12 Sifat yang Membuatmu Dibenci Banyak Orang

November 13, 2017
pixabay.com


Bukan hal menyenangkan dibenci oleh satu orang, apalagi kalau sampai dibenci lebih banyak orang karena beberapa sikap yang kadang sama sekali tidak kita sadari telah melukai orang lain.

Karakter tidak bisa dirubah. Benarkah Anda sependapat? Saya pribadi tidak sependapat dengan itu. Karakter bisa dirubah. Jika tidak bisa dirubah, lalu apa gunanya Rasulullah saw diutus ke bumi?

Caranya? Tentu saja dengan memohon kepada Allah. Salah satunya dengan doa ‘Allahumma kamaa hassanta khalqii fahassin khuluqii’ yang artinya, ya Allah, sebagaimana Engkau telah membaguskan wajahku, maka baguskanlah kelakuanku.

Masya Allah, doa tersebut merupakan doa bercermin yang harus dihafalkan dan diajarkan kepada anak-anak. Dan tentu saja kita sebagai yang dewasa harus lebih dulu mengamalkannya. Mudah, tapi kadang lebih sering terlewatnya, ya.

Selain berdoa, kita dianjurkan untuk belajar ilmu agama. Sehingga nantinya kita akan jauh lebih faham mana yang baik dan mana yang seharusnya dihindarkan. Orang pemarah, bukan berarti dia akan hidup dalam emosi yang meluap-meluap setiap harinya. Dia bisa belajar pelan-pelan mengendalikan diri, termasuk ketika mengingat sabda Rasulullah saw, “Janganlah marah, maka bagimu surga.” (HR. Thabrani)

Ternyata sifat marah dilarang oleh Rasulullah saw, sebab nyatanya, orang marah memang tidak bisa berpikir jernih, bahkan dia cenderung akan selalu menyalahkan orang lain bahkan dalam beberapa kasus, dia marah sebelum tahu keadaan yang sebenarnya terjadi. Setelahnya, menyesal tak pernah berguna. Bahkan ada kalimat bijak mengatakan bahwa, ketika kamu marah, maka kamu pasti akan malu.

Ya, kita dipermalukan oleh sifat buruk kita di hadapan Allah dan sesama manusia. Kita tahu dari mana alasan untuk mulai mengendalikan emosi? Dari belajar, berkumpul dengan orang-orang shalih yang senantiasa mau menasihati dan mengingatkan, memperbanyak baca Al-Quran, sebab Al-Quran bisa melembutkan hati manusia yang telah mengeras serupa batu.

Nah, kira-kira sifat buruk seperti apa yang membuat kita dibenci orang lain? Apakah kita termasuk salah satunya?

