Cwi Mie Malang

August 25, 2017


Assalamualaikum…beberapa waktu lalu saya sempatkan membuat makanan favorit keluarga di rumah. Salah satunya cwi mie Malang. Paksu suka banget, begitu juga dengan anak-anak di rumah. Resep ini saya dapatkan dari tante di Jakarta. Beliau jago banget bikin cwi mie. Kalau ada kumpul keluarga, makanan spesial yang diminta ya cwi mie.

Di Jakarta sendiri belum terlalu banyak yang menjual cwi mie Malang. Kalau pun ada, belum sesuai dengan keinginan kami. Saat pulang ke Malang, suami selalu membawa cwi mie yang tinggal direbus saja. Bukan instan, ya. Hanya saja bumbu dan semua pelengkapnya sudah disiapkan dalam plastik kecil. Jadi kita tinggal rebus mie, masukkan bumbu ke mangkuk, aduk-aduk dan kasih topping ayamnya.

Nah, topping ayam yang biasa kami makan di Malang itu berbutir halus dan sedikit kering. Kalau tante saya bikin, ayamnya dicincang halus dan sedikit basah alias nyemek-nyemek…hehe. Rasanya sama enaknya.  Sesuai selera saja. Untuk saya sendiri dan keluarga kecil kami, cwi mie dengan topping ayam halus lebih disukai. Walaupun begitu, nggak nolak juga lho kalau dikasih yang cincang…hehe.

Kecap asin yang dipakai oleh tante saya juga nggak sembarang kecap asin. Eeiits! Memangnya pakai jampe-jampe segala kecapnya? Hehe. Kecap asin yang kami pakai hanya merek 150. Kami dapatkan di Malang. Jadi, kalau pulang kampung, selalu bawa serta kecap asin ini. Kalau perlu yang ukuran besar, ya! Hehe. Kecap asinnya enak dan gurihnya pas! Sudah halal juga. Jadi nggak ragu kan kalau mau pakai terus menerus?

Kalau nggak ada kecap 150 bisa saja ganti kecap asin merek lain. Mungkin rasanya akan sedikit berbeda, ya. Hanya saja perbedaannya mungkin hanya sedikit. Saya sendiri belum pernah mencoba mereka lain. Karena orang asli Malang, jadi nggak terlalu sulit mendapatkannya.

Cwi mie Malang termasuk salah satu jajanan khas Malang yang nikmat disantap dengan beberapa pelengkap seperti  krupuk pangsit, acar, dan selada. Bisa juga disajikan dengan pangsit rebus atau bakso. Semua tergantung selera. Kalau saya, pakai acar, selada dan krupuk pangsit saja. Mertua lewat pun sampai nggak tahu..hehe. Parah ini, ya!

Cwi Mie Malang

Bahan:                  
1 porsi mie (secukupnya), rebus sampai matang. Tiriskan.

Bumbu:
1sdm minyak ayam
1sdm kecap asin
1/4sdt merica bubuk

Topping Ayam:
1 pasang dada ayam
1sdt merica bubuk
3 buah bawang putih atau 2sdt bwang putih bubuk
Secukupnya garam

Minyak Ayam:
Secukupnya kulit ayam, lebih bagus bagian p*nt*t ayamnya. Maaf sensor..hehe.

Acar:
3 mentimun ukuran kecil, kupas, buang bijinya, potong-potong
1 buah jeruk nipis, ambil airnya
1 genggam cabe rawit hijau
Secukupnya gula pasir

Pelengkap:
Bawang merah goreng
Irisan daun bawang
Krupuk pangsit
Selada

Cara membuat:

Untuk topping ayamnya, kuliti dada ayam. Potong dadu. Lalu masukkan ke dalam food processor bersama bawang putih. Setelah halus, taruh di atas penggorengan tanpa apa pun, ya. Aduk-aduk sampai berubah warna. Tambah merica bubuk dan garam. Matikan. Biarkan agak dingin. Setelah dingin, masukkan lagi ke dalam food processor. Haluskan sampai benar-benar halus. Lalu tuang lagi ke atas penggorengan. Sangrai sampai sedikit kering dan berbutir. Masukkan ke dalam wadah kedap udara. Simpan di kulkas.
Note: Cara dihaluskan dua kali memang terlihat lebih ribet. Tapi hasilnya jauh lebih halus ketimbang yang sekali diproses. Kalau malas dan ingin lebih mudah, sebaiknya rebus sebentar daging ayam sampai agak matang. Lalu haluskan dan lakukan cara yang sama untuk menyangrai ayam.

Untuk minyak ayam, taruh kulit ayam di atas Teflon. Sesekali dibalik. Tunggu sampai kering dan minyak keluar. Dinginkan dan simpan dalam wadah tertutup.

Untuk acar, rebus cabe rawit hijau sampai matang. Lalu campur dengan semua bahan. Simpan di kulkas.

 Untuk satu porsi cwi mie Malang, masukkan 1 sendok makan minyak ayam, 1 sendok makan kecap asin dan 1/4sdt merica bubuk ke dalam mangkuk. Masukkan mie yang sudah direbus. Aduk-aduk. Beri topping ayam di atasnya. Taburi bawang merah goreng dan daun bawang. Sajikan dengan pelengkap.

Semoga resep ini bermanfaat. Membuat makanan sendiri terasa lebih istimewa, lho. Jangan pernah takut mencoba, ya. Yuk, kembali ke dapur dan mulai memasak. Happy cooking, Mom!

No comments:

Powered by Blogger.