Dapatkan Manfaat Ikan dengan Ikan Pindang Balado Ini!




Alhamdulillah, saya makan ikan, kok. Jadi nggak perlu ditenggelamkan, ya sama bu Menteri. Kalau perlu, silakan bawakan ikan saja supaya bisa saya masak setiap hari..he.

Makan ikan memang punya banyak sekali manfaat, lho terutama bagi kesehatan jantung serta otak. Semua ahli nutrisi sepakat merekomendasikan makan ikan seminggu 2 kali demi mendapatkan manfaatnya.

Jika tidak ada masalah kesehatan tertentu, makan ikan setiap hari sebenarnya jauh lebih bagus ketimbang makan daging. Sayangnya, tidak semua orang bisa melakukannya terutama bagi ibu hamil.

Faktanya, ibu hamil tidak dianjurkan makan ikan yang masa hidupnya panjang seperti Tuna karena mengandung merkuri lebih banyak. Tapi, bukan berarti nggak boleh makan ikan sama sekali, kan. Kalau saya pribadi, tetap  makan yang seimbang saja. Karena segala sesuatu yang berlebihan walaupun awalnya boleh pun bakalan ada efeknya.

Jika teman-teman termasuk salah satu pecinta menu berbahan dasar ikan, mungkin ikan pindang balado ini bisa dicoba dibuat di rumah sebagai salah satu varian olahan ikan supaya nggak bosan.

Bahan:
4 ekor ikan pindang, goreng sebentar supaya tidak lembek
2 batang daun bawang, iris serong
10 buah cabe rawit merah, biarkan utuh
2 papan pete
½ bawang bombay, iris

Bumbu, haluskan:
8 siung bawang merah
3 siung bawang putih
1 buah tomat
1 genggam cabe merah keriting
Secukupnya garam
Sedikit gula

Cara membuat:
1.      Haluskan bumbu kemudian tumis bersama bawang Bombay sampai wangi. Masukkan daun bawang serta rawit merah. Aduk sebentar.
2.      Masukkan pete serta ikan pindang. Aduk rata dan biarkan sebentar sampai meresap.
3.      Sajikan dengan nasi panas.


Mudah, ya membuatnya. Kalau ingin lebih pedas, boleh tambahkan cabe rawit merah dan haluskan bersama bumbu lainnya. Bumbu baladonya bisa digunakan untuk ikan jenis lain atau telur rebus dan tahu putih. Semua sesuai selera, ya. Selamat mencoba, happy cooking!

6 comments:

  1. Kusuka ikan pindang mba, apalagi klo kaya bumbu dan pake pete. Sayang di negeri Maritim harga ikan masih mahal, hampir sama dengan ayam padahal ikan itu bergizi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, enak sekali. O gitu ya, kalau di sini masih wajar dan ikannya banyak jenisnya.. :)

      Delete
  2. Ikan pindang kalau di Medan disebutnya dencis, Mbak Muyass. Ikannya dijual dalam keadaan segar. Gak ada yang rebus kayak di Jawa gitu. Kalo mau ya bikin sendiri. Tapi justru aku suka gitu. Dan ini ikan favorit deh kalau belanja. Enak soalnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waa enak ya mbak, masih segar2...justru rasanya pasti jauh lebih enak ya mbak..

      Delete
  3. Jenis ikan ini juga sering dimasak ama mamaku :). Dan biasanya juga di balado, walopun ga prnh dicampur pete mva :p. Tp kyknya aku pribadi mah bakal doyan banget, krn peteny itulah yg bijin menggoda :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, iya mbak. Kebetulan waktu kecil, bapak punya pohon pete sendiri. Jadi kalau panen bisa makan pete berhari-hari. Alhasil sekarang doyannya minta tolong...tapi direm sih karena di rumah nggak ada yang doyan selain saya..hehe

      Delete