1.      Emosional
Orang pemarah cenderung mudah tersulut emosinya. Hal sepele akan dibesar-besarkan. Bahkan kemarahannya melebihi dari apa yang sebenarnya terjadi, dia bereaksi berlebihan sehingga membuat orang-orang tidak menyukainya. Orang baik pastilah bisa menahan amarah. Dia tahu marah tidak akan menyelesaikan masalah bahkan cenderung memperkeruh masalah itu sendiri. Nah, siapa yang masih mudah tersulut emosinya?
2.      Terlalu banyak bicara
Tidak ada yang suka dengan orang yang terlalu banyak bicara apalagi jika itu hanya omong kosong. Tong kosong nyaring bunyinya. Dia bicara banyak hal tanpa bukti. Dia cenderung mendominasi pembicaraan dan sayangnya, semua ucapannya hanya omong kosong. Tentu saja tidak satu pun orang menyukainya. Sebab, ketika dia bicara, kita cenderung sulit percaya. Karena yang dibicarakannya belum tentu sebuah kebenaran. Nah, mulai sekarang berhati-hatilah ketika bicara. Kalau tidak bisa bicara baik, maka diam lebih utama. Benar, kan?
3.      Banyak mengeluh
Orang banyak mengeluh itu menyebalkan. Seolah hanya dia yang paling sengsara hidup di dunia ini. Lebih parahnya, dia tidak pernah berusaha memperbaiki keadaan, sebab terlalu sibuk mengeluh dan mengeluh. Kenyataanya, bisa jadi hidup yang selalu dikeluhkannya merupakan mimpi bagi orang lain. Ketika sekali mengeluh, maka rasa syukur itu hilang lebih banyak.
4.      Pelit atau kikir
Orang kaya tapi pelit, tentu banyak yang menggunjingnya. Orang biasa tapi dermawan, tentu akan disanjung banyak orang. Tapi, masalahnya bukan hanya soal sanjungan saja, orang pelit cenderung rakus dan ingin memiliki semuanya sendiri. Dia tidak rela berbagi sedikit pun yang dimilikinya kepada orang lain. Padahal, segala yang di dunia tidak dibawa mati kecuali amal.
5.      Iri Hati
Orang yang punya rasa iri di dalam hatinya tidak akan senang melihat orang lain bahagia, dia justru tertawa ketika orang lain terpuruk. Bahkan, dia tak bisa bersyukur dengan kehidupannya sendiri. Ketika melihat si A, dia ingin sebaik bahkan lebih baik darinya. Ketika melihat si B, dia pun menginginkan yang sama. Lebih parahnya, orang dengan sifat iri ini bisa menyakiti orang lain demi mendapatkan apa yang dia mau, termasuk memfitnah dan merusak kehormatan orang lain.
6.      Pemalas
Jangan dekat-dekat dengan orang pemalas, bisa-bisa kita selalu jadi tukang suruhnya…he. Apa-apa maunya dilayani, sedikit-sedikit minta diambilkan, padahal dia bisa melakukannya. Orang pemalas cenderung tidak akan berkembang. Dia akan berada pada titik yang sama karena tidak pernah mau memperjuangkan mimpinya.
7.      Ingkar janji dan tidak amanah
Mungkin pernah kita melanggar janji sendiri dan mengecewakan orang lain. Sejatinya sifat satu ini benar-benar membuat kita dicap tidak baik oleh sahabat bahkan keluarga. Mereka tentu tidak suka dipermainkan, hanya diberi janji palsu yang entah kapan direalisasikan. Belum lagi sifat tidak amanah yang membuat orang lain jadi rugi berkali lipat ketika memutuskan berteman dengan orang yang memiliki sifat seperti ini. Menyebalkan, ya?
8.      Tidak sopan
Etika itu ditanamkan sejak kecil. Orang yang sopan cenderung memiliki keluarga yang serupa, sebab anak-anak memang mudah meniru perilaku orang terdekatnya. Dan sifat tidak sopan ini cenderung membuat orang lain menjauh darinya. Nggak suka juga ya, kalau ada teman suka memeriksa isi tas kita tanpa izin, atau ada teman yang tiba-tiba membuka handphone kita tanpa memberitahu sebelumnya. Rasanya sifat tidak sopan membuat orang lain semakin menjauhinya.
9.      Sombong
Ingat, yang boleh menyombongkan diri hanya Allah, sedangkan makhluk Allah yang memiliki sifat sombong bahkan sekecil biji sawi tidak akan mencium wangi surga. Mengerikan, meskipun kadang sifat menyombongkan diri kerap tidak disadari. Jika sadar, sebenarnya tidak berguna menyombongkan diri, karena kita semua paham, di atas langit masih ada langit. Kadang orang sombong justru mempermalukan dirinya sendiri.
10.  Sulit menghargai orang lain dan tidak tahu diri
Kesal ya, kalau ada teman meminjam buku kemudian dia kembalikan dalam keadaan sobek atau rusak. Dia tidak menghargai orang yang telah meminjamkan bukunya sehingga malas menjaga apa yang sudah dipinjam. Lebih parahnya jika dia tidak tahu diri, merasa tidak bersalah sama sekali. Aduh, mengecewakan sekali.
11.  Sensitif
Orang seperti ini mudah sekali sakit hati. Teman-teman mungkin membicarakan hal sepele dan tertawa, dia justru sebaliknya, manyun dan pergi karena merasa telah dilukai. Teman-teman akan menjaga jarak dengan orang seperti ini. Mereka takut ketika bicara justru memicu pertengkaran dan kemarahan dari orang yang sifatnya sensitif. Jangan berlebihan juga, tidak baik terlalu sensitif, dan tidak baik juga menjadi orang yang tidak tahu diri. Sampai-sampai tidak punya rasa malu sama sekali.
12.  Keras Kepala
Kesal ya menasihati orang keras kepala. Sudah dijelaskan berkali-kali, tapi tidak mengerti juga. Lebih parahnya ketika dia sengaja meminta nasihat, tapi ujung-ujungnya justru ngajak debat. Ampun, semoga kita bukan termasuk orang keras kepala, ya.


