau sudah mulai ada jajanan yang kurang baik dikonsumsi anak-anak seperti ciki dan es, akan ada petugas sekolah yang nantinya menegur penjual kantin.

Belakangan banyak sekali anak-anak yang sakit. Selain karena cuaca yang kurang bersahabat, ternyata mereka juga sering jajan es di kantin sekolah. Guru pembimbing pun menyarankan agar anak-anak dibawakan bekal saja dari rumah, sehingga mereka tidak perlu jajan di kantin.

Ya, inilah salah satu keuntungan membawa bekal dari rumah. Selain terjaga kebersihannya, bekal dari rumah juga lebih sehat karena kita jelas tahu bahan-bahannya. Meskipun ada katering di sekolah, saya tetap memilih membawakan bekal untuk si sulung.

Biasanya, dia kurang suka makan makanan berat di sekolah. Alasannya karena sudah tidak hangat lagi. Ya, itu kalau benar-benar berbentuk nasi..he. Coba saja kalau dibuat bola nasi yang diisi keju, dibalut dengan tepung roti dan digoreng. Dia nggak bakalan nolak.

Jadi, saya pun harus putar otak. Untuk buah, dia masih mau membawa pisang, jeruk ataupun melon. Tambahan susu cair juga bisa jadi pilihan.

Si kakak harus membawa dua bekal dalam sehari. Satu bekal berupa camilan yang disantap saat istirahat pertama, yang kedua merupakan makanan berat yang disantap setelah shalat Dhuhur berjamaah di sekolah.



Nah, untuk bekal camilan, saya pribadi nggak banyak variasi. Selain buah, saya siapkan roti homemade dan susu cair. Kadang juga saya tambahkan pudding ataupun jelli. Sedangkan untuk makanan berat, saya biasanya membawakan bekal nasi goreng, bola-bola nasi, kentang goreng, pasta, ataupun bihun goreng yang diberi taburan bawang di atasnya.

Beberapa varian sayuran juga saya masukkan ke dalam campuran nasi goreng. Misalnya saja potongan wortel ataupun buncis. Omelet bayam dan brokoli krispi juga sangat dia suka, lho. Membuatnya pun sangat mudah.

Untuk roti, kadang saya pun menyelipkan sayuran seperti mentimun yang dicampur dengan mayonaise dan yogurt, ada juga potongan tomat di antara dua bagian roti burgernya. Semuanya mudah dan cepat sekali dibuat karena biasanya saya sudah membuat roti sehari sebelumnya.



Nah, buat teman-teman yang ingin membuat bekal sehat dan simpel, coba siapkan beberapa hal ini sebelum mencobanya,

  1.       Biasakan anak makan sayuran dan buah di rumah. Jika mereka tidak mau, coba campurkan beberapa potonga sayuran ke dalam makanan kesukaan mereka, sedikit demi seidkit saja sampai mereka terbiasa dan menyukainya.
  2.       Jangan terlalu sering membeli makanan di luar, terutama jajanan yang kurang sehat. Membawa bekal dari rumah bukan hal mudah, ada banyak anak yang menolak dan memaksa jajan di kantin sekolah. Hal ini memang perlu pembiasaan yang tidak instan.
  3.       Tanyakan sebelum membuat bekal untuk si kecil. Bagi anak yang sudah mulai besar dan bisa memilih, kadang mereka menolak membawa bekal yang tidak mereka suka, lho. Ada teman si sulung yang akhirnya tidak memakan bekalnya karena dia tidak suka dengan bekal yang dibawakan dari rumah.
  4.       . Buatlah berbagai macam varian yang menggungah selera. Nasi tidak harus hanya berbentuk nasi putih, lho. Anda bisa membuat bola-bola nasi, nasi goreng, ataupun makanan berat selain nasi. Makan pasta juga mengenyangkan, tidak harus selalu nasi.
  5.       . Berikan dalam porsi yang pas.


Itulah beberapa hal yang saya lakukan dan terapkan di rumah. Jika terbiasa, anak-anak pun mudah melakukannya. Saya juga selalu menjelaskan betapa pentingnya mengonsumsi makanan sehat. Dia pun pada akhirnya memahami jika apa yang dibeli dan dimakan teman-temannya dari kantin sekolah tidak selalu baik bagi kesehatan. Contohnya saja es yang mengandung pemanis buatan, es batunya juga belum tentu bersih dan sampai sekarang saya suka ragu dengan es yang dijual di luar..he. Mungkin saya terlalu parno, ya. Si kakak juga tidak diperbolehkan banyak mengonsumsi es oleh dokternya, sehingga pemahaman tentang hal ini pun semakin mudah.


Tulisan ini diikutsertakan dalam tantangan ke-2 #SatuHariSatuKaryaIIDN bersama komunitas Ibu-ibu Doyan Nulis
18 comments on "Mudahnya Menyiapkan Bekal Sehat dan Simpel Lewat Kebiasaan Sederhana"
  1. Wah ini kegiatan rutinku di pagi hari, ya aku juga stanby dengan bekal sehat untuk gadis kecilku, karena pihak sekolah juga sangat menekankan agar sll membawa bekal dari rumah, betul bekal yang simpel namun sehat jadi nggak ribet hehe ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar banget, Mbak..saya pun begitu nggak mau yang ribet..hehe

      Delete
  2. Mantap nih, ku jg karena kebiasaan ibu beli makanan di luar yg nggak berbau sayur jd gedenya nggak doyan sayur nih.. Hhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, sekarang bisa mulai dibiasakan yaa, Mbak :)

      Delete
  3. mantap dech Mbak Tipsnya, sepertinya mbak Adalah seorang ibu yang baik lagi penyayang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya yaa..hehe. Terima kasih sudah berkunjung..

      Delete
  4. Alhamdulillah anak-anakku juga rutin bawa bekal Mbak...Dan, Alhamdulillah yang SMP pun masih mau, padahal temannya banyak yang sudah malu bawa bekal sendiri :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau mbak Dian saya percaya banget, jarang ada anak begitu, lho.. :)

      Delete
  5. Woooww!!.. Memang apa pun itu bekalnya intinya bila kita kemas dengan rapih serta menarik akan menjadikan bekal sederhana namun punya nilai keistimewaan serta sehat yang luar biasa...

    ReplyDelete
  6. Ibu yang luar biasa.
    Semangat terus mba untuk memberikan yang terbaik buat keluarga.

    ReplyDelete
  7. saya jg kalo sayuran dicampur ke makanana kesukaan aanak

    ReplyDelete
  8. jadi laper saya liat gambarnya, padahal udah makan siang loh..

    emang ya emak-emak itu harus kreatif, kalau bekelnya menarik gitu sih, saya juga gak nolak. :)

    saya kasih semangat deh buat tantangan: SatuHariSatuKaryaIIDN bersama komunitas Ibu-ibu Doyan Nulis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah jadi anggota tim cheerleader :D

      Delete
  9. Sepertinya saya sudah harus mulai belajar bikin bekal nih, hehe.

    ReplyDelete

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Custom Post Signature

Custom Post  Signature