12 sifat buruk itu bisa kita ketahui dengan menanyakan kepada teman terdekat. Biasanya kita pribadi cenderung merasa sempurna dan malu kalau disuruh mengungkapkan kekurangan diri. Cobalah tanyakan pada orang lain supaya kita bisa memperbaikinya. Tidak enak lho, dibenci orang, apalagi kalau terang-terangan kita sendiri memang menyebalkan. Semoga setelah ini kita bisa mengoreksi kekurangan diri sendiri, ya. Termasuk saya juga.

13 comments:

  1. Saya sendiri termasuk yang sedikit pemalas, sedikit keras kepala, sedikit sensitif, sedikit sombong, sedikit sulit menghargai orang lain, sedikit tidak sopan, sedikit ingkar janji, sedkit iri hari, sedikit pelit dan kikir, sedkit bnyak mengeluh, sedkit terlalu bnyak bicara, sedkit emosional -_- hahahahah jadi semuanya dong.

    engak2, saya termasuk orang yang pemalas. Tapi sejak hidup jauh dari orang tua dan harus melakukan segalanya sendiri. Dari beres2 rumah, nyuci, masak, sampe bayar2 yg lain, kost, makan. Saya sadar kalo saya malas saya tidak akan makan, saya malas tidak akan bisa tinggal di tmpat yang layak.
    Apa lagi sampai di benci orang, hidup jauh tanpa keluarga dan saudara terus dibenci orang juga.
    waduh malah curhat disini :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Melas banget kalau sampai jauh dari keluarga dan nggak disukai banyak orang, yaa...hehe. Tapi, sebaiknya lain kali komennya nggak lebih dari satu paragraf ya mas..haha

      Delete
    2. hahaha, terlalu terbawa suasana mbak muyas :D
      jadi waktu komen berasa lagi nulis artikel

      Delete
  2. Suka meminta juga saya ga suka. Hehehe... misalkan apa-apa minta sama orang...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak, dan suka minta2 juga dilarang dalam islam ya..

      Delete
  3. Apa apa ngeluh, emang ga enak dengarnya tuh mbak.
    Eh tapi, izin simpen doa nya mbak. Jadi wallpaper HP nih doanya. Biar keinget terus. =D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silakan...semoga bisa diamalkan...amiin

      Delete
  4. Semoga kita terhindar dari keduabelas sifat itu ya mbak.

    ReplyDelete
  5. Orang yang selalu iri hati dan suka mengeluh itu sepertinya kombinasi yang pas. Rasanya pengen saya sleding kepalanya hehe
    Semoga kita selalu menjadi orang yang terhindar dari perilaku2 buruk semacam itu

    ReplyDelete
  6. dari 12 sifat itu
    ada 1 kesimpulan lain yg bisa diambil sih
    yaitu merugikan diri sendiri salah satu contoh yg paling umum yah malas
    malas yg mendapatkan kerugian terbesar yah diri kita sendiri
    :D

    ReplyDelete

Powered by Blogger.